SIARAN PERS PKPU
Desa Pantai Harapan Jaya Bekasi Terisolisasi

BEKASI − Curah hujan yang tinggi sejak sepekan
lalu (8/2/2008), menyebabkan anak Sungai Ciherang,
yakni Sungai Kramat meluap. Akibatnya, 1769 rumah
warga Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara
Gembong, Kabupaten Bekasi, yang berada lebih rendah
dari sungai ini terendam setinggi 20−50 cm. 

Selain itu, Jalan Raya Pantai Hurip yang menuju desa
tersebut putus akibat banjir sehingga warga
terisolisai selama tujuh hari terakhir. Menurut Tim
Media Center PKPU Sukismo di lokasi, sebetulnya air
bisa surut asalkan Bendungan Tongkang dibuka. 

Namun, hal ini sulit dilakukan, karena bila dibuka
akan merendam tujuh titik pengeboran minyak milik
Pertamina. Sehingga banjir masih akan merendam wilayah
ini selama lima hari ke depan.

Sebelumnya, warga mengungsi di Desa Pantai Hurip yang
bersebelahan dengan Desa Pantai Harapan Jaya.
Belakangan, menurut Sukismo, warga mulai kembali untuk
membersihkan rumah−rumah mereka.

Dampak banjir juga mulai dirasakan warga yang mulai
kekurangan bahan makanan dan terserang penyakit,
seperti gatal−gatal dan Infeksi Saluran
Pernapasan Atas (ISPA). Saat ini, warga membutuhkan
makanan siap saji, bahan makanan untuk lima hari ke
depan, pelayanan kesehatan, dan pakaian layak pakai.

Melihat kebutuhan ini, Lembaga Kemanusiaan Nasional
PKPU menerjunkan Tim Rescue ke lokasi dengan
menggunakan perahu motor melalui Sungai Kramat. Tim
yang terdiri dari 10 relawan ahli ini, menyalurkan
bantuan 245 paket logistik bagi di RT 003, 004, 006 RW
02 Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong,
Kabupaten Bekasi, Senin Jumat (15/2/2008).

Saat dihubungi via telepon Senin (18/2/2008) sore ini,
tim yang dikomandoi Manajer Rescue PKPU Ir. Muhammad
Yasin tengah bergerak untuk meninjau Pantai Mekar,
Kecamatan Muaragembong, tempat dimana badan Sungai
Citarum yang longsor sepanjang 70 meter, Ahad
(17/2/2008) kemarin. 

Karena sejak sehari lalu, Tim Rescue PKPU telah
mengerahkan relawan untuk membendung kembali dengan
1000 karung dan 500 batang bambu. 

Menurut Yasin, pengerjaan badan tanggul itu harus
dilakukan dengan cepat agar air tidak meluap lagi
akibat hujan. "Kita berpacu dengan waktu. Jangan
sampai hujan lagi dan air meluap yang akan merendam
800 KK di delapan RT," jelas Yasin saat dihubungi via
telepon. 


Lufti Avianto
Direktorat Media Center PKPU Pusat
Telp. 021−87780015
Fax. 021−87780013
Mobile. 0856.917.927.04
Email: media[dot]center[at]pkpu[dot]or[dot]id 
Website: www[dot]pkpu[dot]or[dot]id





      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

Kirim email ke