Dana APBN yang mencapai Rp. 1.000 triliun belum terasa manfaatnya bagi
pengentasan kemiskinan. Akses masyarakat kepada berbagai sektor dasar
seperti air bersih, kependudukan, kesehatan, pendidikan semakin sulit
untuk dijangkau. 

Bahkan beberapa dana sektor dasar seperti
kesehatan yang mencapai kisaran Rp. 20 triliun masih kalah besar dengan
porsi anggaran pemerintah untuk membayar hutang luar negeri yang
mencapai Rp. 162 triliun. Pemanfaaatan dana filantropi berbasis
keagamaan seperti zakat didengungkan dapat menjadi alternatif
pembiayaan bagi masyarakat tidak mampu untuk dapat mengakses beberapa
sektor dasar.

Muncul pertanyaan, sebenarnya seberapa jauh peran
dan dampak yang dihasilkan oleh zakat bagi sektor pengentasan
kemiskinan? Bagaimana efektifitas pengelolaan dari dana zakat yang
selama ini telah berjalan? Bagaimana metodologi dan cara mengukur
dampak zakat tersebut kepada pengentasan kemiskinan? 


--------

kami mengundang saudara-saudara sekalian pada diskusi tersebut yang digagas 
oleh IMZ. GRATIS!

Narasumber:
Irfan Syauqi Beik (Akademisi Ekonomi Syariah)


Waktu dan Tempat:
Jumat, 9 April 2010, Pukul 14.00-16.00
Gedung IMZ ruang pertemuan lantai3
Komplek CIputat Indah Permai A-12
Jl. Ir. Juanda no. 50, Ciputat

Untuk reservasi dapat menghubungi,

CP: Panji (08568716565). 

TEMPAT TERBATAS

terima kasih

-- 
Salman Al Farisi
Indonesia Magnificence of Zakat (IMZ)
www.imz.or.id


      Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari 
email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke