Assalam alaikum wr wb
Dear All,
Sekedar pertanyaan atau jika dipikir agak silly juga,
Bisakah pooling di perbankan syariah dilakukan secara terpisah dengan dasar
klasifikasi/pembagian funding cost ...? Sehingga:
1. Agar teragregasi sumber dana yang murah dan sumber pendanaan yang mahal;Akan
di dapat besaran dari masing-masing pooling fund dengan biayanya.
2. Kemudian sumber dana yang murah digunakan sebagai/untuk pembiayaan yang
murah pula, terhadap sektor tertentu, dan juga tingkat bagi hasil yang moderat,
dan tentunya juga pro kepada kaum lemah yang berpotensi menjadi motor
ekonomi;Sumber dana tersebut bisa diformulasikan ke dalam suatu produk
pembiayaan baru, misal untuk KPR murah gitu (untuk yang membutuhkan).Bahkan,
mungkin bisa dibuat suatu produk tabungan yang dikhususkan penyaluran
pembiayaannya kepada UMKM, untuk memperbesar porsi pooling fund embiayaan ini,
produk tabungan ini kemudian dipasarkan ke segmen-segmen tertentu, misal kepada
NGO-NGO funding, DKM Masjid, CSR perusahaan-perusahaan, dll untuk menyimpan
uang-uang tersebut.
3. Untuk sumber dana yang murah dilempar kepada pembiayaan korporasi dengan
tingkat bagi hasil/marjin yang tinggi pula,
Bagaimana para praktisi...?
Salam hangat....?
--- Pada Kam, 8/4/10, ekonom_ui <[email protected]> menulis:
Dari: ekonom_ui <[email protected]>
Judul: [ekonomi-syariah] Re: BSM PILIH NASABAH PEMENANG HADIAH
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 8 April, 2010, 3:12 AM
Aslm, teman2 seperjuangan rahimakumullah,
selama 8 tahun menggeluti dunia ekonomi syariah dari smenejak di kampus hingga
berkarir, sy sadari betul bahwa idealisme tidak akan terwujud jika tdk ada
strategi dan persatuan.
Mslh di dunia perbankan syrh yg srng disebut2 krg syariah salah satu poin
besarnya karena qt sgt kkurangan dana murah (giro & tabungan). Bukannya bank
syariah tdk mau langsung menerapkan semua idealisme syariah, tp dunia bisnis
memang memiliki "idealimenya" sendiri yg mau tidak mau utk bs tumbuh dan
bertahan, bank syariah harus menyesuaikan (sy pikir kata 'menyesuaikan' lebih
tepat drpd 'mengikuti'.
Sy ambil contoh.
Mengapa bank syrh cenderung berat ke pmbyn murabahah which is not reflect
profit sharing value. Jwbn utamanya krn dana-dana yg digunakan bank syrh utk
melempar ke pmbyan msh didominasi dana-dana deposito nominal besar milik
institusi2 besar yg mereka tdk bpikir syariah atw tdk, yg pntg return tinggi.
Bgmn caranya bank syrh memberi return tinggi, yaitu dgn memberi nisbah khusus
bg mereka yg pd dasarny mengamankan mereka dpt return lbh tinggi drpd bank
konven spy betah nitipin duit di bank syrh.
Akibatnya, portfolio murabahah yg besar mmg sgt mendukung utk menjaga tngkt
imbal hasil Deposito sekaligus selisih yg bs diambil bank. Kalaupun mau nerapin
bagi hasil murni, berarti bank harus bs mencari nasabah yg rela
laba/pendapatannya diambil besar oleh Bank sesuai nisbah yg disepakati dan jg
pny proyeksi laba/pendapatan di masa depan yg sgt baik. Dan itu susah. Kalaupun
dapat, brati itu mmg perusahaan yg pny nama besar dan reputasi sgt baik. Mreka
ga peduli syariah, yg pntg mana yg plng menguntungkan bwt perusahaan. Dan mreka
jg adlh incaran bank2 konven besar.
Lantas bgmn bank syrh bs mengambil untung kalau bagi hasil yg diberikan ke
dominan nsbh sgt besar (sbalikny bg hasil yg diambil bank kecil), dgn
menerapkan bagi hasil murni di pembiayaan, pdhl bank syrh jg harus menggaji
karyawanny, mmbyr sistem & jaringan, kantor, promosi di seminar2, biaya2 dll.
Apa mgkn bank syrh pasrah saja dapat berapapun dari pembiayaan?
Teman2 yg masih belum terjun ke dunia praktisi, silahkan saja jwb : Ya. Tp
percayalah, kalau mau bgtu adanya maka bank syrh akan perlahan2 bunuh diri krn
byk karyawan yg frustasi kkurangan nafkah u/keluarga (smntara tawaran gaji di
konven jauh lbh menarik), kkurangan laba u/pengembangan, tdk ada dana
u/mensponsori kegaiatn2 ekonomi syrh, dll.
Jd bgmn caranya :
yaitu PERBESAR PORSI DANA MURAH.
Dgn dana murah yg dominan (>50% DPK), maka bank syrh jauh leluasa utk
menentukan ekspektasi pendapatan dr pembiayaan, dan lebih leluasa utk
menerapkan skema bagi hasil di pmbyaan tnp tekanan o/deposan2 besar. Sygny skrg
yg pny itu smw adlh bank2 konven besar, yg mereka ga pduli dgn skema bagi
hasil, bla bla bla.
Apa kita bs bilang, kalau bgtu tingkatkan fasilitas tabungan..? Smp kapan bank
syrh akan bs mengejar bank konven...? Bayangkan saja, LABA bank mandiri 2009 Rp
7 T, nilai ini msh lebih besar bahkan dari ASET BNIS dan BMS yg mrpkn peringkat
ke-3 dan ke-4 di industri. Qt msh terus tertatih2, smntara bank konven asyik
berlari. Nsbh komplain, krn dgn uang Rp 100juta di tabungan, mreka pny
ksempatan dpt mobil Lexus atw BMW di bank konven. Akibatny krn ga ada hadiah,
mreka tempatinlah di deposito bank syrh ketimbang tabungan, trus minta nisbah
yg tinggi.
Qt pikirkan jg nsbh2 kecil, tp bisnis butuh yg besar utk berkembang. Sbgmn
da'wah rasul btuh dukungan pengusaha2 kaya utk berperang. Dan rasul memiliki
pendekatan spesial utk mreka bukan dlm arti mengesampingkan kaum papa.
Jgn anda msh pny rekening konvensional dgn saldo lbh besar dr rekening syrh,
lantas berdalih sy butuh fasilitas bank konven. Apa iya anda btuh dana sbesar
itu di bank konven..?
Menabunglah dan tingkatkan saldo tanpa harus memikirkan hadiah. Dan tingkatkan
terus saldonya. Itu sdh sgt membantu bank syariah.
Salam
Kindy Miftah
Pengamat dan Praktisi Perbankan Syariah
Alumni FEUI
--- In ekonomi-syariah@ yahoogroups. com, "Andri Salman" <asalman971@ ...>
wrote:
>
> Rosulullah SAW pernah mengundi istri2nya untuk menyertainya dalam suatu
> perjalanan.
>
> -----Original Message-----
> From: sili...@...
> Date: Thu, 1 Apr 2010 03:49:25
> To: <ekonomi-syariah@ yahoogroups. com>
> Subject: Re: [ekonomi-syariah] BSM PILIH NASABAH PEMENANG HADIAH
>
> Maaf, sebagai orang awam, tanya dong; kalo hadiah gitu bukannya kuat unsur
> gamblingnya?
> Salam,
>
>
> Silih Agung Wasesa
>
>
> Sent from AsiaPR HeadOffice
>
> -----Original Message-----
> From: siti darojah <darojahsri@ ...>
> Date: Wed, 31 Mar 2010 02:43:12
> To: <ekonomi-syariah@ yahoogroups. com>
> Subject: Re: [ekonomi-syariah] BSM PILIH NASABAH PEMENANG HADIAH
>
> Â
> Assalamualaikum pak Ryan dan teman teman semua,
> Â
> Â
> Kami mohon maaf bahwa daftar pemenang BSM Gelegar Hadiah memang belum
> ditayangkan di situs BSM www.syariahmanadiri .co.id. Hal itu karena BSM
> masih melakukan verifikasi data menunggu seluruh cabang selesai memeriksa
> daftar nama pemenang dan nomor rekeningnya.
> Manajemen BSMÂ khawatir ada karyawan atau keluarga karyawan yang masuk dalam
> daftar. Atau ada rekening milik perusahaan yang masuk mengingat hadiah ini
> diperuntukkan bagi individu perseorangan. Kami harap semua nasabah menunggu
> sambil verifikasi selesai dilakukan.
> Â
> Terimakasih
> ency siti darojah
> Demikian, Â
>
>
> --- On Tue, 3/30/10, ryan_oke <ryan....@.. .> wrote:
>
>
> From: ryan_oke <ryan....@.. .>
> Subject: Re: [ekonomi-syariah] BSM PILIH NASABAH PEMENANG HADIAH
> To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
> Date: Tuesday, March 30, 2010, 9:53 AM
>
>
> Â
>
>
>
> > Assalamualaikum,
>
> Wa'alaikumsalam
>
> > Rekan-rekan alhamdulillah tadi pagi BSM telah memilih nasabah yg
> > memenangkan hadiah BSM Gelegar Hadiah. Ada 10 toyota Avanza, sepeda motor,
> > umrah, dll hadiah yg diperuntukkan bagi nasabah yg telah meningkatkan saldo
> > tabungannya.
>
> Di http://syariahmandi ri.co.id/ belum ada informasinya.
>
> --
> ryan_oke
> http://ry.web. id/
>
Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer