Maklum Pak, berkuasa dan harus terlihat tidak ektinggalan.
di kampusku juga demikian, sampai sistem yang bagus sidah dibuat dihancurkan hingga Webo nya terjun bebas dari level 3000 ke level 5000 tetapi tetap juga nggak sadar .... aneh kan . Kalau di pemerintah kan nggak sempat mikir , yang penting launch, ritua persemian , pertanggungjawaban anggaran , dan kemudian buat program dan anggaran baru. Itu rutin setiap tahun Pak. On Sun, 2010-08-29 at 09:07 +0800, Sidom Raja wrote: > > > Berikut link: > > > http://cpnsindonesia.com/kepanikan-melanda-pendaftaran-online-kementrian-hukum-dan-ham-kemenkumham.html > > > Kasihan yang sudah mendaftar tapi tidak mendapat nomor pendaftaran. > Mau mendaftar lagi pun sudah tak bisa karena dihalangi kebijakan > algoritma program, mungkin karena duplikasi nomor ktp. Seharusnya > nomor pendaftaran dikirim ke email pendaftar, tidak perlu menunggu > respon server yang hampir meleleh tersebut. > > > Rancangan sistem seperti ini banyak merugikan orang lain. ;( > > > Lain kali kalo mau menggunakan sistem online, permudahlah orang lain. > Jangan gunakan satu server untuk melayani, gunakan sistem load > balancing dan jalur jaringan yang lebar. > > > > > dayz > > > >
