--- In [email protected], Yamin Prabudy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kalau saya sih, ngak sempat mikir lagi...
>   kalau kondis gawat... 
>   saya cuman akan menolong yang paling mungkin di tolong
>   pada kondisi itu (reflek) jadi tidak memilih lagi.....
>   kalau ada kesempatan baru yang lain...
>   
> 
> Robert hook <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>              
>    
>   Siapakah yang akan anda tolong jika pada suatu kondisi dimana 
anda hanya bisa menolong satu dari dua orang yang paling anda sayangi 
contoh ayah atau ibu?
>    
>   Bagaimana anda memilih satu dari dua itu?
>    
>   Apakah tindakan itu dibilang salah atau benar jika kita hanya 
memilih satu dari dua?
>    
>   Apakah ada pilahan yang lain selain memilihi satu dari dua?
>    
>   Sekian dari pertanyaan dari orang awam ini. Mohon maf jika ada 
perkataan yang kurang sopan.
>    
>   Dari,
>   orang yang buta dengan dunia
>   __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com
>

Hm.....klo dipikir-pikir maka jawabannya akan sulit diputuskan karena 
kedua-duanya sama-sama orang yang penting.
1) kalau dia punya hubungan yang baik dengan ayah ya mungkin dia akan 
lebih menolong ayahnya; tapi 2) kalau dia punya hubungan yang baik 
dengan ibu maka mungkin dia akan lebih menolong ibu. 3) Tapi kalau 
keduanya sama-sama punya hubungan yang baik, nah itu baru pusing. 
Ya....lihat saja pada saat kejadian terpikirnya mau menolong siapa.










------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke