Sebagai bagian dari upaya [1] menyempurnakan kurikula pendidikan tinggi Ekonomi
Islam, dan [2] memantapkan keyakinan Depdiknas akan eksistensi program studi
Ekonomi Islam, kami (Laboratorium Ekonomika dan Bisnis Islam, Fakultas
Ekonomika dan Bisnis UGM) akan menggelar lokakarya bertajuk "Analisis,
Kebijakan, dan Model Makroekonomi Dalam Perspektif Islam".
Berkenaan hal di atas, dengan ini kami mengundang Bapak untuk turut
berperanserta dalam lokakarya tersebut yang, insya Allah, akan kami
selenggarakan pada:
Hari, tgl`: Rabu, 20 Mei 2009
J a m : 08.0017.00 WIB
Tempat : Ruang Audio-Visual, Gedung FEB UGM,
Kampus Bulaksumur, Yogyakarta
Agenda : Lokakarya (lihat Rerangka Acuan, terlampir).
Ketua LEBI FEB UGM
Dumairy
DASAR PEMIKIRAN
Kajian ekonomi menurut Islam dan praktik bisnis berdasarkan prinsip syariah
dewasa ini tidak lagi merupakan keniscayaan, melainkan sudah menjadi kenyataan
dan semakin marak. Lembaga ekonomi dan produk-produk bisnis islami bermunculan
dan tumbuh di berbagai belahan bumi, bahkan di tengah masyarakat nonmuslim.
Begitu pula pelatihan dan pendidikan yang menyiapkan tenaga-tenaga untuk itu.
Di kancah akademis, kajian-kajian ilmiah mengenai konsep ekonomi Islam juga
terus bergulir dan kian mendalam.
Perkembangan kajian konseptual perihal ekonomi Islam, sayangnya, masih belum
berimbang; dalam arti masih terdominasi oleh kajian di satu sisi dan
terkonsentrasi pada aspek tertentu. Sebagian besar kajian selama ini masih
berada di ranah mikroekonomi dengan sorotan terfokus ke aspek (lembaga dan
produk serta transaksi) keuangan, utamanya perbankan. Teori-teori di ranah
mikroekonomi dan model-model keuangan islami sudah relatif mapan, sepesat
perkembangan praktiknya. Akan tetapi, di lain pihak, kajian di ranah
makroekonomi masih belum memadai. Berbagai survei literatur ekonomi Islam
(misalnya: Kurshid Ahmad [1995] dan Ibrahim M. Oweiss [2003]), mengungkapkan
betapa masih langkanya kajian makroekonomi yang integral-komprehensif dalam
perspektif Islam.
Menanggapi kekurangan ekonomi Islam secara konseptual sebagaimana dipaparkan di
atas, Laboratorium Ekonomika dan Bisnis Islam (LEBI), Fakultas Ekonomika dan
Bisnis UGM, berencana menggelar sebuah lokakarya bertajuk "Analisis, Kebijakan,
dan Model Makroekonomi Dalam Perspektif Islam". Lokakarya dilaksanakan secara
eksklusif dan intensif, dalam arti peserta terdiri dari hanya peserta undangan
dalam jumlah terbatas, dipilih di antara pemuka ekonomi Islam yang berkepakaran
ranah makroekonomi. Hal ini dimaksudkan agar diskusi mengerucut ke isu pokok
lokakarya sehingga membuahkan hasil maksimal.
TUJUAN
Lokakarya ekslusif-intensif sehari suntuk ini bertujuan untuk:
1. Merangkum teori dan model serta praktik dan kebijakan makroekonomi
menurut perspektif Islam, sehingga dapat dirumuskan rerangka teoretis model
makroekonomi islami yang integral dan komprehensif.
2. Menyusun jabaran materi matakuliah berbasis-makroekonomi
(Macroeconomics, Public Economics, Monetary Economics, International Economics,
Development Economics, dan yang serumpun) dalam kurikula Program Studi "Ekonomi
Islam" pada jenjang pendidikan tinggi umum atau non-keagamaan (D3, S1, S2, dan
S3).
PESERTA
Sekitar 25-30 orang diundang untuk berperanserta aktif dalam lokakarya ini.
Semua peserta adalah narasumber. Kecuali narasumber utama yang memang harus
memaparkan makalah utama, semua peserta datang ke lokakarya dengan berbekal
makalah penunjang/pelengkap (supporting/complementary paper).
PELAKSANAAN
Lokakarya akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2009, bertempat di
Gedung Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Kampus Bulaksumur, Yogyakarta.
KEWAJIBAN PESERTA
1. Mengkonfirmasi kesediaan untuk mengikuti lokakarya setelah menerima
berkas ini atau setelah menerima undangan. Undangan disampaikan hanya secara
elektronis melalui sms atau/dan e-mail; baik langsung oleh Panitia (LEBI
FEB-UGM) ataupun tidak langsung melalui sejawat yang juga turut diundang.
Konfirmasi kehadiran disampaikan kepada (salah seorang):
Dudy RD 0812 2770 680 [email protected]
2. Memandirikan keperluan keuangan ke dan di serta dari Yogyakarta.
3. Menyiapkan makalah pendukung setebal seperlunya berupa (salah satu):
a. ikhtisar teori atau model makroekonomi Islam oleh ekonom tertentu;
b. contoh praktis kebijakan makroekonomi Islam yang pernah diterapkan di
sebuah negara tertentu (sesudah tahun 1900);
c. gagasan awal (pemikiran dasar) tentang model makroekonomi yang islami;
d. daftar literatur yang ditulis/terbit sesudah tahun 2000 yang dapat dan
relevan diacu untuk penyusunan silabi mata kuliah Makroekonomi dan mata kuliah
lain yang berbasis-makroekonomi;
e. usulan silabi (jabaran topik/materi) mata kuliah Makroekonomi dan mata
kuliah lain yang berbasis-makroekonomi.
4. Memasyarakatkan hasil lokakarya di kalangan sejawat, menerapkannya
dalam pengajaran, dan membentuk kelompok kecil di lembaga/kota masing-masing
untuk mengembangkan dan menyempurnakannya.
AGENDA
07.30 08.00 Pendaftaran Ulang
08.00 08.15 Pembukaan
08.15 10.30 Sesi Pertama, sidang pleno
Landasan Ideal Makroekonomi dalam Perspektif Islam:
muatan moral/etika, kelembagaan, dan kearifan lokal
10.30 11.00 jeda pagi
11.00 12.00 Sesi Kedua, sidang pleno
Pidato Kunci oleh Mendiknas
12.00 13.00 Ishoma
13.00 15.30 Sesi Ketiga, dua komisi bersidang paralel
Komisi A:
Jabaran Praktikal Makroekonomi dalam Perspektif
Islam: bangunan teori dan model grafis/matematis
Komisi B:
Rancangan Materi Matakuliah Berbasis-Makroekonomi
dalam Kurikula Program Studi Ekonomi Islam
15.30 16.00 jeda sore
16.00 16.30 Sidang Pleno Perangkuman Hasil Lokakarya