Assalaamu'alaikum Wr. Wb. Saya setuju jika semestinya aspek ZIS dalam ekonomi Islam perlu mendapatkan perhatian sebanding. Tetapi perbankan syariah banyak mendapat perhatian karena kita sangat miris melihat belitan riba yang menjangkau mayoritas muslimin melalui perbankan ini. Di sisi lain, banyak juga dari umat yang masih merasa belum sreg dengan format perbankan syariah saat ini, karena nampak tidak berbeda secara substansi dengan bank konvensional.
ZISW secara konsep hampir tidak ada masalah, sehingga diskusi tidak banyak terjadi. Walau sebenarnya kita masih ada beberapa agenda yang dapat dibahas, seperti rencana sentralisasi pengelolaan zakat oleh pemerintah. Kita juga masih perlu menghasilkan ide-ide yang lebih baik untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan ZISW bagi kesejahteraan umat. Wassalaamu'alaikum Wr. Wb. ------ Muhamad Said Fathurrohman Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga id.linkedin.com/in/msaidf On 6/4/10, Ahmad Ifham <[email protected]> wrote: > Pembahasan Ekonomi Syariah (jika dilihat di berbagai media) lebih melulu > (mungkin sebagian besar) membahas dunia perbankan karena di lembaga inilah > ada fungsi tijarah yang sangat lengkap. > > Regards, > Ifham > > > > > ________________________________ > From: Nanda <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Fri, June 4, 2010 7:29:12 AM > Subject: [ekonomi-syariah] Apakah Mayarakat Ekonomi Syariah Melulu Dunia > Perbankan/LK Syariah? > > > Assalamu'alaikum Wr Wb, > Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberkahi usaha kita semua. > Meskipun baru ikut posting topik saat ini tentang ekonomi syariah, namun > saya senantiasa memperhatikan topik2 yang dibahas pada milis ini. Menarik > sekali. Sejauh yang saya amati, mengapa topik bahasan melulu tentang > perbankan syariah? ataupun tentang lembaga keuangan syariah? sehingga ada > kesan syariah itu adalah perbankan syariah, lembaga keuangan syariah, BMT, > dan lain-lain. Karena sejauh yang saya alami, banyak pelaku usaha yang > berhubungan dengan lembaga keuangan syariah, misalnya BMT ternyata kembali > lagi ke Bank konvensional, karena menurut mereka justru lembaga keuangan > syariah lebih 'repot' dengan pengembalian/return yang justru lebih besar > dari bank konvensional. > Menurut pemahaman sederhana saya adalah, ekonomi syariah yang murni syariah > adalah apa yang dicontohkan oleh Khalifah Umar Bin Khothob Ra, cukup dengan > Baitulmaal, yang digunakan dan dikelola secara amanah. > Saya bingung, banyak perbankan konvensional menduplkikasi menjadi bank > syariah tapi tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. > Mohon penjelasan dan pencerahannya, mohon maaf apabila ada pernyataan yang > keliru ataupun kurang berkenan. Terima Kasih. > Salam, > > Nanda Nurdiansyah > > > > > > --
