Mungkin sebaiknya bank-bank Islam atau orang yang memiliki pengalaman baik dengan bank syariah mulai menuliskan/membagi pengalamannya di milis ini biar memenuhi prinsip cover both side. Walau kekurangan itu tetap ada, dengan sedikit usaha untuk berkomunikasi dan menjelaskan dan juga memperlihatkan pengalaman baik dengan bank syariah, maka pengalaman-pengalaman buruk yang cenderung menampakkan bahwa bank syariah itu lebih buruk dari konvensional, bisa dinetralisir, tanpa menafikan keluhan-keluhan yang ada dari nasabah tentunya. Kemudian, usaha konstan untuk mengurangi eksposure perbankan syariah terhadap sistem ribawi ini, juga harus terus dijalankan, sehingga cap marjin pembiayaan syariah yang lebih adil dari sistem bunga, secara bertahap bisa dijalankan. Go bank syariah...
--- Pada Rab, 14/4/10, Hendri Azwar <[email protected]> menulis: Dari: Hendri Azwar <[email protected]> Judul: Re: [ekonomi-syariah] Re: {FoSSEI} Trs: [mediacare] Bank Syariah, Ada Apa Dibalik Kerudung Nan Cantik? Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 14 April, 2010, 7:28 AM Assalaamu'alaikum W.W. Mas Teddy mungkin saya bisa ceritakan sedikit tentang proses transfer yang sebenarnya antar mata uang yang berbeda : Setiap bank yang telah termasuk kategori bank devisa mempunyai rekening di bank asing di luar negri untuk mata uang tertentu (biasanya ini mata uang yang terkenal spt USD,YJP,SGD dll) seperti sebuah bank syariah di indonesia yang saya tahu punya rekening untuk USD di UBOC (Union Bank Of California), begitu juga tentunya tentunya untuk bank di Malaysia punya rekening tersendiri pula yang bisa sangat mungkin bank tempat membuka rekeningnya berbeda dengan bank syariah yang saya maksud tadi. Bank tempat menyimpan dana di Bank Luar Negri ini sering disebut Bank Nostro. Proses transfer antar mata uang (internal bank) pada dasarnya adalah perintah kepada Bank Nostro untuk memindahkan sejumlah uang kepada Bank yang dituju. Permasalahan yang sering terjadi adalah bank yang dituju sering kali tidak dikenal oleh pihak Bank Nostro baik karena itu banknya sendiri tidak terkenal ataupun bank nostro dari bank tujuan tersebut tidak diketahui. Kalau hal ini terjadi maka bank diluar negri tersebut berulangkali mencoba mentransfer ke bank lain (diluar negri) yang mungkin merupakan bank nostro dari bank yang dituju. Jadi prosesnya tidaklah semudah melakukan transfer misalnya dalam rupiah di Indonesia yang hanya akan melibatkan Bank Indonesia sebagai Perantara. Untuk mengatasi hal ini mungkin pihak keluarga Mas di Indonesia bisa menanyakan kepada Bank tujuan di Indonesia Kode SWIFT dari Bank tersebut. Kode ini berlaku dan dikenal secara Internasional untuk bank yang berkategori Bank Devisa. Jadi ini sekaligus akan memutus rantai ketidaktahuan akan Bank yang dituju oleh pihak Bank Nostro. Untuk penutupan rekening saya kira tidaklah semudah penutupan rekening seandainya transfer tidak dilakukan, karena pihak bank di Malaysia akan memberikan perintah pembatalan transfer ke Bank Nostronya dan seandainya pihak bank nostro tersebut telah melakukan transfer pula ke Bank lain di luar negri tentunya akan memberikan perintah pembatalan transfer pula. Jadi Mas untuk kemudahan dikemudian hari mas pastikan dulu SWIFT Code dari bank tujuan di Indonesia. Satu lagi Mas jangan terlalu cepat menjustifikasi sesuatu karena bisa jadi hal tersebut karena ketidaktahuan kita. Begitu juga dengan masalah kredit (Pembiayaan - Bank Syariah) setiap bank punya aturan tersendiri. Bank Syariah yang baik akan sangat hati2 untuk meluluskan permohonan pembiayaan agar jangan sampai menyalahi aturan syariah. Bank Syariah akan memastikan dulu adanya objek barang yang dipertukarkan (Murabahah) ataupun objek/proyek yang akan di biayai (Musyarakah dan Mudharabah). Di banyak bank syariah skim yang digunakan lebih banyak menggunakan Murabahah dan yang paling pas untuk hal ini apa yang kita kenal selama ini sebagai kredit konsumtif dan biasanya prosesnya akan lebih cepat kalau dilakukan secara kolektif misalnya beberapa orang karyawan perusahaan yang sama. Hal ini terjadi karena rumitnya permasalahan bagi hasil yang tentunya mencakup aspek kejujuran dan akuntabilitas. Di sebuah bank Syariah yang booming 2 tahun terakhir ini dengan kredit Mikronya untuk kredit modal kerja mereka menggunakan skim Murabahah yang kalau menurut saya skim yang tepat adalah Musyarakah. Kalaupun akan menggunakan Murabahah + Hawalah (maaf kalau salah) haruslah pihak Bank mengetahui dengan Pasti barang yang akan dibeli baik itu jenisnya merek kwalitas dan kwantitasnya. Untuk hal ini biasanya calon debitur memberikan semacam Rencana Anggaran Pembiayaan (RAB) sebelum pembiayaan itu dicairkan. Kesalahan yang saya dengar dari mantan karyawan di Bank Syariah tersebut adalah RAB tersebut diberikan pihak debitur setelah barang2 tersebut di beli oleh debitur setelah dilakukan pencairan pembiayaan. Jadi Mas kita harus memahami terlebih dahulu poses dan aturan yang berlaku di Bank tersebut. Dan saya lihat proses pelayanan di Bank Syariah semakin hari makin menunjukkan perkembangan kearah yang positif, Jadi bukan hanya menampilkan cewek2 Cantik di balik kerudung seperti yang mas katakan tapi juga pelayanan yang terbaik sesuai dengan aturan syariah. Semoga bermanfaat dan semoga Bank Syariah Makin Berkembang lebih pesat lagi. Wassalam --- On Mon, 4/12/10, Reza Baizuri <angelia.hanifah@ gmail.com> wrote: From: Reza Baizuri <angelia.hanifah@ gmail.com> Subject: Re: [ekonomi-syariah] Re: {FoSSEI} Trs: [mediacare] Bank Syariah, Ada Apa Dibalik Kerudung Nan Cantik? To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Date: Monday, April 12, 2010, 9:08 PM Mas, cerita aja nama banknya. Biar tak ada prasangka dari kami semua yg membaca sehingga men-generalisir bank syariah itu brengsek semua. 2010/4/11 <achmad.khalil@ gmail.com> Dear all, Mungkin inilah salah satu bentuk evolusi bank syariah menuju kondisi yang ideal melebihi ekspektasi nasabah. Banyak aspek yang mempengaruhi pelayanan, diantaranya aspek SDM dan IT. Saya yakin tidak semua bank syariah seperti itu, lagian pilih bank juga perlu kecermatan. Misalnya nih untuk transfer dari malaysia ke indonesia, ada bank muamalat malaysia yang kerjasanma dgn bank muamalat indonesia yg memiliki produk Kas Kilat, transfer dari mly ke indo dlm waktu cepat. Atau CIMB Islamic (malaysia) dgn CIMB Niaga Syariah (indonesia). Sdr Teddy, untuk menumpahkan uneg2 anda seperti itu perlu juga disampaikan ke surat pembaca atau ke bank syariah bersangkutan agar jelas follow up nya. Menurut saya produk dan pelayanan bank syariah semakin baik, daln selama ini saya menggunakan produk tabungan dari 3 bank syariah yg berbeda, semuanya oke. Pilih bank konvensional aja pilih2, nah pake bank syariah juga perlu cermat pilih2 juga. Sekian. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT From: Ahmad Ifham <ahmadif...@yahoo. com> Date: Thu, 8 Apr 2010 20:00:10 -0700 (PDT)To: <fos...@yahoogroups. com>; <ekonomi-syariah@ yahoogroups. com> Subject: [ekonomi-syariah] Re: {FoSSEI} Trs: [mediacare] Bank Syariah, Ada Apa Dibalik Kerudung Nan Cantik? Dear All, Pada kenyataannya memang ada bank syariah yang seperti itu. Dan perlu diketahui bahwa sebagian besar masyarakat ber-bank adalah karena alasan layanan prima (proses cepat & mudah, memanusiakan manusia, jaringan luas, teknologi canggih, dll). Semoga bank syariah bisa memperhatikan kondisi ini. Regards, Ahmad Ifham Sholihin From: Ozzy Mandeaz <mandeazozzy@ yahoo.co. id> To: fos...@yahoogroups. com Sent: Thu, April 8, 2010 6:29:48 PM Subject: {FoSSEI} Trs: [mediacare] Bank Syariah, Ada Apa Dibalik Kerudung Nan Cantik? ----- Pesan Diteruskan ---- Dari: teddy sunardi <teddysunardi@ gmail.com> Terkirim: Kam, 8 April, 2010 13:16:47 Judul: [mediacare] Bank Syariah, Ada Apa Dibalik Kerudung Nan Cantik? http://ekonomi. kompasiana. com/2009/ 07/14/bank- syariah-ada- apa-dibalik- kerudung- nan-cantik/ Ketika Bank Syariah baru mulai bermunculan, orang islam banyak yang pindah bank, dari yang konvensional ke bank syariah. BNI syariah, BRI syariah, Mandiri syariah, Bank Daerah dan semua bank buka cabang yang syariah, walaupun tidak ada hubungan antara bank konvensional dengan syariah bentukan barunya. Ramainya kepindahan itu, mungkin orang berpikir bahwa syariah itu bebas riba dan sebagainya. Bukan itu saja. Bank syariah selalu dihiasi dengan wanita cantik, manis, penuh senyum, raamah tamah, memberi salam, wah wah sangat islami sekali. Tetapi, dibalik itu semua apa yang terjadi sesungguhnya ? Saya sudah mengalami sendiri, pengalaman yang tidak enak, bahkan sangat menyakitkan. Pelayanan bank syariah (di Indonesia) dan bank Islam (di Malaysia), membuat saya merenung, apa begini cara Islam melayani umat? Membuat saya berpikir dua kali untuk menggunakan jasa bank Islam dan bank syariah. Atau, kalau boleh terus terang, saya kapok sekapok-kapoknya menyimpan uang atau menggunakan jasa bank syariah. Ceritanya begini, tanggal 18 juni saya kirim uang lewat bank Islam di Malaysia, tempat saya menyimpan sebagian sisa gaji saya, gaji saya setiap bulan juga masuk ke rekening ini, setiap dua bulan sekali saya kirim uang ke Indonesia. Pada waktu itu saya kirim sudah yang ke sekian kali. Artinya saya sudah sering mengirim melalui bank ini dan tanpa masalah. Tapi celakanya uang itu tak kunjung sampai hingga kemarin dan baru hari ini uang saya dikembalikan, itu pun dalam bentuk cek yang baru bisa cair 3 hari lagi. Kemana nyangkutnya uang itu selama hampir sebulan ? Perlu diketahui, bahwa bank islam di sini bermitra dengan bank syariah di Indonesia (maaf saya tidak sebut nama bank syariah tersebut) Hampir tiap hari saya tanya, tapi saya macam dipingpong terus oleh pihak the so called bank Islam. Hey hey hey… ini bank islam atau bank apa ? Sekali waktu saya tanya, oh uang itu masih nyangkut di Indonesia, esoknya, oh uang itu ada di Kuala Lumpur, esoknya lagi oh uang itu sudah dikirim balik ke Indonesia. Sampai saya sendiri heran dan hilang sudah kesabaran saya. Maka minggu lalu saya tarik semua uang yang ada di bank itu. Pihak bank terkaget-kaget dengan tingkah saya itu. Apa anda pikir saya tidak terperanjat dengan pelayanan yang anda berikan. Dengan kejadian itu (penutupan rekening saya), pihak bank bukannya mempercepat pengembalian uang saya yang menyangkut entah dimana. Saya makin dijadikan bulan-bulanan. sampai saya berpikir ini bank Islam cuma nama saja. Katanya proses pengembalian uang itu 24 jam, tapi yang terjadi hampir sebulan. Apakah Islam seperti itu ? Saya sudah rugi waktu, bolak balik ke bank menanyalkan nasib uang saya itu, rugi biaya transport bolak balik ke bank islam itu, rugi karena pelayanan yang kurang memuaskan. Anak istri juga terpaksa berhemat, akibat kiriman yang terlambat. Mau pinjam ke keluarga, dimana letak maluku ? Katanya suaminya kerja di luar negeri kok masih utang ? Akhirnya saya minta bantuan pihak universitas tempat saya kerja untuk menyelesaikan ini. Terdengar di seberang sana, sang Manager minta maaf berulang-ulang. Apa gunanya minta maaf tanpa perubahan tingkah laku, kata saya kepada pihak universitas. Ini pengalaman saya yang paling menyakitkan, tolong pihak bank islam dan bank syariah, anda-anda jangan menjual nama islam untuk berbisnis. Dosanya besar membohongi umat dengan kedok macam itu. Pengalaman saya yang lain sudah lama kejadiannya. Tahun 2001 saya berencana meminjam uang di salah satu bank syariah. Prosesnya lama dan berbelit-belit. Dengan The so called margin yang jauh lebih tinggi dari bunga bank konsensional. Karena prosesnya lama akhirnya berkas2 saya tarik dan pindah ke bank konvensional, dalam 2-3 hari duit keluar dan cicilan perbulannya selisih 300.000 rupiah per bulan selama 60 bulan. Bunga bank konvensional lebih murah, prosesnya lebih cepat, pelayanan lebih bagus, tetapi memang tanpa kerudung nan cantik. Tetapi kalau kita pergi ke bank syariah, kelihatannya mereka alergi sekali mendengar kata bunga. “Oh ini bukan bunga, ini margin, dsb, dll, dlsb…. Adakah yang bisa menjelaskan dan mencerahkan “curhat” saya ini ? Saya tidak mengharapkan tulisan ini untuk masuk final, apalagi menang. Saya cuma bisa berharap, bank Islam dan Bank syariah, agar kembali kepada syariah, syariah islam tentu saja. Semoga… -- Teddy ------------ --------- --------- ------ Mailing list: http://groups. yahoo.com/ group/mediacare/ Blog: http://mediacare. blogspot. com http://www.mediacar e.biz Yahoo! Groups Links (Yahoo! ID required) mediacare-fullfeatu r...@yahoogroups. com __________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com
