Yth Bung Fahmi,
Bung Fahmi,
Secara sederhana untuk G2G bisa dengan slusi :
- memberikan tambahan front-end aplikasi berbasis web pada sistem 
aplikasi yang sudah ada di setiap kedinasan, sehingga aplikasi tersebut 
bisa dioperasikan dalam environtment inernal berbasis web.
- Dengan aplikasi yang dapat diakses melalui web tersebut, dapat 
digunakan workflow engine bebrbasis web pula yang inti merupakan 
terapannya yang estafet antar pelaksana layanan mengirimkan pesan 
hyperlink layar aplikasi kepada pejabat pelaksana proses tertentu yang 
ada dalam jaringan intranet untuk ditindak lanjuti, sehingga sifat 
layanannya dari menunggu reaksi pejabat pelaksana secara estafet menjadi 
memaksa pejabat pelaksana menjalankan proses, ini yang menyebabkan 
layanan menjadi diatur oleh sistem bukan oleh pejabat pelaksana.
- Contoh sejenis ada bisa penggunaan pakai email engine atau messanger 
yang mengirim pop-up atau pesan yang kalau di klick akan masuk ke layar 
yang harus di folow-up, mirip seperti kalau kita terima pean untuk 
permintaan approval yang ada di Yahoogroups dll.

Otomasi proses bisnis sejenis bisa dilihat dalam proses antar pejabat 
pelaksana di balik terapan INSW di DJ Bea Cukai,
Workflow engine di dukung dengan data perijinan yang menjadi syarat 
dalam customs clearance melaksanakan tahapan alur proses yang diotomasi, 
sehingga proses pemeriksaan dokumen phisik hanya terjadi setelah sistem 
menyatakan proses beririko dan harus diperiksa oleh petugas. Dengan 
memanfaatkan data perijinan antar kementerian lembaga yang sementara di 
Pool dengan uploading di Database Server maka sistem menjadi penentu 
alur proses bisnis sesuai prosedur yang ada, sehingga mampu mengurangi 
beban pemeriksaan manual dan tatap muka dalam proses layanan antara 50 
hingga 70 %.
seluruh proses customs clearance yang berisiko rendah dapat seleuruhnya 
diselesaikan oleh sistem dan workflow engine dalam hitungan menit.
Sayang sampai saat ini kementerian lembaha yang bertanggung jawab 
menyediakan data cargo belum berhasil memberikan informasi akurat, agar 
dapat dilakukan sinkronisasi pergerakan barang dan dokumen sehingga 
proses Cargo release dipelabuhan dapat dilaksanakan secepat customs 
clearance

Proses sejenis lainnya bisa dilihat di DJ Daglu departemen Perdagangan, 
dimana untuk proses perijinan import dilaksanakan tatap muka hanya pada 
loket atau bisa langsung melalui internet, selanjutnya workflow engine 
yang membawa pesan dari satu pejabat ke pejabat lain, sehingga dalam 
proses pemberian perijinan tidak lagi dikenal tatap muka, cukup dengan 
password perstujuan dari setiap tahap proses yang dikenal dari ID 
pejabat, proses tanda tangan hanya diberikan untuk memenuhi aturan yang 
masih berlaku, sementara banyak dijumpai adnya perijinan yang baru 
ditandatangani justru setelah barang yang di impport sudah selesai 
diproses di Bea Cukai, karena ketika data ijin sudah di setujui secara 
elektronik, maka data yang sama bisa dipergunakan oleh DJ Bea Cukai 
untuk melaksanakan proses customs clerance.

Jadi kesimpulan saya, jangan tanggung 2, kalau cuma G2C sangat banyak 
utility yang bisa digunakan sehingga tidak akan create bisnis, yang 
dibutuhkan saat ini adalah G2C yang didukung dengan layanan G2G, 
diyakini bisa membuat anda pensupport terbesar bagi e-Gov Indonesia bila 
mampu menyediakan secara cepat dan mudah digunakan..
Semoga bermanfaat.
Wass.
Hari

On 6/11/2010 2:50 PM, amik wrote:
> Trim sebelumnya Pak Hari atas masukannya, sebuah ide yang bagus dan 
> lengkap juga, tapi mungkin untuk awalan saya mo bikin konsep yg lebih 
> matang di G2C dan yang pada point 3 (yg seperti eBDesk) karena kalo 
> yang menggabungkan semua di G2G kayaknya perlu pilot project khusus 
> atau daerah yang perlu dijadikan trial project. Mungkin Pak Hari 
> sudadah ada konsep yang bisa diimplementasikan, saya ikut nimbrung :D.
> Salam kenal Pak Hari.
>
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
> *From:* "hnoe...@indonet" <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Fri, June 11, 2010 2:28:13 PM
> *Subject:* Re: [eGovIndonesia] Coming soon, Free Government Portal 2.0 
> Template
>
> Yth. Bung Fahmi,
> Sedikit masukan dari saya,
> Untuk fasilitas Goverment Portal yang dibutuhkan saat ini adalah
> menjadikan Portal tersebut bukan hanya menjadi media informasi, tetapi
> justru menjadi media utama pelaksanaan layanan baik melalui Internet
> maupun Intranet untuk semua kantor Pemda, Portal jadi bukan lagi titik
> temu G2C, tetapi justru menjadi media integrator layanan G2G, khususnya
> antar semua sistem yang dikendalikan oleh setiap kedinasan dalam Pemda,
> atau Kementrian & Lembaga ditingkat Pusat.
>
> Dengan adanya G2G maka fasilitas pendukung dibalik portal anda minimal
> diperlukan adalah :
> 1. Workflow Engine dengan interface ke seluruh aplikasi pemda yang sudah
> ada, sehingga mampu merangkai proses dari beberapa sistem aplikasi dalam
> satu proses bisnis, untuk menjamin terlaksananya proses bisnis antar
> pejabat dan antar kedinasan mengikuti prosedur yang sudah ada secara
> otomatis.
> 2. Reporting Generator yang dilengkapi dengan Interface sebagai Data
> Integrator, diperlukan untuk menjamin terlaksananya single submission of
> data & information didalam melaksanakan layanan publik yang berbasis G2G
> (pengunaan data Penduduk dari dinas Kependudukan untuk menjadi data
> dalam proses dinas Agama (NTR), atau dinas sosial / dinas NaKer (Status
> miskin/penganguran / bekerja) dll.).
> 3. Merancang Portal dengan pola arsitektur terapan COTS (Comercial of
> The Self), tidak perlu terlalu rumit, yang mudah dioperasikan dengan
> pendidikan implementor secara cepat, sebagaimana dilaksanakan oleh
> aplikasi buatan Bandung yang banyak ditawarkan oleh solution provider
> dari Luar negeri yaitu eBDesk.
> 4. Melengkapi kegiatan pemasaran dengan pendidikan bagi implementor,
> agar dapat menangani pengguna secara nasional melalui jasa implementor
> lokal, sehingga biaya implementasi tidak menjadi halangan dalam
> perencanaan anggaran.
> 5. tentunya banyak fasilitas pendukung lain lagi yang penting agar
> portal menjadi pemersatu sistem apapun yang sudah dimiliki oleh Pemda
> tanpa harus membongkar yang sudah ada.
>
> Semoga bermanfaat.
> Wass.
> Hari
>
>
>
>
> On 6/11/2010 1:25 PM, amik wrote:
> >
> > :D... abisnya namanya hampir mirip.. Soryy Pak Chandra
> > Anang Fahmi Syarif, SSi
> > Pilar Media
> > System Information Consultant, Personal
> > +6281231411833
> >
> >
> > ------------------------------------------------------------------------
> > *From:* "hnoe...@indonet" <[email protected] 
> <mailto:[email protected]>>
> > *To:* [email protected] 
> <mailto:[email protected]>
> > *Sent:* Fri, June 11, 2010 1:16:59 PM
> & gt; *Subject:* Re: [eGovIndonesia] Coming soon, Free Government 
> Portal 2.0
> > Template
> >
> > Hahaha,
> > Bu Candra yang cantik brewokan.
> >
> > On 6/11/2010 9:51 AM, Chandra Yulistia wrote:
> > >
> > > Bapak nih ... bukan Ibu ... :)
> > >
> > > Tx,
> > > CY
> > >
> > > On 11/06/2010 9:05, amik wrote:
> > > > Terima kasih sebelumnya atas atensi dari Bu Chandra, Kami sementara
> > > > ini sedang mengumpulkan bahan-bahan dan masukan dari rekan-rekan
> > > > mailing list untuk bagiamana yang terbaik. Sedangkan informasinya
> > > > akan bisa didownload di http://www.egovtime.com/ 
> <http://www.egovtime.com/>
> > <http://www.egovtime.com/ <http://www.egovtime.com/>>. Semoga tidak akan
> > > > lama lagi Pak. Kami tunggu saran dan masukan dari Bu Chandra. Terima
> > > > Kasih Anang Fahmi Syarif, SSi Pilar Media System Information
> > > > Consultant, Personal +6281231411833
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > No virus found in this incoming message.
> > > Checked by AVG - www.avg .com <http://www.avg.com <http://www.avg.com>>
> > > Version: 9.0.829 / Virus Database: 271.1.1/2929 - Release Date:
> > 06/10/10 13:35:00
> > >
> > >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > http://www.egovindonesia.com/Yahoo <http://www.egovindonesia.com/Yahoo>
> > <http://www.egovindonesia.com/Yahoo 
> <http://www.egovindonesia.com/Yahoo>>! Groups Links
> >
> >
> > (Yahoo! ID required)
> >
> > [email protected] 
> <mailto:[email protected]>
> > <mailto:[email protected] 
> <mailto:[email protected]>>
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > No virus found in this incoming message.
> > Checked by AVG - www.avg.com <http://www.avg.com>
> > Version: 9.0.829 / Virus Database: 271.1.1/2930 - Release Date: 
> 06/11/10 01:35:00
> >
> >
>
>
> ------------------------------------
>
> http://www.egovindonesia.com/Yahoo 
> <http://www.egovindonesia.com/Yahoo>! Groups Links
>
>
> (Yahoo! ID required)
>
> [email protected] 
> <mailto:[email protected]>
>
>
>
> 
>
>
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG - www.avg.com
> Version: 9.0.829 / Virus Database: 271.1.1/2930 - Release Date: 06/11/10 
> 01:35:00
>
>    


------------------------------------

http://www.egovindonesia.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/egov-indonesia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/egov-indonesia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke