Generasi muda Tionghoa itu banyak, ada yg kesadaran politiknya tinggi, 
pengetahuan sejarahnya mendalam, ada yg gampang terbawa arus, sukanya ikut 
mode, pemikirannya dangkal. 

Karena perbedaan ideologi, Yg pemikirannya mendalam pun bisa juga berbeda 
pandangan. Tak ada yg monolit.

Apa anda berpikir yg pro tionghoa itu semua generasi tua? Ester yusuf jelas tdk 
tua!

Satu hal lagi, anda suka menggunakan istilah "tokoh2 ketionghoaan" utk 
menunjukkan se-olah2 mereka adalah kesatuan monolit. Padahal, dalam berbagai 
kesempatan seminar, saya juga melihat cukup banyak tokoh2 yg anti kata cina! 
Contohnya: Tan Swieling
 Pendiri Sinergi itu apa bukan tokoh?

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Akhmad Bukhari Saleh" <[email protected]>
Date: Sat, 24 Oct 2009 15:21:22 
To: <[email protected]>
Subject: Paradigmanya Generasi Muda   (Re: [budaya_tionghua] Nabil, Mely dan 
cina)

Tepat sekali pengelompokan menurut jaman yang dikemukakan Zhou-heng ini.

Memang tiap generasi mempunyai paradigmanya sendiri, yang kontekstual sesuai 
dengan jamannya.

Bahwa generasi muda tionghoa jaman bebas sekarang ini berparadigma cokin so 
what, itu bukan kata saya, yang sudah generasi tua dan bukan tionghoa pula.
Melainkan kata tokoh-tokoh ketionghoaan dalam suatu forum ketionghoaan lintas 
generasi dan lintas etnis.

Memang di forum mana saja, tentang topik apa saja dan kapan saja, selalu akan 
ada generation gap. Namun menjadi tugas tokoh yang tua, lebih daripada mereka 
yang muda, untuk senantiasa mencoba memahami kesenjangan itu.

Di forum ketionghoaan kemarin itu, legowo-nya tokoh yang tua untuk memahami 
paradigma jaman yang dianut generasi muda nampak jelas.
Karena sejatinya bagi mereka nampak jelas pula apa maunya generasi muda 
tionghoa.

Sebetulnya idak usah jauh-jauh ke forum ketionghoaan kemarin, atau forum 
ketionghoaan lainnya.
Lihat saja di milis ini. Bagi saya yang relatif lebih tua, apa maunya mereka 
yang muda-muda nampak jelas koq!

Kalau ngomongnya "A", ternyata dia anak muda yang rasional dan kontekstual 
sesuai kemutakhiran jaman sekarang.
Kalau ngomongnya "B", ternyata dia generasi yang lebih tua yang nada bicaranya 
'maksa', ingin abadinya paradigma jaman lalunya.

Wasalam.

============================

----- Original Message ----- 
From: <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, October 24, 2009 2:09 AM
Subject: [budaya_tionghua] Nabil, Mely dan cina

> Sesuatu kesimpulan yg terlalu bias: mengangkat komentar seorang mely dan 
> acara nabil award sbg standart tinggi ketionghoaan!
> 
> Dalam memakai istilah, siapa jamin seorang pembawa acara dan para tokoh tak 
> terpengaruh bahasa masmedia dan situasi zaman?
> Krn saat ini media indonesia umum memakai istilah cina/china dlm menyebut 
> Tiongkok. Para tokoh dan pembawa acara juga terbawa arus.
> 
> Bila kita ganti waktunya, misalnya acara nabil award diadakan tahun 1965 
> misalnya, apakah akan muncul istilah cina dlm menyebut tiongkok? Saya kira 
> tidak.
> 
> Sebaliknya, bila kita adakan acara "nabul" award di tahun  1975 misalnya, 
> apakah akan muncul istilah tionghoa saat menunjuk "cina" indonesia? Saya kira 
> tidak. 
> 
> Lalu dimana kontekstualnya? Tidak ada sama sekali, di kedua tahun tsb semua 
> dng istilah seragam: semua tionghoa atau semua cina. Jika ada segi 
> konstektualnya ya konsteks zaman! Bukan konteks obyek!
> 
> Jika saat ini terjadi pemakaian gado2, ini karena masyarakat memang masih 
> serba bingung, gagap merespon perubahan zaman, sebagian cepat mengkoreksi 
> kesalahan sejarah, sebagiab masih enggan, sebagian mau tapi masih malu2. 
> Sebagian besar yg muda memang tak paham sejarah, dan masih merasa asing dng 
> istilah tionghoa apalagi tiongkok. Jadi Pemakaian ini bukan karena mereka 
> Sadar akan kontekstual pemakaian istilah, mereka hanya mengikuti kebiasaan 
> press yg sedang bingung!
> 
> Coba tengok jawa pos, yg konsisten menggunakan istilah tionghoa dan tiongkok. 
> Apakah mereka tdk konstektual? Apakah bhs mereka jadi rancu? Tidak sama 
> sekali, mereka justru sangat konsisten dlm berbahasa.


Kirim email ke