Salam,
Mengapa pelatihan, seminar dan sejenisnya yang berkaitan dengan perbankan islam
atau ekonomis islam begitu mahal?
Hingga sekarang saya tak habis pikir, variable apa yang membuatnya bernilai
juta-jutaan?
Apakah karena varibel fee dan transoprtasi pemakalah atau pembicara yang
tinggi? Sewa gedung? harga kopi dan soft drink? variable harga trend?
Atau ini semua bisnis sebagaimana biasanya? Atau mungkin
saya saja yang berpikiran cekak, kuno, gak maju, ndeso?
Apakah ini indikasi bahwa geliat aktifitas ekonomi bernafaskan islam adalah
geliat ekonomi biaya tinggi?
Kalau mau jujur, tidak sedikit yang hanya berlomba mengumpulkan sertifikat.
Tentu bukan sekedar "kertas itu ukuran A4" itu yang penting, tetapi implikasi
eksistensi sertifikat yang berakhir pada harga jual "personal".
Sentillah saya jika apa yang menggangu pikiran saya ini dinilai "mengganggu".
Salam hangat,
Faishol