Assalamu'alaikum Warohmatulloh

Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak di sembah
kecuali Allah dan Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah
utusan Allah. Sholawat dan salam semoga tetap tercurah
kepada Rosululloh dan Keluarganya.

Sungguh berat rasanya ketika saya harus menanggapi
artikel ini, artikel yang muncul dari hati yang
sepertinya telah dirundung rindu akan sosok seseorang
yang mulia dihati setiap muslim bahkan sosok yang
menjadi kesayangan Rosululloh Shollallohu Alaihi
Wasallam.

Terlebih dengan pemahaman agama saya yang
sangat-sangat  sedikit, sedikit pula kiranya saya akan
tanggapi. Dan karena pemahaman agamasaya yang sedikit
ini saya mohon bila ada kekeliriuan mohon diingatkan.

Tak bisa dipungkiri sebagai seorang muslim kita musti
mencintai Rosululloh Sollallohu alaihi wasallam dan
Ahli Bait Beliu sebagaimana para sahabat menghormati
mereka.

Akan tetapi dari awal Artikel hingga Akhir kirannya
saya dapati beberapa subhat-subhat
(keburukan-keburukan) yang harus diluruskan.

Subhat pertama adalah tentang 2 gambar yang melukiskan
kuda (makhluk yang bernyawa)yang sengaja ditampilkan
dalam artikel tersebut. Saya tidak apa tujuan
pemberian gambar tersebut.tidakkah dia tahu hukum
menggambar makhluk bernyawa?

Dari berbagai riwayat hadits menerangkan bahwa
menggambar makhluk bernyawa adalah dilarang dan
diancam dengan siksa jahannam.

‘Ali bin Abi Thalib radhiallahu 'anhu berkata kepada
Abul Hayyaj Al-Asadi: “Maukah aku mengutus-mu dengan
apa yang Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam
mengutusku? (Beliau mengatakan padaku):

أَلاَّ
تَدَع
تِمْثَالاً
إِلاَّ
طَمَسْتَهُ
وَلاَ
قَبْرًا
مُشْرِفًا
إِلاَّ
سَوَّيْتَهُ

“Janganlah engkau membiarkan gambar kecuali engkau
hapus dan tidak pula kubur yang ditinggikan kecuali
engkau ratakan. (HR. Muslim no. 2240, kitab
Al-Jana`iz, bab Al-Amr bi Taswiyatil Qabr)

Ibnu ‘Abbas radhiallahu 'anhuma berkata: “Ketika Nabi
Shallallahu 'alaihi wa sallam melihat ada
gambar-gambar di dalam Ka’bah, beliau tidak mau masuk
ke dalamnya sampai beliau memerintahkan agar gambar
tersebut dihapus. Dan beliau melihat gambar Nabi
Ibrahim dan Isma’il 'alaihimassalam di mana di tangan
keduanya ada azlam (batang anak panah yang digunakan
oleh orang-orang jahiliyyah untuk mengundi guna
menentukan perkara/ urusan mereka). Beliau bersabda:

قَاتَلَهُمُ
اللهُ!
وَاللهِ
إِنِ
اسْتَقْسَمَا
بِاْلأَزْلاَمِ
قَطُّ

“Semoga Allah memerangi mereka! Demi Allah, keduanya
sama sekali tidak pernah mengundi nasib dengan azlam.
(HR. Al-Bukhari no. 3352, kitab Ahaditsul Anbiya‘, bab
Qaulullahi ta’ala: Wattakhadzallahu Ibrahima Khalila)

Jabir radhiallahu 'anhu berkata:

نَهَى
رَسُوْلُ
اللهِ
صَلَّى
اللهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
عَنِ
الصُّوْرَةِ
فِي
الْبَيْتِ
وَنَهَى
أَنْ
يَصْنَعَ
ذلِكَ

“Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang
mengambil gambar (makhluk hidup) dan memasukkannya ke
dalam rumah dan melarang untuk membuat yang seperti
itu.(HR. At-Tirmidzi no. 1749, kitab Al-Libas ‘An
Rasulillah Shallallahu 'alaihi wa sallam, bab Ma Ja`a
fish Shurah. Dihasankan Asy-Syaikh Muqbil dalam Hukmu
Tashwir, hal. 17)

Bagaimana bisa mengaku mencintai Rosullulloh
Sollallohu Alaihi Wasallam dan Ahli Baitnya sedangkan
dia melanggar perintahnya dengan sengaja memasukkan
gambar yang bernyawa.


Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

لاَ
تَدْخُلُ
الْمَلائِكَةُ
بَيْتًا
فِيْهِ
كَلْبٌ
وَلاَ
تَصَاوِيْرُ

“Malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya
ada anjing dan gambar-gambar.”(HR. Al-Bukhari no. 5949
kitab Al-Libas, bab At-Tashawir dan Muslim no. 5481,
5482 kitab Al-Libas, bab Tahrim Tashwir Shurah
Al-Hayawan…)
Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu berkata: “Ulama
berkata: Faktor penyebab terhalangnya mereka (para
malaikat) untuk masuk ke rumah yang di dalamnya
terdapat gambar adalah karena membuat dan menyimpan
gambar merupakan perbuatan maksiat, perbuatan keji,
dan menandingi ciptaan Allah Subhanahu wa Ta'ala serta
di antara gambar itu ada yang diibadahi selain ibadah
kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala

Apakah kebiasaan menghias dengan gambar bernyawa patut
dilakukan oleh orang yang mengaku mencintai Rosululloh
Sollallohu Alai Wasallam dan Alhul Baitnya? Patutkan
dengan mengatasnamakan cinta mereka berbuat sekehendak
hati melanggar larangannya?

untuk mengetahui lebih jelas bagaimana hukum larangan
gambar/menggambar makhluk benyawa silahkan anda search
di google dengan key word hukum menggambar, atau
kunjungi halaman ini....
http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=343

Wallohu a'lam.


Wassalamu'alaikum Warohmatulloh


--- aris istn <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> 
> Perhatian: pesan yang diteruskan sudah dilampirkan.
>        
> ---------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di
> bidang Anda di Yahoo! Answers> From: "Mochammad"
<[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Asyura
> Date: Thu, 17 Jan 2008 22:20:23 -0800
> 
> Untuk teman, sahabat, saudara, dan keluarga saya
> 
> Terimalah bingkisan duka ini untuk kalian.
> 
> Semoga waktu kalian yang berharga tidak terbuang
> karena membaca tulisan ini
> 
>  
> 
> Semoga kita berjalan bersama Kafilah suci Ahlulbait
> Nabi
> 
>  
> 
> 9 Muharram 1429 H
> 
> Mochammad Baagil
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
> "Aku Tinggalkan Kepada Kalian dua pusaka
> 
> Yang Jika Kalian Berpegang teguh kepada keduanya
> 
> Niscaya kalian tidak akan pernah tersesat selamanya
> 
> Yang peratama adalah Kitabullah (Al-Qur'an), 
> 
> yang didalamnya ada petunjuk dan cahaya yang
> menerangi,
> 
> berpegang teguhlah kalian kepadanya
> 
> Dan yang kedua adalah Ahlulbaitku (Keluargaku),
> 
> Demi Allah aku ingatkan kalian dalam hal
> Ahlulbaitku,
> 
> aku ingatkan kalian dihadapan Allah dalam hal
> ahlulbaitku"
> 
> (Hadits)
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
> 
> 
> 
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
> Siapakah Al-Husein yang membuat seluruh alam
> tergila-gila kepadanya?
> 
> Lilin apakah ini yang menarik jiwa semua orang
> menjadi kupu-kupu baginya?
> 
> Wahai pagi yang paling hitam kelam
> 
> Dengan wajah apakah engkau akan menjadi terang di
> hari ini?
> 
> Tahukah engkau bahwa semua sudut hari ini penuh
> dengan kesedihan
> 
> Tahukah engkau bahwa hari ini, kehausan Husein akan
> memuncak
> 
> Tahukah engkau bahwa di saat itu, leher Husein yang
> kering kerontang
> 
> Akan dipenggal kaum durjana?
> 
> Yang mengaku ummat Muhammad
> 
> Yang mengaku ber-Tuhan
> 
>  
> 
> Wahai Husein, aku menyayangi pepohonan
> 
> Karena mereka selalu berdiri tegak
> 
> sebagai tanda penghormatan kepadamu
> 
> Aku sayangi air yang mengalir,
> 
> karena ia selalu mengalirkan cinta bagimu
> 
> Aku dambakan darah merah yang mengalir di tubuhmu
> 
> Aku pandang terus garis lazuardi
> 
> Karena di sanalah engkau sering tumpahkan kerinduan
> 
> Pada Allah Rabbul 'Alamin, Kekasihmu
> 
> Di ufuk timur nan merah membara
> 
> Di pagi subuh itu,
> 
> kulihat engkau sedang melakukan shalat, wahai Husein
> 
> Shalat shubuh terakhirmu,
> 
> sebelum engkau reguk cawan syahadah
> 
> Di hari Asyura
> 
> Di padang Karbala
> 
>  
> 
> Husein adalah manifestasi kebebasan dan pembebasan
> 
> Berbahagialah mereka yang mengikuti ajaran Husein
> ini
> 
> Ia katakan kepada kita semua
> 
> "Jangan lakukan kezaliman kepada siapapun
> 
> Dan jangan mau dizalimi oleh siapapun"
> 
> Inilah ajaran mulia Husein tercinta
> 
> Dan inilah ajaran Islam yang mulia
> 
>  
> 
> 
> 
>  
> 
>  
> 
> Husein, pewaris para Nabi
> 
>  
> 
>  
> 
> Bismillahirrahmanirrahim..
> 
> Allahumma Sholly 'Ala Muhammad wa 'Aly Muhammad...
> 
>  
> 
> Assalâmu 'alaika ya wâritsa Adama Shafwatillah
> Assalâmu 'alaika ya wâritsa Nuhin Nabiyillah
> Assalâmu 'alaika ya wâritsa Ibrahima Khalilillah
> Assalâmu 'alaika ya wâritsa Musa Kalimillah
> Assalâmu 'alaika ya wâritsa 'Isa ruhillah
> Assalâmu 'alaika ya wâritsa Muhammad Rasulillah.
> Assalâmu 'alaika ya wâritsa 'Aliyyin Waliyillah
> Assalâmu 'alaika ya wâritsa Fathimata wa Khadijah
> Assalâmu 'alaika ya wâritsa Hasanin Hujjatillah
> 
>  
> 
>  
> 
> Salam bagimu, Ya Aba 'Abdillah. Salam bagimu, wahai
> putra Rasulillah. Salam bagimu wahai curahan kasih
> Ali dan Fatimah, salam bagimu Ya Husein..
> 
> Inilah kami, sekian abad dari masamu, dalam tubuh
> ringkih yang penuh dosa, dengan lidah kelu yang
> tercemari dusta, dengan mata dan telinga, kaki dan
> tangan yang kami gunakan dalam nista.kami beranikan
> menyerumu meskipun besar rasa malu kami, kami
> kuatkan menyapamu betapapun kotor diri kami. Duhai
> cucu Nabi, entah bagaimana, dalam hati ini selalu
> ada kerinduan kepadamu. Kami tidak tahu, dari mana
> datangnya, Tuhan senantiasa menggerakan hati kami
> untuk mengenangmu. Seolah ada ruang yang tersisa, di
> kedalaman sanubari, setelah seluruh maksiat dan
> dosa.
> 
> Seolah masih ada cahaya, yang menanti di akhir
> perjalanan, setelah seluruh salah dan nista.
> 
> Sebagaimana dahulu, ya Husein, bersimpuh di kaki
> bumi, manusia ciptaan Tuhan yang pertama. Setelah
> seluruh nikmat di surga, ia terhempas ke alam dunia.
> Hanya 
=== message truncated ===



      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

Kirim email ke