indah larasati wrote:
> Kaka pantas menjadi pemain besar (gw masih kurang sreg dengan kata "Terbaik" 
> karena awalan ter- konotasinya adalah "yang paling" atau dengan arti laen: 
> sempurna, tak ada cacat)
>
> dalam derby semalem, penampilannya gemilang, semua gol kemenangan milan 
> adalah hasil ciptaannya (meski gol 1 dilesakkan oleh inzaghi) 
> sepanjang yg gw liat selama ini, Kaka sebagai pemaen bola jauh dari egois, 
> naluri menciptakan gol tinggi sekali, meski tak harus menjadi eksekutornya
> umpan2nya sama berbahayanya dengan gol2 dia
>
> sedangkan inter? ihhhh, pemegang puncak klasemen liga "top markotop sedunia" 
> kok kaya gitu sih maennya? babak 1, bapuk abis! babak kedua agak lumayan, 
> bisa ngimbangi lawan
> gw sampe curiga, jangan2 ada konspirasi mafioso untuk melancarkan milan ke 
> UCL taon depan ya?   :D
>
>   
[rudy]
Selisih Inter dengan Roma sekarang tinggal 3 poin, tidak akan berani 
mereka main-main dalam laga ini. Yang membuat Mancini menerapkan 
strategi "bertahan" dan terkesan sangat hati-hati hanya 1 alasannya 
menurut gw yaitu tidak adanya Zlatan Ibrahimovich karena cedera. 
Mudah-mudahan musim depan Ancelotti masih membesut Milan, jadi harapan 
gw untuk kembali melihat Milan juara Liga Champions terbuka lebar.
Ciao
[/rudy]

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!

Kirim email ke