Wah masih rame aja nich bahas Inggris.. Ya,, memang sekarang sepakboa Inggris mengalami dilema,, khususnya di liga.. kalo boleh disimpulkan secara kasar, mereka harus memilih anatara UANG-KEGLAMORAN dan PRESTASI TIMNAS...
gw cukup kaget baca ulasan BV bulan ini, yang melihatkan data sttaistik dengan meng-compare jumlah pemain lokal ITALIA dengan pemain lokal INGGRIS di liga masing2.. jauh benerrrrrr bedanya,, Waktu ITALIA juara piala dunia tahun lalu, jumlah pemain lokal di serie-A 70%!!!,, sementara pemain pribumi Ingris cuma 40% di BPL!!! yah lihat aja secara kasat mata,, bagaimana INggris sangat tergantung dengan sosok ROONEY atau OWEN dilini depan,, waktu mereka cedera,, siapa yang pates diandalin? cuma CROUCHY,, beda banget ama Italia, yang masih punya DI NATALE, LAQUINTA, TONI, etc.. meskipun Inzaghi ama Del Piero ditendang ama donadoni.. Gw pikir hal ini punya pengaruh yang cukup signifikan terhadap perkembanagn pemain lokal dinegrinya sendiri.. makanya gw sempet nyegar-nyegir juga waktu ARSENE WENGER memberikan dukungan ke INGGRIS,, gw yakin pasti doi takut ISU KUOTA PEMBATASAN PEMAIN ASING akan di BLOW UP media INggris untuk mencari kambing hitam kegagaln Inggris masuk Euro 2008.. kapan2 kalo nonton PORTSMOUTH vs ARSENAL perhatii aja tuh berapa pemain INggris yang ada disitu.. parah,,bener2 parah,, baru ngeh juga gw abis bacanya,, mungkin ide Timnas Singapore buleh ditiru,,, NASIONALISASI aja pemain ASING,, heehhehe... --- In [email protected], "Arif Ikram" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Jadi sekarang apa yang diharapkan dari sepakbola Inggris???? > Gw rasa gak lebih dari sekedar sebuah kompetisi yang hingar bingar, jual > beli pemain yang harganya tinggi banget gak sesuai kapabilitas dan lain2 hal > yang hubungannya sama bisnis (duit). > Kalo ada pendapat yang bilang bahwa kompetisi gak ada hubungannya sama > prestasi timnas, buat gw itu sih pendapat yg totally bullshit. Ini keluar > dari penggemar klub Inggris yang sebenernya frustasi sama prestasi timnasnya > (dalam hati gemar juga sama timnas Inggris, tapi gak mau ngaku karena ya > frustasi itu tadi). > > Kenapa gw bilang gitu? Karena main di timnas dalam occasion apapun gw yakini > adalah obsesi terbesar seorang pemain bola manapun. Bahkan sekarang banyak > pemain bola yang rela ganti kewarganegaraan karena mereka pingin merasakan > atmosfir main di timnas, selain karena motivasi uang dan gak kepakai di > negara nenek moyang. Ini bukan perkara gampang karena ganti WN berhubungan > dengan kehidupan seseorang sampai akhir hayat dia loh. > > Kembali ke Inggris. > Gw liat bagaimana banyak pemain top Inggris yang memang berebut masuk > timnas. Seorang David Beckham rela terbang ribuan kilo buat comeback ke > timnas, dan kemaren dia rela duduk desak2an di bench demi timnas. > Kalo Phil Neville bilang dia lebih baik jaga kondisi buat tempat di klub, > lah memangnya dia masih cukup pantas apa di timnas? Ini cuma contoh ungkapan > frustasi dari seseorang yang sebenarnya masih pingin masuk timnas tapi gak > terpakai lagi. > > Saran gw sih sederhana. > Inggris harus lebih sadar lagi bahwa mereka harus lebih meningkatkan > pembinaan pemainnya baik teknis maupun mental. Mau bikin kompetisi heboh sih > boleh aja, tapi kesian juga rakyat Inggris yang keluar uang cuma buat nonton > klub tanpa dapat imbalan setimpal dari prestasi timnasnya. > Belajar banyaklah dari kompetisi negara lain. Bagus marketing dan > administrasi gak cukup di sepakbola modern yang dinamis. > > Ciaoooooooo >
