salam,
perkara bagaimana membangun image perusahaan itu, sesungguhnya perkara
gampang. Kuncinya, mau tidak kawan2 penggiat ekonomi syariah khususnya
institusi bank dsb, BELAJAR. Untuk membangun dengan MURAH, tapi HASIL OPTIMAL,
itu ada ilmunya. Asal ya itu tadi, kawan2 mau tidak dengan rendah hati BELAJAR
Ilmu itu.
Strategi komunikasi itu di dunia, terutama Australia, berkembang begitu pesat.
Banyak produk inovatif yang muncul untuk mengantisipasi keterbatasan Budget. Di
Indonesia memang tidak banyak pakar yang tahu, rata-rata PR Perusahaan
mengandalkan strategi iklan Display, yang dalam teori paling maju soal PR itu
sudah TERTINGGAL. Maka BELAJARLAH, seperti Allah menurunkan ayat pertama ke
Muhammad untuk IQRA. ooooce?
salam
guntoro soewarno
adji waluyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
PT Takaful Kritik PKES
Tempat Event Berlangsung : Jakarta
Tanggal Event : 8 Februari 2007
Preview
Jakarta PKES Interactive, Direktur Pemasaran Asuransi PT Takaful Indonesia
Agus Edi Sumanto mengatakan, perlunya akselerasi secara luas program komunikasi
dan sosialisasi ekonomi syariah yang berpihak pada asuransi syariah. Selama
ini, menurutnya, lembaga-lembaga komunikasi ekonomi syariah yang ada cenderung
mengkomunikasikan dan mensosialisasikan perbankan syariah saja.
"Maka saya rasa sangat wajar apabila pertumbuhan dan perkembangan dari
perbankan syariah lebih besar dari pada asuransi syariah, ini yang menjadi
keperhatinan dari kami selaku pihak asuransi syariah di Indonesia,"tuturnya
saat dijumpai PKES Interactive kemarin.
Minimnya sosialisasi asuransi syariah kepada masyarakat menurut Agus Edi,
mengharapkan kepada lembaga komunikasi ekonomi syariah seperti Pusat Komunikasi
Ekonomi Syariah (PKES) untuk lebih peduli dalam mensosialisasikan kepada
masyarakat.
"Apalagi selama ini asuransi PT. Takaful Indonesia juga menjadi anggota di
PKES, maka kami meminta PKES memperhatikan kepentingan asuransi syariah di
Indonesia,"tegas Agus Edi.
Sementara direktur eksekutif Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES) M.
Nadrattuzamn Hosen menanggapi peryataan dari pihak PT Takaful Indonesia
mengatakan, bahwa apa yang dikatakan oleh direktur pemasaran PT Takaful
tersebut tidak realistis. Sebab, selama ini PKES telah berbuat banyak untuk
mengkomunikasikan tentang asuransi syariah lewat segala penjuru lini
komunikasi.
Sedangkan alasan dominannya program komunikasi perbankan syariah dibandingkan
dengan asuransi syariah, direktur PKES mengakui, selama ini pihak perbankan
syariah lebih berpartisipasi dalam setiap program komunikasi PKES dan aktif
memenuhi kwajiban sebagai anggota PKES dibandingkan dengan pihak asuransi
syariah selama ini.
"Peryataan dari direktur pemasaran PT Takaful tersebut, saya rasa tidak benar
dan harus di cek ulang kembali. peryataanya, sebab selama ini PKES telah
berbuat banyak untuk mengakomodasi kepentingan mereka. Misalnya bisa dilihat
dalam tiap sampul belakang buku saku PKES telah kita tulis tentang asuransi
syariah yang kita cetak dengan jumlah ribuan dan kita sebarkan kepada
masyarakat secara gratis. Selain itu kerjasama PKES dan media cetak dan radio
seringkali kita mengangkat tentang asuransi syariah yang bisa dibaca dan
didengar oleh masyarakat. Lantas kurang apa kami untuk mengkomunikasikan
mereka,"sangah direktur eksekutif PKES.
Disamping mengsosialisasikan asuransi syariah lewat program-program komunikasi
PKES yang ada selama ini. PKES menurut Nadrattuzaman, seringkali mengundang
para pelaku bisnis asuransi syariah untuk ikut serta dalam partisipasi dalam
tiap acara-acara yang diadakan oleh PKES baik menjadi peserta ataupun
pembicara. Selain itu, PKES sering kali meminta kepada pihak asuransi syariah
untuk menulis buku saku tentang asuransi syariah yang bisa dicetak dan
didistribusikan kepada masyarakat secara langsung. Namun hingga kini belum ada
kesanggupan dari pihak asuransi syariah.
"Maka terkadang saya mempertanyakan komitmen mereka dalam mengedukasi
sosialisasi asuransi syariah kepada masyarakat. Masihkah ada komitmen untuk
itu?" Kata direktur eksekutif PKES. Lap. Agus.Y
---------------------------------
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.