bunga di amerika memang sudah kecil tp yg skrg bikin hancur kan bukan karena besaran bunga, tp karena gaya buble ekonomi mereka : bikin uang seenaknya, bikin pinjaman terus dijaminkan utk bikin pinjaman lagi dan lagi dan lagi
CMIIW :D On 12/19/08, budi darmawan <[email protected]> wrote: > Assalamualaikum Wr.Wb > > Kiyai nya jago banget.. santrinya sayangnya modal semangat doang !! he he he > > Mestinya pak kiyai tau, kalo ekonomi Amerika dan jepang saat ini sudah > mengarah ke suku bunga 0 %. Artinya sistem ekonomi islam (entah diakui atau > tidak) telah dapat mereka terima . > > Bukankah ekonomi islam bertolak pada tiga pokok besar : > 1. Anti Judi > 2. Anti Bunga/Riba > 3. Maksimalisasi Zakat > > Tidak perlulah (dalam jangka pendek) negara-negara eropa dan Amerika > mengakui Sistem ekonomi Islam sebagai sebuah bentuk sistem ekonomi, asalkan > sistem nilai yang termuat di dalamnya mereka amalkan. > > Apalah arti semua nama .. dibandingkan subtansinya,, bukan begitu pak kiyai > ?! > > Wallahualam... > > > --- Pada Kam, 18/12/08, heri sudarsono <[email protected]> > menulis: > > Dari: heri sudarsono <[email protected]> > Topik: [ekonomi-syariah] Maaf, kapitalis belum akan hancur > Kepada: [email protected] > Tanggal: Kamis, 18 Desember, 2008, 10:26 AM > > > > > > > > > > > > Maaf, kapitalisme belum akan hancur > > > Kyai Fulan duduk di teras Pondok bersama 3 santrinya; > > Santri 1: > "Mundurnya ekonomi kapitalis menjadi kesempatan bagi ekonomi Islam untuk > maju, Kyai" > > Kyai Fulan : > "Memang maju mundurnya ekonomi Islam tergantung ekonomi kapitalis... apa > memang begitu....mundurnya ekonomi Islam karena majunya ekonomi kapitalis?" > > Santri 2 > "..... Loh, benar Kyai...tenggelamnya ekonomi Islam pada abad 15- 19 M > dikarenakan kekuasaan kapitalis... ... dan dulu pada abad 7 sampai 12 M, > ekonomi Islam jaya.....!" > > Kyai Fulan: > "Apa tidak salah kalau kamu bilang majunya ekonomi Islam karena mundurnya > kapitalis pada waktu itu...... sedangkan kapitalisme seperti Amerika dan > teman-temannya belum ada pada abad 7-12 M lalu.... > > Santri 3: > "Yang jelas kyai....runtuhnya kapitalisme membuktikan kemenangan ekonomi > Islam" ......" > > Kyai Fulan: > "....kapan ekonomi Islam dan kapitalisme perang.....memangny a masalah > ekonomi di Amerika saat ini karena serangan ekonomi Islam.....kapan mereka > berhadapan.. ..dan kriteria kemenangan ekonomi Islam apa yang kamu > maksudkan?" > > Santri 2: > "...yang jelas....kapitalis jatuh dan ekonomi Islam tetap jaya...." > > Kyai Fulan: > "....mengapa kalau kamu bicara tentang ekonomi Islam selalu kamu hadapkan > dengan ekonomi kapitalis... .sampai akhirnya tidak kamu sadari bahwa > kapitalis menjadi tolak ukur bagaimana kamu membangun ekonomi Islam > mu....kapitalis menjadi standar pedoman bagaimana membuat ekonomi Islam mu > maju....karena segala sesuatu tentang ekonomi Islam selalu kamu > banding-bandingkan dengan kemajuan ekonomi kapitalis yang selalu tidak lepas > dari pemikiranmu. ...aku jadi kuatir lama-lama kapitalis menjadi poros dari > segala perbandingan dalam menentukan arah hidupmu..... .....!" > > Santri 1: > "Tidak mungkin.Kyai. .....kapitalisme akan hancur ........." > > Kyai Fulan: > ".....Kapitalis menghadapi berbagai kritikan sejak lahirnya ........ Adam > Smith (1723-1790) di kritik oleh Kark Mark (1818-1883). ...namun kemudian > kapitalis berhasil beradaptasi dengan Kritik Mark melalui pemikiran > Friedrich List (1789-1846). ....sampai akhirnya krisis ekonomi pada tahun > 1929 melahirkan kritik atas kapitalis, oleh J.M Keynes (1883-1946) pada > tahun 1936......dan lagi kapitalis mampu melakukan evolusi dalam > pemodelannya. .....sampai akhirnya tumbuh ekonomi heterodok, seperti ekonomi > Institusionalis, ekonomi Australian, ekonomi Feminis, ekonomi Geselian, > ekonomi Post-Keynes, ekonomi Sraffia, ekonomi Complexity dan lain-lain > yang mengkritik kapitalisme. ..... > > Santri 2: > "............ ......... ......... ......... ..." > > Kyai Fulan: > "...Kapitalisme yang kau kenal di negara-negara Barat telah beradaptasi > dengan kondisi ekonomi di mana kapitalis itu hadir di negara penerimanya. > ...maka kapitalis telah melakukan transformasi dalam berbagai > bentuk...kapitalism e telah berkolaborasi dengan berbagai kenyataan di > berbagai negara....seperti model F. List (1789-1846) yang mengkolaborasikan > kapitalisme dengan negara (state capitalism) seperti negara-negara Asia > Tenggara, dalam bahasa Yoshihara Kunio sebagian kapitalisme negara Asia > Tenggara adalah kapitalisme semu (ersatz capitalism). ...muncul juga sistem > kapitalisme model Adolf Wagner (1890-1944), kapitalisme dengan pengaturan > alokasi dana-dana pemerintah atau welfare state....ada juga yang sistem > ekonomi yang dikuasai negara tetapi memberi tempat bagi pasar untuk berkuasa > (market socialism) seperti di Cina...Robert Ozaki (1991) juga > meindentifikasi adanya ide-ide kemanusiaan di dalam kapitalisme (human > capitalism) yang di praktekkan di > Jepang...." > > Santri 3: > "....Tapi itu semua adalah kapitalis, Kyai!!!". > > Kyai Fulan: > "....Rasulullah sendiri pernah mempercayakan pasar untuk menentukan harga > ...itu salah satu ciri kapitaliskan? .......saat penduduk Madinah datang > kepada Rasulullah SAW untuk menurunkan harga gandum, namun Rasululllah > menolak (HR.Abu Daud)..... Menurut Ibnu Qudamah al-Maqdisi... tingginya > harga gandum pada waktu itu disebabkan pedagang gandum tersebut di rampok > ketika mendatang gandum dari luar Madinah sehingga mengalihkan nilai > kerugian perampokan tersebut pada harga gandum yang di jual di pasar... Di > lain waktu Rasulullah juga menentukan harga-harga. ...harga pohon yang > dahannya sampai di rumah tetangga..harga budak juga di tentukan.... juga di > masa khulafaurashidin..... Umar sampai merampas lahan milik Bilal untuk > negara karena tidak ditanami selama 3 tahun walaupun Bilal mempertahankan > tanah hadiah dari Rasulullah itu. ...harga di masa Rasulullah dan di masa > Khulafaurahidin, seperti Umar bin Khattab bukan karena kapitalisme atau > sosialisme.. > ...tetapi, kebijakan ekonomi yang dikeluarkan adalah untuk kemaslahatan > umat...!!!." > > Santri 2: > "..Amerika hancur...kapitalism e juga runtuh kyai......" > > Kyai Fulan: > "Kamu selalu mengindentikkan Amerika itu dengan kapitalisme. ... kamu selalu > berusaha mencari cara supaya Amerika itu hancur...karena kamu maknai > hancurnya Amerika hancur juga kapitalisme. ..... kapitalisme sebagai musuh > hidupmu dengan menyederhanakan kapitalis dalam sebuah lembaga/negara Amerika > adalah kapitalisme itu....kamu mempersempit pandangan hidupmu dengan menilai > hancurnya kapitalisme adalah hancurnya Amerika.... Amerika yang menjadi > simbol kebencianmu.......tetapi kamu tidak sadar bahwa diam-diam kapitalisme > telah menjadi pemahaman baru dalam sikap ekonomi di negaramu!!!." > > > Santri 3: > "Tidak mungkin!!!" > > > Santri 1: > "Mustahil!!!" > > "........kapitalisme telah menjadi nafas dalam tata pergaulan dengan > sesamamu.... kapitalisme telah menjadi acuan dalam menentukan nilai-nilai > dalam etikamu....kapitali sme telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan > dari berbagai alasanmu untuk melakukan sesuatu.... lihat di negaramu.... > sistem pendidikan didasarkan sistem kapitalis... ..kau bisa masuk sekolah > yang bermutu bukan didasarkan atas otakmu tetapi didasakan atas berapa besar > nilai uang yang kau berikan... .lihatlah sistem kesehatan di negerimu > bercumbu mesra dengan sistem kapitalis... ...kau bisa mendapatkan pelayanan > kesehatan yang baik bukan berdasarkan atas kualitas sakitmu tetapi berapa > berat isi kantongmu... . lihat lembaga negara yang bersetubuh dengan sistem > kapitalis... .kau menjadi pegawai bukan karena kemampuanmu tetapi > berdasarkan besarnya sogoan kepada aparat yang menjadikan pegawai di > negaramu.... semua di dasarkan proses keseimbangan antara fungsi permintaan > dan penawaran... > ...apapun yang kamu bisa dijualbelikan di jualbelikan. ..apapun yang ada > pembeli kau jual........ .tidak hanya makanan, pakaian, sepeda motor, mobil > atau rumah.... kalau harga diri ini bisa dijual, kamu jual juga!!!.... > > Santri 2: > ".....ehmmm mmm" > > Kyai Fulan: > "....Dalam memperjuangkan ekonomi Islam, kamu juga tidak lepas dengan > keseimbangan permintaan dan penawaran itu........bank syariah selalu kamu > kritisi dengan membandingkan bank konvensional karena alasan keuntungan > yang akan mengisi kantongmu... tinggin margin pembiayaan bank syariah dari > pada tingkat bunga selalu menjadi dalih penghindarmu. ...keuntungan besar > menjadi orientasimu. ...laba tinggi telah menjadi motivasimu.. pragmatis > menjadi sikapmu...opportuni s menjadi haluanmu.... !!!" > > Santri 3: > "......Kyai.. ..". > > Kyai Fulan: > "...Lihat, kapitalis menjadi komponen penting penentu kebijakan > pemerintahmu. ...kapitalisme menjadi variabel yang tidak terpisahkan dari > segala unsur dalam kampanye tentang kesejahteraan di negaramu.... > .kapitalisme menjadi ikon penting untuk menarik investasi besar di negara > mu.....dan bisa kamu lihat .peran negara atas kesejahteraan dilumpuhkan. > ..kekuasan pemerintah atas pelayanan masyarakat dikerdilkan. > ....kemaslahatan dipeti-eskan. ...peran pasar telah dikuasakan..... dan > dengan terang-terangan uang telah di tuhankan.... !!!" > > > Santri 1: > "...K... Ki....Kyai.. ......... ......... ......... ......... ......... > ......... ........." > > Kyai Fulan: > "....Berapa besar kemaslahatan yang diterima masyarakat karena tumbuhnya > ekonomi Islam yang kau sebutkan tadi........ berapa besar peran ekonomi > Islam tersebut mengeser kekuasaan laten kapitalis dalam kehidupanmu. > ......... sampai kamu tidak sadar bahwa kapitalis telah menjadi batal, > guling dan selimut di kamar kehidupanmu...... sehingga kamu tidak sadar > bahwa sistem ekonomi Islam yang kau maksudkan itu tidak bersentuhan dengan > usaha untuk mengeser kapitalisme. ... tetapi semakin memberikan tempat bagi > tumbuhnya kapitalisme di negaramu untuk mengunakan wajah baru...!!!" > > Santri 1, 2, dan 3: > "...Ti....ti. ...tidak mungkin !!!!!" > > Wallahu a'lam > > > Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. > Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! > > > > > > > > > > > > > > > > > ___________________________________________________________________________ > Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru. > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan > @rocketmail. > Cepat sebelum diambil orang lain! > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
