|
Hi Robert,
Sebenarnya tergantung kondisinya seperti apa.
Jika saya dihadapkan pada posisi tersebut, maka:
1. Sebisa mungkin menolong keduanya.
2. Apabila no. 1 tidak mungkin, maka saya akan menggantikan posisi
mereka, sehingga mereka berdua bisa selamat, walaupun saya tidak.
3. Apabila no. 2 juga tidak bisa, ya..... ikut terjun juga deh biar
bareng2.....:)
Tapi yang jelas buat saya, orang tua kandung yang kita miliki selama
hidup kita hanya ada satu-satunya. Jadi harus diutamakan selamat
terlebih dahulu dibandingkan orang lain.
Regards
Hao
--- In [email protected],
Robert hook <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
__._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
__,_._,___
gifCldZq1DV7h.gif
Description: GIF image
gifLXx5L4mNwa.gif
Description: GIF image
|