Kalo ada kunjungan pendidikan bisa ikut, sekalian bisa belajar lanjut tentang yang lain.
Anang Fahmi Syarif, SSi Pilar Media System Information Consultant, Personal +6281231411833 ________________________________ From: "hnoe...@indonet" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, June 17, 2010 8:18:42 AM Subject: Re: [eGovIndonesia] Coming soon, Free Government Portal 2.0 Template Terima kasih pak Wibi Responsnya, menambah pengetahuan saya yang awam tentang teknis pembentukan fasilitas tersebut Untuk mengetahui fasilitas web yang digunakan dalam proses internal tersebut , ada dibalik web-site INSW (www.insw.go.id) sehingga hanya tracking processnya dapat dilihat oleh pelaku usaha yang memuliki hak akses untuk melihat kegiatan atas namanya sendiri, dan otomasi proses bisnis internal berbasis web yang bisa menjadi contoh ada di Departemen Perdagangan (untuk perijinan import dan export), Badan POM dan DJ Bea Cukai(customse clearance) untuk mensupport proses bersama dengan 18 kementerian lembaga dalam layanan Customs clearance dan ijin pendukunnya, sementara untuk berikutnya akan dijalankan proses pendukung lainnya yaitu cargo release, Bila sudah lengkap maka importir dan exportir bisa memantau pergerakan surat dan barang sekaligus dalam proses import export., Karena otomasi proses bisnis tersebut hanya untuk keperluan back-office, maka bila ingin melihat hanya bisa dibuat program kunjungan pendidikan untuk peninjauan dengan mengikuti proses secara end-to end dari kantor ke kantor yang sudah dirangkai melalui jaringan komputer. Mungkin pak Ibenk melalui Direktorat e-Gov Kominfo bisa membantu membuat program tersebut. Wass. Hari On 6/17/2010 1:33 AM, cyber9l wrote: > > > > --- In [email protected] > <mailto:egov-indonesia%40yahoogroups.com>, "hnoe...@..." <hnoe...@...> > wrote: > > > > Terima kasih Pak Wibi, > > > > Perlu saya tambahkan, dalam mencari solusi i-Gov (integrated e-Gov) > kita > > perlu memperhatikan faktor effektifitas asset dan investasi baru dan > > biaya besar untuk melaksanakan manajemen perubahan agar layanan publik > > tidak terganggu. > > benar sekali pak, konsepnya: leveraging infrastructure > mendaya gunakan seoptimal mungkin apa yang tersedia > > > Dari apa yang saya sudah ketahui dalam terapan integrasi e-gov untuk > > kesinambunan layanan yang telah dilaksanakan beberapa kementerian - > > lembaga, ternyata banyak alternatif solusi IT yang bisa dipergunakan, > > mirip apa yang dilakukan search engine yang bisa mengakses sistem > apapun > > dimanapun berada. > > search engine bisa demikian karena pattern base nya adalah read only > sedangkan pattern base pada platform adalah n-tier transact > agak sedikit beda tapi saya dapat memahami maksudnya > > > Kondisi tersebut menyebabkanportal eGov tidak lagi > > menjadi platform untuk pembentukan sistem pendukung yang terintegrasi > > tetapi justru menjadi jembatan penyambung antar sistem lama yang sudah > > ada dan antar pengguna. > > > > sebenarnya portal itu sendiri termasuk dalam kategori web 1.0 > bukan dalam kategori web 2.0, sementara kebutuhan kolaborasi dan > interoprabilitas dalam integrated e-gov menuntut pendekatan web 2.0 > sehingga portal memang tidak sesuai untuk dijadikan model integrated e-gov > > mungkin untuk lebih jelas gambaran tentang bagaimana teknologi web 2.0 > dijadikan sebagai platform e-gov bisa dibaca article berikut: > > http://techcrunch.com/2009/09/04/gov-20-its-all-about-the-platform/ > > > Perlu diketahui, Senin kemarin saya menghadiri rapat di suatu > > Kementrian, yang sudah mulai membuat rencana jangka pendek untuk dapat > > mengintegrasikan seluruh database yang datanya hasil dari seluruh > pulau2 > > sistem aplikasi, dimana mereka selama 2 tahun ini telah menyambung > > layanan anttar pulau2 sistem yang dimiliki untuk dientegrasikan dalam > > satu rangkaian otomasi proses layanan antar sistem berbasis web. > > Sehingga setelah sebagian layanan beberapa direktorat berhasil > > integrasikan dengan fasilitas Web, sehingga mereka mampu menghapus > tatap > > muka pejabat dengan publik (layanan hanya dilaksanakan oleh service > > assistant di front office, maka sekarang informasi yang sudah dihimpun > > mulai di tertibkan dan di integrasikan dengan solusi Database > management. > > > > menarik sekali keterangannya, dimana saya bisa melihat live > websitenya? dan kalau mungkin apakah bisa dishare diagram arsitekturnya? > > trims > > - wibi > twitter.com/sastrodiwiryo > facebook.com/gov2indonesia > > > > > > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG - www.avg.com > Version: 9.0.829 / Virus Database: 271.1.1/2939 - Release Date: 06/15/10 > 13:35:00 > > ------------------------------------ http://www.egovindonesia.com/Yahoo! Groups Links
