--- In [email protected], "Daniel Vero" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kalo soal fanatisme, entah itu ke klub atau ke timnas, kayaknya ga > bisa disederhanakan seperti contoh yang Anda buat. Fanatisme bagi > seseorang itu sifatnya personal dan tiap orang punya argumen yang ga > bisa didebat siapapun. Apalagi menyangkut sepakbola yang buat banyak > orang udah menyerupai religi. > > Di klub gue fans Liverpool. Di timnas gue fans Spanyol + Argentina. > Dan kebetulan banyak pemain Spanyol di Liverpool. Jauh lebih banyak > pemain Spanyol di starting line up ketimbang pemain Inggris sendiri. > Jadi kalo soal peduli karena keterlibatan pemain, gue lebih peduli > sama Spanyol. So, tulisan awal gue sama sekali bukan denial. > > Gue prihatin Inggris tersingkir bukan karena fans mereka tapi karena > dengan kapasitas pemain yang mereka punya, seharusnya bisa masuk > putaran final. Samalah kalo misalnya Itali, Perancis atau Jerman ga > lolos.
wah khan gw udah disclaim soal fanatisme di posting gw, gw khan emang tidak analogikan fanatisme klub = fanatisme timnas :( Ini Quote posting gw : Buktinya gampang, banyak fans klub kecewa kala pemain tim kesayangannya tidak dipanggil timnas, dan hampir yg gw liat disini para fans liga punya concern pada timnasnya, walau tidak bisa dibilang fanatis. yg gw bilang denail adalah kata2 ini : "Gue doyan liga Inggris tapi bukan berarti gue mengharap timnas Inggris jadi jawara" sebagai fans liverpool apakah ga jengah saat gerrard dihujat massa gara2 kasih backpass ke Trezeguet yg berbuah penalti untuk prancis di Euro 2000? Saat Crouch beberapa kali jadi penyelamat inggris apa ga ada rasa bangga ?? Kebanggaan dan kekecewaan yg dirasakan pemain2 liverpool pasti juga dirasakan fansnya, itu hal yg normal. So pasti secara natural psikologis seorang fans pasti ada concern dan pengharapan pemain idolanya bermain bagus dan membawa timnya meraih kemenangan. kl ada fans liverpool ngefans ke spanyol karena timnya didominasi pemain spanyol, justru aneh menurut gw... Ini artinya mereka bisa pindah2 fans timnas sesuai dgn komposisi pemain Liverpool gitu ya hehehe.. Yah gw sih tinggal nunggu, kali aja suatu saat Liverpool isinya 80% pemain inggris semua dan timnas inggris tetap jebot, apakah argumen yg sama tetap berlaku Alkaizer
