Ooohhh yayayaaaa.
Grazie buat counter dan koreksinya. Sori salah maklum udah bulanan gak
nonton EPL karena gak ada di tipi gw. Hal yang mesti gw perbaiki juga karena
gw kayaknya harus nonton agar tau kekuatan tim2 liga Inggris supaya kalo
ketemu Milan bisa perkirakan kemampuannya.
Gw juga gak mau kayak Om Sam tahun lalu yang gak pernah nonton Serie A jadi
beliau pikir MU menang 3-2 di OT udah hebat kalilah MU itu gak taunya dongo
di San Siro.

Balik lagi soal kompetisi dan timnas.
Penonton tapi pastinya ekspektasi tinggi banget kan bahwa kompetisi akan
hasilkan timnas yang bagus. Mereka juga pasti resah kalo kompetisi bagus
tapi timnas memble. Waktu Chelsea jaman Vialli pertama kali main 11 orang
asing di starting, mereka gak habis booing kan. Juga sampe sekarang Arsenal
pun banyak diomongin karena kebayakan stranierinya.
Khusus Inggris ini, memang harus jadikan kompetisinya wadah pembinaan yang
bagus lah buat pemainnya. Karena ditambah lagi gak banyak pemain Inggris
yang laku atau sukses di luar negeri.
Dalam hal ini berarti mereka kalah dari Yunani yang banyak main di luar.
Kalo kasus Iraq sih gw pikir beda. Mereka kompetisi di Asia yang kondisinya
banyak faktor non teknis buat jadi juara.

Ciaooo


On 11/23/07, Frely Pakan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   AI> Kalo ada pendapat yang bilang bahwa kompetisi gak ada hubungannya
> sama
> AI> prestasi timnas, buat gw itu sih pendapat yg totally bullshit. Ini
>
> hubungan antara kompetisi liga ma prestasi timnas gak selalu linear dong..
> kompetisi bagus kek liga inggris gak serta merta timnasnya mesti bagus.
> yunani bisa juara eropa bukan karena mereka punya sistem kompetisi yang
> bagus banget. irak yang gak punya kompetisi pun bisa juara timnasnya..
>
> kalo mo liat kontribusi liga inggris, jangan liat ke timnas inggris aja.
> coba cek stats dari 2 piala dunia kemaren, liga mana yang nyumbang pemaen
> paling banyak. liga inggris..
> untuk piala eropa 2008 ntar pun, aku masih yakin kalo liga inggris
> nyumbang banyak pemaen, bahkan bisa jadi the most represented league in euro
> 2008.
>
> AI> Kalo Phil Neville bilang dia lebih baik jaga kondisi buat tempat di
> klub,
> AI> lah memangnya dia masih cukup pantas apa di timnas? Ini cuma contoh
> ungkapan
>
> yang ngomong kemaren itu gary neville om. first choice untuk posisi right
> back di timnas inggris. scholes juga bolak balik diminta maen di timnas tapi
> dah gak mau balik lagi, bukan karena gak pantas masuk timnas lagi.
>
> _frely_
>
> 
>



-- 
=NYOPIR JANGAN NGANTUK=
=NGANTUK JANGAN NYOPIR=


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke