Rekan2 sekalian,
Mungkin kah Optimal E-PRICING LPG berdasarkan PERMINTAAN (DEMAND) & PENAWARAN
(SUPPLY) yang DINAMIK bisa diakomodir dengan dibangunnya jejaring BWA yang
berkelanjutan secara finansial dan sosial? ;)
Salam E-NKRI berdasarkan Pancasila & UUD45!
HM
>>>>
Selasa, 11/08/2009 15:11 WIB
Jual Elpiji Murah, Pertamina Ditegur KPPU
Herdaru Purnomo - detikFinance
Jakarta - Lampu hijau yang diberikan Kementerian BUMN terhadap kenaikan gas
Elpiji 12 kg tidak hanya didasarkan atas pertimbangan kerugian yang dialami
Pertamina, namun juga karena adanya desakan dari Komisi Pengawas Persaingan
Usaha (KPPU).
"Selain pertimbangan kerugian yang dialami Pertamina, teguran keras juga
dilayangkan KPPU agar ada kenaikan gas elpiji 12 kg karena dijual di bawah
harga pokok," ujar Sekretaris BUMN, Said Didu di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa
(11/08/2009).
Said menyatakan persetujuan Kementerian BUMN terhadap kenaikan harga gas
tersebut didasarkan karena kerugian Pertamina setiap tahunnya yang mencapai Rp
6 triliun.
"Selain itu, rendahnya harga gas elpiji non subsidi di bawah harga pokok. Bila
cara ini terus dilakukan maka Pertamina akan terus merugi dan bisa berhenti
usaha," paparnya.
Ia mengatakan teguran keras dari KPPU juga mendasari pertimbangan Kementerian
BUMN dimana dengan penjualan gas elpiji 12 kg non subsidi dinilai telah terjadi
persaingan harga yang tidak sehat dan harganya tidak bisa dikendalikan. "Jika
gas elpiji tersebut tidak dinaikkan maka harus disubsidi," tegasnya.
Untuk diketahui Menneg BUMN Sofyan Djalil telah menngusulkan kenaikan gas
elpiji 12 kg yang diusulkan sebesar Rp 100-Rp 300 per kg.
(dru/dnl)