S Roestam wrote: > Di Running Text Metro-TV malam ini juga ada info bahwa PM Jepang > menggunakan Twitter dan Blog untuk berbagi Informasi dengan Rakyat > Jepang dalam kerangka Good Governance, atau transparansi dan > keterbukaan informasi. >
Pak Roestam, Apakah Birokrasi RI juga berani untuk seperti ittu dalam rangka mewwujudka komunikasi dengan rakyat da untuk membangun pemeruntahan yang transparan? Saat ini, di beberpa mail-list beredar file buku putih atau apapaun yang menjelaskan Menkeu dalam konteks BC. Seandainya saja, atas nama tranapasi file-file terseut dibuka dan tidak usah ber apri tentu akan sangat bagus untu membuat informasi semakin simterik. Saat ini terkesan, masing-masing pros and cons kasus BC membenarkan dirinya dengan argumentasinya. Misal, soal Marsilam. ada yang mengatakan sebagai staf penasihat Menkeu bersama Ma'rie Muhamad tetapi dokumen rapat yang eboh itu lain dan Marislam sendiri berkata lain. Lihat kehebatan IT di media dengan video pemberitaan yang bisa diakses oleh publik. Yang pro Menkeu melihat dari sisi departemennya, maka kaeryawan dekeu mendukung dan mengkritik politisi. Di sisi lain, politisi melihat kasus BC bukan hanya dari sisi depkeu tetapi dari ssisi kebikjaan pemerintah apakah sesuai dengan peraturan perundangan atau tidak sejak bank tersebut merger hingga kasus bailout. Jadi, kalau saya melihat, transparansi itu adalah kunci dan semua bisa memaparkan kebenarannyam lewat web agar bisa diakses oleh publik dan tidak perlu slndhat-slundhit di mail-list yang tertutup. Bukankah semuanya akan menjadi terang benderang dan lebih mudah kalau semuanya terbuka dan kita segera melangkah maju? Saya berharap, Munajata dan Shalawat Badar Gus Dur yang sering duiputar di TV bisa ditayangkan di Web sehingga publik bisa downloading. Di Shalawat itu ada doa Gus Dur yang sangat kontekstual dengan situasi pemerintahan dan masyarakat saat ini, yaitu: "Tuhan, kami bukan orang yang pantas di surga, namun kami bukan orang yang tahan di api neraka. Maka, berilah kami kekuatan untuk bertobat ......................................." Semoga doa inti dilantunkan oleh bangsa ini dan semoga kuasa Illahi berkarya pada orang-orang pilihanNya untuk membantu menyelematkan negeri ini dari tangan-tangan jahat dan munafik.
