PT Takaful Kritik PKES

*Tempat Event Berlangsung : Jakarta
Tanggal Event : 8 Februari 2007*

Preview

*Jakarta PKES Interactive*, Direktur Pemasaran Asuransi PT Takaful Indonesia
Agus Edi Sumanto mengatakan, perlunya akselerasi secara luas program
komunikasi dan sosialisasi ekonomi syariah yang berpihak pada asuransi
syariah. Selama ini, menurutnya, lembaga-lembaga komunikasi ekonomi syariah
yang ada cenderung mengkomunikasikan dan mensosialisasikan perbankan syariah
saja.

"Maka saya rasa sangat wajar apabila pertumbuhan dan perkembangan dari
perbankan syariah lebih besar dari pada asuransi syariah, ini yang menjadi
keperhatinan dari kami selaku pihak asuransi syariah di Indonesia,"tuturnya
saat dijumpai *PKES Interactive *kemarin.

Minimnya sosialisasi asuransi syariah kepada masyarakat menurut Agus Edi,
mengharapkan kepada lembaga komunikasi ekonomi syariah seperti Pusat
Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES) untuk lebih peduli dalam mensosialisasikan
kepada masyarakat.

"Apalagi selama ini asuransi PT. Takaful Indonesia juga menjadi anggota di
PKES, maka kami meminta PKES memperhatikan kepentingan asuransi syariah di
Indonesia,"tegas Agus Edi.

Sementara direktur eksekutif Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES) M.
Nadrattuzamn Hosen menanggapi peryataan dari pihak PT Takaful Indonesia
mengatakan, bahwa apa yang dikatakan oleh direktur pemasaran PT Takaful
tersebut tidak realistis. Sebab, selama ini PKES telah berbuat banyak untuk
mengkomunikasikan tentang asuransi syariah lewat segala penjuru lini
komunikasi.

Sedangkan alasan dominannya program komunikasi perbankan syariah
dibandingkan dengan asuransi syariah, direktur PKES mengakui, selama ini
pihak perbankan syariah lebih berpartisipasi dalam setiap program komunikasi
PKES dan aktif memenuhi kwajiban sebagai anggota PKES dibandingkan dengan
pihak asuransi syariah selama ini.

"Peryataan dari direktur pemasaran PT Takaful tersebut, saya rasa tidak
benar dan harus di cek ulang kembali. peryataanya, sebab selama ini PKES
telah berbuat banyak untuk mengakomodasi kepentingan mereka. Misalnya bisa
dilihat dalam tiap sampul belakang buku saku PKES telah kita tulis tentang
asuransi syariah yang kita cetak dengan jumlah ribuan dan kita sebarkan
kepada masyarakat secara gratis. Selain itu kerjasama PKES dan media cetak
dan radio seringkali kita mengangkat tentang asuransi syariah yang bisa
dibaca dan didengar oleh masyarakat. Lantas kurang apa kami untuk
mengkomunikasikan mereka,"sangah direktur eksekutif PKES.

Disamping mengsosialisasikan asuransi syariah lewat program-program
komunikasi PKES yang ada selama ini. PKES menurut Nadrattuzaman, seringkali
mengundang para pelaku bisnis asuransi syariah untuk ikut serta dalam
partisipasi dalam tiap acara-acara yang diadakan oleh PKES baik menjadi
peserta ataupun pembicara. Selain itu, PKES sering kali meminta kepada pihak
asuransi syariah untuk menulis buku saku tentang asuransi syariah yang bisa
dicetak dan didistribusikan kepada masyarakat secara langsung. Namun hingga
kini belum ada kesanggupan dari pihak asuransi syariah.

"Maka terkadang saya mempertanyakan komitmen mereka dalam mengedukasi
sosialisasi asuransi syariah kepada masyarakat. Masihkah ada komitmen untuk
itu?" Kata direktur eksekutif PKES. *Lap. Agus.Y *

Kirim email ke