Ancaman kelaparan di NTT meluas

Kupang�Wilayah yang terancam kelaparan di Nusa Tenggara Timur makin luas. Semula ancaman kelaparan hanya melanda kabupaten Sikka dan Lembata. Kini enam kabupaten lain menghadapi persoalan yang sama.
Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Sutedjo Yuwono, menyatakan Gubernur NTT telah melaporkan ancaman kelaparan tersebut melalui surat tertanggal 12 Juni 2006. �Tapi baru sampai dan saya baca hari ini,� kata Sutedjo kemarin.
Enam kabupaten yang terancam kelaparan adalah Kupang, Timor Tengah Selatan, Timur Tengah Utara, Belu, Ende, dan Ngada. Daerah yang mengalami risiko tinggi rawan pangan mencapai 139 desa dengan penduduk 81.719 jiwa. Yang berisiko sedang meliputi 194 desa berpenduduk 93.467 jiwa. Sedangkan yang berisiko ringan sebanyak 238 desa dengan penduduk 58.840 jiwa. Risiko rawan pangan terberat di Kabupaten Sikka, yang berpenduduk 6.192 jiwa.
Gubernur meminta pemerintah pusat menyalurkan bantuan. �Kami menunggu usul konkret mengenai bantuan yang diminta,� kata Sutedjo.
Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Lembata melaporkan lebih dari 20 ribu warga yang tersebar di 37 desa dalam kondisi rawan pangan. Bila tidak segera ditanggulangi, mereka terancam kelaparan.
Pemerintah Provinsi Nusa Tengara Timur telah menyiapkan 1.000 ton berat untuk didistribusikan ke Sikka, yang telah dilanda ancaman rawan pangan serius. Kepala Biro Bina Sosial Sekretariat Daerah Nusa Tenggara Timur Senantianus Medi mengatakan pemerintah semula akan mengirim 3.000 ton berat, tapi depot logistik hanya menyanggupi 1.000 ton, yang akan segera dikirim ke Maumere, Ibu Kota Kabupaten Sikka.

Koran Tempo; Hal A2; Selasa, 20 Juni 2006


J u n a i d y� A n w a r
Dept. of Information Technology

PT. Tiara Gaya Arga Kencana
Paint, Road Marking, Epoxy Manufacturer
Jl. Cimareme No. 185 A Padalarang, West Java - Indonesia

Phone.: +62 22 665 1515 [ hunting ]
Fax.: +62 22 665 6555
Mobile.: +62 856 219 8835 / +62 22 911 80 855

"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





SPONSORED LINKS
Beyond belief Religion and spirituality Woman and spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke