Assalamu'alaikum wr. wb. gas qta adalah aset. semestinya dapat menjadi modal bwt tawar-menawar dengan bangsa lain dalam perdagangan global. mudah-mudahan nanti tidak lagi terjadi sebuah kontrak yang merugikan bangsa sendiri seperti apa yang terjadi di LNG Tangguh. terima kasih
wassalam ----- Original Message ---- From: dody gere <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, September 18, 2008 2:22:36 PM Subject: Re: [ekonomi-syariah] gas naik karena jual ke cina murah!!! 2 hari yang lalu tertulis di mass media " Presiden telah bentuk tim renegosiasi kontrak LNG Tangguh". Yang perlu diakhiri adalah kontrak selama 25 dengan harga tetap membuat rasa keadilan masyarakat terusik. Akhirnya pemerintah keluar juga dari keragu-raguan. Mudah2an bukan manuver semu menjelang pemilu. Saya setuju dengan Pak Ros. Dengan kondisi saat itu memang sulit mendapatkan harga diatas 3 dollar/MMBTU. Tetapi yg dipertanyakan kenapa berani bikin kontrak untuk selama 25 tahun dengan harga tetap segitu. Dengan harga gas semurah itu selama 25 tahun,nota bene akan membuat industri di negeri China dapat memproduksi barang daya saing tinggi baik dr sisi harga maupun kualitas. Sedangkan harga Bahan Bakar di negeri kita yg mahal membuat produk industri kita kalah saing sama China. Akhirnya barang2 dr China membanjiri pasar Indonesia.Sebuah Ironi atas kebodohan sendiri. --- On Mon, 9/15/08, Rosihan Anwar <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: Rosihan Anwar <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [ekonomi-syariah] gas naik karena jual ke cina murah!!! To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Date: Monday, September 15, 2008, 5:15 PM "Rendahnya harga LNG Tangguh dipastikan karena kondisi pasar internasional yang menggunakan pola buyer market, di mana penjual LNG sangat banyak, sedangkan pembelinya sedikit," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro ----- Original Message ---- From: dody gere <[EMAIL PROTECTED] com> To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Sent: Sunday, September 14, 2008 11:40:45 PM Subject: Re: [ekonomi-syariah] gas naik karena jual ke cina murah!!! Kalau tidak ingin bertele-tele, solusinya adalah pemerintah sekarang melakukan negosiasi ulang sehingga sesuai dengan harga sekarang yg katanya sudah mencapai di atas 15 US dollar / MMBTU. Bolivia dibawah kepemimpinan Evo Morales dan Venezuela dibawah kepemimpinan Hugo Chaves berhasil memperbaharui kontrak2 migas dan mineral yang sangat merugikan, kenapa kita tidak bisa. Tetapi dibawah rejim yg serba ragu-ragu ini , hal ini menjadi sesuatu yg musykil.. Mungkin yang lebih bersalah adalah rakyat yg telah memilih pemimpin tanpa pertimbangan yang matang, hanya semata-mata terpesona dengan penampilan fisik seseorang. Mungkin perlu semacam penyadaran bahwa memilih pemimpin bukan lah memilih kontestan Indonesian Idol. Salam --- On Fri, 9/5/08, Aji Dedi Mulawarman <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote: From: Aji Dedi Mulawarman <[EMAIL PROTECTED] co.id> Subject: Re: [ekonomi-syariah] gas naik karena jual ke cina murah!!! To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Date: Friday, September 5, 2008, 11:39 AM ini bukan masalah yang salah itu sby atau mega. yang bertanggung jawab dan mempunyai andil besar adalah PURNOMO YUSGIANTORO yang selama tiga presiden sebagai menteri energi. dan kebetulan juga SBY juga mantan menteri energi. dan kebetulan juga mereka berdua adalah anggota BIMASENA, club yang anggotanya para pengusaha energi (perusahaan energi luar negeri yang beroeprasi di indonesia seperti exon indonesia dan perusahaan dalam negeri)dan para pejabat (dan ex) energi. hehehe... jadi negosiasi bisnis gas dilakukan di mana dan oleh para siapa? hehehe On 03 Sep 08, at 19:45, dody gere wrote: Kalau informasi seperti dibawah tadi sudah valid pak, dalam artian semua orang sudah tahu. Permasalahannya hanyalah saling lempar tanggung jawab antara pimpinan kabinet dan anggotanya. Salam... --- On Wed, 8/27/08, addin alfatih <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: addin alfatih <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [ekonomi-syariah] gas naik karena jual ke cina murah!!! To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Date: Wednesday, August 27, 2008, 11:27 AM Mohon maaf, bisa disebutkan sumber informasinya secara lengkap ? Terima Kasih --- On Wed, 8/27/08, Dodik / Mariati <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: Dodik / Mariati <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: [ekonomi-syariah] gas naik karena jual ke cina murah!!! To: [EMAIL PROTECTED] com Date: Wednesday, August 27, 2008, 9:35 AM Harga gas naik terus karena jual ke Cina terlalu murah, dimanakah keadilan di negara ini???? Jakarta - Pernyataan Wapres Jusuf Kalla bahwa kontrak LNG Tangguh pada masa Presiden Megawati karena lobi-lobi dansa membuat kupingnya panas. Megawati pun tak terima pada tudingan JK tersebut. Mega menegaskan kontrak LNG Tangguh merupakan kebijakan pemerintah yang di dalamnya ada JK dan SBY sebagai menterinya. "Bilang sama Pak Kalla, beliau juga ada di situ sama SBY," kata Mega menanggapi tudingan Kalla usai pembukaan pelatihan kader perempuan PDIP di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2008). Mega tak berkomentar saat para wartawan mencecar apakah siap jika kasus penjualan LNG Tangguh diinvestigasi karena diduga penjualan itu merugikan negara karena dijual terlalu murah. Pada 24 Agustus lalu, JK meminta DPR mengusut penjualan LNG Tangguh ke Fujian, Cina. Menurutnya, itu adalah kontrak paling jelek selama ini. Selain itu JK juga menilai lolosnya penjualan LNG Tangguh akibat lobi dansa mantan presiden Cina Ziang Zemin sehingga Cina dapat membeli gas Indonesia dengan harga murah. Kontrak yang diteken Presiden Megawati pada 2002 itu hanya mematok harga 3,3 dolar AS per juta british thermal unit (MMBTU) dan berlaku selama 20 tahun. Menurut Kalla, nilai kontrak ini sangat jauh di bawah harga pasaran internasional LNG saat ini, yaitu sekitar 20 dolar AS per MMBTU.(
