Zona Italia
www.zonabola.com - Kamis, 19 Apr 2007, 01:11
Roma Patahkan Rekor Inter

Bukannya memastikan gelar juara Serie A, pemuncak
klasemen sementara Inter Milan justru malah menelan
kekalahan pertama mereka pada musim ini setelah
dipecundangi AS Roma 1-3 di Stadion San Siro, Rabu
(18/4).

Walaupun menelan kekalahan pertama pada musim ini
Inter masih kokoh di puncak klasemen sementara Serie A
dengan mengumpulkan 81 angka dan unggul 13 angka atas
Roma.

Kekalahan ini menunda rencana Inter untuk merayakan
gelar juara pada musim ini sebab I Nerazzurri masih
membutuhkan dua kemenangan lagi. Padahal jika mampu
mengalahkan Roma maka Inter akan mempertahankan
gelarnya.

Kedua tim menerapkan permainan menyerang sejak peluit
awal dibunyikan sehingga laga berjalan sangat menarik.
Beberapa peluang berhasil didapat kedua tim.

Inter memiliki kesempatan untuk membuka keunggulannya
ketika tendangan keras gelandang Dejan Stankovic tak
mampu dihalau kiper Alexander Doni namun bola malah
membentur tiang gawang.

Roma membalas pada saat babak pertama tinggal
menyisakan lima menit lagi melalui tendangan sayap
lincah Alessandro Mancini yang sayangnya masih
membentur tiang gawang.

Tiga menit berselang Roma akhirnya mampu mencuri gol
saat sodoran matang palang pintu Cristian Chivu yang
naik membantu serangan disontek Simone Perrotta tepat
di mulut gawang Julio Cesar.

Namun keunggulan ini tidak bertahan lama sebab tujuh
menit setelah turun minum, Inter mampu menyamakannya
lewat eksekusi penalti palang pintu Marco Materazzi.
Hukuman penalti ini diberikan setelah Adriano diganjal
Doni.

Selepas berhasil menyamakan skor, Inter semakin
bernafsu untuk mencetak gol guna memastikan gelar
juara dan berhasil mendapat dua peluang emas
diantaranya didapat Adriano dan Stankovic yang dengan
gemilang digagalkan Doni.

Keasyikan menyerang membuat Inter melupakan lini
belakangnya sehingga Roma mampu kembali unggul satu
menit sebelum bubaran. Tendangan bebas Totti yang
membentur Luis Figo membuat Cesar mati langkah.

Pada masa injury time Roma menegaskan keunggulannya
saat serangan balik cepat yang dibangun tim besutan
Luciano Spalletti ini dimaksimalkan bek kanan Marco
Cassetti dengan tendangan menyusur tanah.

Sementara itu di laga lainnya AC Milan melumat tuan
rumah Ascoli 5-2. Pahlawan kemenangan Milan tidak lain
adalah gelandang Kaka dan penyerang Alberto Gilardino
yang masing-masing mencetak dua gol.

Satu gol Milan lainnya dihasilkan gelandang Clarence
Seedorf. Sedangkan dua gol balasan Ascoli disumbangkan
Luigi Di Biagio dan Stefano Guberti.

Tambahan tiga angka ini membuat Milan semakin kokoh di
posisi keempat klasemen dengan mengumpulkan 53 angka,
unggul empat poin atas Palermo dan Empoli. Ascoli
sendiri semakin terpuruk di juru kunci klasemen dengan
torehan 20 angka.

Empoli pada saat bersamaan menghantam tamunya Atalanta
2-0. Dua gol Empoli dibukukan Luca Saudati dan Sergio
Almiron. Atalanta sendiri harus bermain dengan 10
pemain setelah Gianpaolo Bellini mendapat dua kartu
kuning.

Hasil Lainnya:

Udinese 1 (Iaquinta 53')
Sampdoria 0

Reggina 3 (Bianchi 13', Amoruso 54', 72')
Messina 1 (Rigano 28')

Lazio 0
Chievo 0

Livorno 2 (Lucarelli 5', Knezevic 67')
Cagliari 1 (Suazo 61')

 
 
Penulis: [BB]

- English Premiership - 
StandingsFinalEwood Park (16,035)  Blackburn  3 - 1 
Watford 
7' C Samba  1 - 0   
10' J Roberts  2 - 0   
21'   2 - 1  D Rinaldi 
32' B McCarthy  3 - 1   
     
FinalAnfield (41,458)  Liverpool  2 - 0  Middlesbrough

58' S Gerrard  1 - 0   
65' S Gerrard (pen)  2 - 0   
      
FinalUpton Park (34,966)  West Ham  1 - 4  Chelsea 
31'   0 - 1  S Wright-Phillips 
35' C Tevez  1 - 1   
36'   1 - 2  S Wright-Phillips 
52'   1 - 3  S Kalou 
62'   1 - 4  D Drogba 
 
 
Final1ST LEGCamp Nou (53,000)  Barcelona  5 - 2 
Getafe 
17' H Xavi  1 - 0   
28' L Messi  2 - 0   
44' L Messi  3 - 0   
57'   3 - 1  D Guiza 
59'   3 - 2  P Nacho 
62' E Gudjohnsen  4 - 2   
75' S Eto'o  5 - 2   
    
- Italian Serie A - 
StandingsFinalStadio Cino e Lillo del Duca   Ascoli  2
- 5  AC Milan 
3'   0 - 1  A Gilardino 
25'   0 - 2  Kaká (pen) 
27'   0 - 3  A Gilardino 
33' L Di Biagio (pen)  1 - 3   
35'   1 - 4  Kaká 
41' S Guberti  2 - 4   
75'   2 - 5  C Seedorf 
    
FinalStadio Carlo Castellani   Empoli  2 - 0  Atalanta

35' L Saudati  1 - 0   
44'      G Bellini 
54' S Almiron  2 - 0   
69' S Almiron (pen miss)      
     
FinalStadio Giuseppe Meazza   Inter Milan  1 - 3  Roma

44'   0 - 1  S Perrotta 
52' M Materazzi (pen)  1 - 1   
89'   1 - 2  F Totti 
90'   1 - 3  M Cassetti 
  
FinalStadio Olimpico   Lazio  0 - 0  Chievo Verona 
45' V Behrami      -red
45'      P Sammarco=red 
90' L Zauri    =red  
    
FinalArmando Picchi   Livorno  2 - 1  Cagliari 
5' C Lucarelli  1 - 0   
61'   1 - 1  D Suazo (pen) 
67' D Knezevic  2 - 1   
    
FinalStadio Oreste Granillo   Reggina  3 - 1  Messina 
13' R Bianchi  1 - 0   
27'   1 - 1  C Riganò (pen) 
54' N Amoruso  2 - 1   
70'      E Morello =red
71' N Amoruso (pen)  3 - 1   
79'      R D'aversa =red
   
FinalStadio Friuli   Udinese  1 - 0  Sampdoria 
53' V Iaquinta (pen)  1 - 0   
    
FinalStadio Ennio Tardini   Parma  2 - 0  Fiorentina 
27' G Rossi  1 - 0   
75'      G Pazzini =red
89' G Rossi (pen)  2 - 0   
    
FinalArtemio Franchi   Siena  1 - 0  Torino 
65' L Antonini  1 - 0   
   
- German DFB Pokal Semifinals - 
StandingsFinalVolkswagen Arena (30,000)  VfL Wolfsburg
 0 - 1  VfB Stuttgart 
16'   0 - 1  A Da Silva 

Zona Spanyol
www.zonabola.com - Kamis, 19 Apr 2007, 06:42
Super Depor Cari Tiket Eropa

Lupakan perebutan gelar Primera Liga. Kini, dua klub
legendaris Spanyol Deportivo La Coruna dan Sevilla
berkonsentrasi di semifinal leg pertama Copa del Rey
atau Piala Raja di Stadion Riazor, Kamis (12/4) waktu
setempat.

Deportivo berharap bisa merebut gelar ini. Bukan
apa-apa, Super Depor bertekad tampil di kompetisi
Eropa musim depan. Mengandalkan tiket dari Primera
Liga sangat sulit karena Super Depor masih tercecer di
peringkat 19 dengan 39 angka. Entrenador Joaquin
Caparros berharap Super Depor bisa merebut tiket Eropa
dari kompetisi ini.Di ajang ini,Super Depor pernah
mengenyam juara, edisi 1995 dan 2002.

Menurut Caparros, laga ini akan sulit karena lawan
yang dihadapi merupakan kandidat juara Primera Liga
musim ini, Sevilla. ”Sevilla memiliki permainan yang
kompleks.Mereka lebih sulit ditebak ketimbang
Barcelona,” kata Caparros,seperti dikutip AS. Namun,di
tengah hasrat menggebu, Caparros digembosi dengan
cedera gelandang Pablo Alvarez akibat cedera.

”Dia (Alvarez) dalam kondisi tidak bagus.Tapi, itu
tidak menjadi masalah besar buat saya,” tandas pria
kelahiran Utrera, Sevilla, Spanyol, 54 tahun lalu itu.
Sementara Pelatih Sevilla Juande Ramos tengah berpikir
keras dengan belum fitnya beberapa pemain, termasuk
penyerang Frederic Kanoute. Ramos kemungkinan akan
memberi kepercayaan kepada pemain muda.

Soal konsentrasi pemain ketika menjalani dua kompetisi
sekaligus, mantan pelatih Real Betis itu tak banyak
komentar.Yang pasti, pria bernama lengkap Juan de la
Cruz Ramos Cano ini akan memaksimalkan peluang yang
ada. ”Kami memiliki peluang lolos di turnamen ini
maupun Primera Liga. Jadi, kami akan memaksimalkan
setiap peluang,” kata Ramos.  
 
Penulis: [SI]

ona Champions
www.zonabola.com - Kamis, 19 Apr 2007, 05:05
Pendekatan Psikologis Cara Mourinho

Chelsea seakan tak punya lelah dan semakin kuat jelang
akhir kompetisi, khususnya di Liga Champions. Jose
Mourinho punya metode khusus yang mungkin bakal jitu
kala menghadapi Liverpool di semifinal.

Mourinho memanipulasi kelelahan para pemainnya dengan
pendekatan psikologis menjadi kekuatan ekstra yang
berbuah kemenangan. Kemampuan Mourinho memaksimalkan
potensi para pemainnya bahkan sempat menarik perhatian
empat ilmuwan Portugal. Mereka kemudian menerbitkan
analisis ilmiah tentang latihan yang diterapkan
pelatih kenamaan negara mereka itu pada Februari 2006.
”Mourinho: Why so many victories?” (Apa yang membuat
Mourinho sering menang?) demikian judul analisisnya.

Jawabannya ada pada laga leg II perempat final melawan
Valencia di Mestalla. Secara fisik dan taktik, Chelsea
mendominasi Valencia selama satu babak. Banyak yang
mengira mereka akan tersingkir di Mestalla. Tapi,gol
Michael Essien di pengujung laga membuktikan: Chelsea
sulit dibunuh! Dan, itu adalah gol ke-24 pada 10 menit
terakhir laga yang diciptakan The Blues musim ini.
Saat ditanya mengapa timnya sering mendominasi dan
secara fisik lebih tangguh di akhir laga ketimbang
lawannya, Mourinho menjawab: ”Rahasianya ada di kepala
mereka,” ujar Mourinho sambil menunjuk kepalanya.

”Saya rasa keyakinan dan ambisi mereka yang membuat
tim ini lebih kuat. Saat Anda berpikir kamu bisa, maka
kamu bisa,” ungkap Mourinho menceritakan apa yang dia
ungkapkan saat memotivasi pasukannya kala rehat atau
jelang pertandingan. Salah satu yang sering
dilakukannya adalah ”pidato” di ruang ganti pemain.
Dalam beberapa kesempatan,The Special One sering kali
mengutip ucapan orang terkenal tempo dulu. Salah
satunya pidato Perdana Menteri Winston Churchill kala
menyemangati tentara Inggris pada perang dunia II. Itu
dari sisi psikologis.

Aspek fisik tak luput dari perhatian Mourinho. The
Special One sadar, tanpa didukung fisik yang prima,
semangat tinggi Lampard dkk bakal sia-sia. Itu mengapa
Mourinho tak pernah absen menggenjot fisik pasukannya
setiap saat. Strategi ini berbuah. Terbukti, anak-anak
The Blueskerap menentukan hasil pertandingan pada
menit-menit akhir. Alasannya, ketika lawan sudah
kehabisan bensin, mereka masih sanggup berlari ke sana
ke mari. ”Secara fisik, mereka sangat prima.

Bagaimana mereka berlari pada babak kedua sungguh
mencengangkan. Mereka menciptakan peluang hampir di
setiap menit.” ujar winger kanan Valencia Joaquin
Sanchez. ”Mereka selalu berlari satu meter di depan
kami,” pungkas leftback Valencia Asier del Horno.
Rumah sakit The Blues juga punya reputasi jempolan.
Misalnya saja yang menimpa Joe Cole. Semula, dia
diperkirakan harus absen sampai akhir musim, nyatanya
melawan Valencia midweek lalu Cole sudah tampil. ”Bagi
saya, apa yang terjadi musim ini adalah bonus.Tim
medis mengatakan saya tidak bisa bermain sampai akhir
musim ini. Namun operasi pada kaki saya berjalan
sukses. Kembali pada fase seperti ini memang berat,
tapi saya sangat senang sekali,” ujar Cole.  
 
Penulis: [SI]

Copa del Rey
www.zonabola.com - Kamis, 19 Apr 2007, 04:37
Barcelona Pecundangi Getafe 5-2

Torehan dua gol penyerang belia Lionel Messi membawa
Barcelona menghancurkan tamunya Getafe 5-2 pada leg
pertama babak perempatfinal Piala Raja (Copa del Rey)
di Stadion Nou Camp, Rabu (18/4).
Kemenangan besar ini memudahkan langkah pasukan Frank
Rijkaard ini untuk melaju ke final. Sebab di leg Kedua
Barcelona masih akan lolos meski menelan kekalahan
dengan selisih dua gol.

Pemain asal Argentina ini menjadi otak terciptanya gol
pertama Barcelona yang dibuat gelandang Xavi Hernandez
pada saat laga baru berjalan 18 menit.


Berselang 11 menit kemudian Messi mencetak gol dengan
cara yang sangat luar biasa seolah mengingatkan kita
atas gol Diego Armando Maradona saat Argentina
mengalahkan Inggris di Piala Dunia 1986.

Kebetulan Messi selama ini kerap dibanding-bandingkan
dengan sang pemain legendaris Argentina tersebut.
Beberapa saat sebelum jeda, Messi membawa Barca unggul
3-0.

Namun keunggulan 3-0 ini membuat pemain belakang
Barcelona lenggah sehingga Getafe mampu mencetak dua
gol melalui Daniel Guiza dan Nacho.

Sejak skor berubah menjadi 3-2, pemain Barcelona baru
bangkit kembali dan menambah gol lagi lewat Eidur
Gudjohnson dan Samuel Eto'o.

 
 
Penulis: [BB]

Zona Inggris
www.zonabola.com - Kamis, 19 Apr 2007, 03:29
Fergie: Lima Laga, Partai Final

Kekalahan mengejutkan 1-2 dari Portsmouth pada
matchday ke-33 lalu menjadi tamparan menyakitkan bagi
manajer Manchester United Sir Alex Ferguson. Sebab,
hasil negatif itu memberikan jalan buat Chelsea untuk
mendekat dan mengancam United di "tikungan" terakhir.

Karena itu, Ferguson menginstruksikan kepada
pasukannya untuk memaksimakan sisa lima laga yang
dimiliki Setan Merah. Laga itu terdiri dari dua laga
home dan tiga away (Lihat grafis). Melihat jadwal yang
ada, tentu laga melawan tuan rumah Chelsea pada 9 Mei
menjadi laga superberat.

Tak mau kembali tergelincir, usai mengalahkan
Sheffeild United dini hari kemarin manajer yang sudah
20 tahun menangani Setan Merah ini kembali melecut
semangat anak buahnya dengan menegaskan bahwa lima
laga yang tersisa harus dihadapi seperti halnya
bertanding di babak final.

"Pemain telah menunjukkan temperamen luar biasa. Lima
laga berikutnya harus dihadapi layaknya bermain di
pertandingan final. Kami tidak boleh kehilangan poin
lagi," koar Ferguson kepada AFP. Mampukah? Ya, target
memaksimalkan lima laga sisa bakal menjadi perjuangan
berat bagi United. Ini menyusul masih banyaknya pemain
pilar yang dibekap cedera.

Namun, Ferguson menegaskan problem itu tidak
membuatnya pusing. Sebab, para pemain alternatif lain
sudah mampu membuktikan kehebatannya ketika menghadapi
partai-partai krusial. "Kondisi tim tidak masalah.
Mereka siap untuk melakukannya. Para pemain punya
semangat dan spirit tim yang membuat saya tidak ragu,"
katanya.

Ferguson juga bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya,
duo defender, Rio Ferdinand dan John O’Shea,
dikabarkan telah pulih. Keduanya kemungkinan sudah
akan mengisi barisan pertahanan United saat menjamu
Middlesbroungh di Old Trafford Sabtu (21/4) lusa. "Rio
(Ferdinand) dan John (O’Shea) akan kembali Sabtu lusa.
Kehadiran mereka akan menambah kekuatan kami di lini
belakang. Mereka pemain berpengalaman," kata Ferguson
kepada situs resmi klub.
 
 
Penulis: [IP]

Zona Champions
www.zonabola.com - Kamis, 19 Apr 2007, 02:24
Kaka versus Ronaldo

Kemenangan Manchester United (MU) atas AS Roma membuat
dunia terhenyak. Laga leg kedua perempat final Liga
Champions Selasa (10/4) lalu itu adalah untuk kali
pertama MU tampil sebagai tim yang punya potensi juara
di Eropa.

Kemenangan atas I Giallorossi juga menandai kematangan
superstar Portugal Cristiano Ronaldo. Daya serangnya
semakin tajam.Setelah hanya mencetak 12 gol musim
lalu, kini dia sudah 20 kali merobek lawan dari 43
penampilan. Sehari kemudian,AC Milan kembali
menunjukkan kelasnya sebagai tim berpengalaman. Bayern
Munich pun jadi korban.Seperti Ronaldo yang menari-
nari, playmaker Milan asal Brasil Kaka berkali- kali
membuat Bayern kocar-kacir meladeni visi permainan,dan
skill-nya yang luar biasa.

Timing tepat Kaka menyuntikkan virus mematikan ke
tubuh FC Hollywood, dan membunuh strategi sang maestro
Ottmar Hitzfeld.Karenanya, pertemuan MU dan Milan di
semifinal jelas paling ditunggu-tunggu para gila bola.
Bukan hanya nama besar kedua tim, tapi bakal
bertarungnya dua gelandang yang memperebutkan status
terbaik dunia,Kaka dan Ronaldo. Mereka sama-sama
memegang kunci peluang timnya menuju
final.Namun,penampilan Ronaldo membuat media massa
dunia menobatkannya sebagai yang terbaik.Ya, dia
memang menawan.

Secara teknik Ronaldo brilian dan tajam merobek
pertahanan lawan.Winger Portugal ini bisa jadi
memiliki performa paling yahud saat ini.Tapi, terbaik?
Tunggu dulu, status terbaik itu mungkin masih terlalu
prematur untuknya. Sejarah menunjukkan, status terbaik
butuh karakter juara dengan penampilan luar biasa pada
level teratas. Mampu mendominasi permainan dan
berteknik tinggi, khususnya mengelabui lawan dalam
duel satu melawan satu.

Kemampuan tak ternilai ini dimiliki legendaris macam
Maradona, Ronaldo, Johan Cruyff, Pele, Zinedine
Zidane, dan terkini, Ronaldinho. Kualitas itu semakin
mahal harganya pada era organisasi pertahanan sepak
bola yang terus merapat saat ini.Tak heran, Real
Madrid berani menawarkan 54 juta pounds agar Ronaldo
mau ke Santiago Bernabeu, setelah gagal mendapatkan
Kaka. Milan pun berpegang pada alasan serupa saat coba
membujuk Ronaldinho supaya hengkang dari Camp Nou.
Ronaldinho jelas paling berpengalaman jika dilihat
dari faktor usia.

Namun,kini dia menurun. Meminjam pernyataan Cruyff,
siklus superstar Ronaldinho sudah habis dan perlu
didaur ulang lagi. Lalu,Ronaldo muncul menyaingi Kaka.
Karenanya, Kaka versus Ronaldo di semifinal musim ini
menjanjikan kontes adu kualitas antara dua pemain muda
yang kiprahnya semakin menghentak dunia.Tim pemenang
dari dua laga di Old Trafford dan San Siro ini bisa
jadi bakal keluar sebagai juara Liga Champions. Bila
skenario ini terwujud, status terbaik untuk Kaka atau
Ronaldo mungkin baru benar-benar terasa pas.
 
 
Penulis: [SI]
   



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke