Assalamu'alaikum Mas Faishol, Kalo masalahnya hanya biaya itu bisa disiasati kok, perbanyak membaca buku-buku tentang ekonomi syariah semuanya sudah ada tersedia dipasaran baik ditoko buku mapun perpusatakaan kampus, Contohnya bukunya Bang Adi Warman, Pak Syafei Antonio, Pak Agustianto, Ahmad IIfham, dsbnya. Mau yang dari luar negeri ada juga atau bisa searching and download from internet. Tinggal pilih materi bidang yang diinginkan apa saja. Asal anda pelajari dengan disiplin waktu, tenaga dan pikiran.
Ini menurut saya pribadi lho logikanya kemampuan otak manusia itu terbatas karena tidak mungkin hanya dalam beberapa hari mengikuti training langsung menjadi seorang expert tanpa anda pelajari kembali dan dipraktekkan ditengah masyarakat. Toh training itu sendiri menyadur dalam bentuk ringkasan dari buku plus komunikasi & pengalaman trainer mengedukasi para trainee dalam kemasan yang audio visual yang menarik dalam ruangan ber-ac dikawasan elit.. Tentu saja dibutuhkan biaya yang cukup mahal bagi ukuran orang tertentu. Untuk biaya trainer karena trainer juga manusia, sewa gedung, membayar EO pelaksana acara, perangkat teknologi ex. audio video visual, dsbnya Kita mencoba realitis dengan kenyataan hidup. Tidak ada rotan akarpun jadi. Tidak ikut pelatihan belajar sendiripun jadi. Masih banyak jalan menuju Mekkah...hehe Makanya belajar dan bekerja dengan rajin supaya dapat mengumpulkan uang banyak dan ikutan training syariah. ..tetap semangat ^_^ Wassalamualaikum, Muluk Wijaya Pembelajar Mandiri --- Pada Kam, 10/6/10, faiz zamzami <[email protected]> menulis: Dari: faiz zamzami <[email protected]> Judul: Re: Bls: [ekonomi-syariah] Mengapa biaya pelatihan amat mahal? Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 10 Juni, 2010, 8:19 AM biaya pelatihan amat mahal? mudah2an bukan karena segmen pasarnya para praktisi yang dibayari oleh perusahaan. memang sebaiknya dijelaskan tarif berdasarkan pasar misal mahasiswa, atau yang belum bekerja, biaya sendiri atau biaya perusahaan. kalo saya jadi EO untuk mengembangkan ekonomi islam untuk operasional kegiatan kalo bisa cari sponsorship dan peserta tidak dipungut biaya/harga sangattt terjangkau insya Alloh. wassalam --- On Wed, 6/9/10, Hakimbao <hakimb...@yahoo. com> wrote: From: Hakimbao <hakimb...@yahoo. com> Subject: Bls: [ekonomi-syariah] Mengapa biaya pelatihan amat mahal? To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Date: Wednesday, June 9, 2010, 4:26 PM wasalam,.... Yaaa.. mumpung bisa dimahalin kali..... Luqman H2O Putune Warok Suromenggolo Muride Perguruan Gombak Hill http://luqmannomic. wordpress. com Partai Kaipang --- Pada Sel, 8/6/10, AYeeP <fais1...@yahoo. com> menulis: Dari: AYeeP <fais1...@yahoo. com> Judul: [ekonomi-syariah] Mengapa biaya pelatihan amat mahal? Kepada: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Tanggal: Selasa, 8 Juni, 2010, 8:16 AM Salam, Mengapa pelatihan, seminar dan sejenisnya yang berkaitan dengan perbankan islam atau ekonomis islam begitu mahal? Hingga sekarang saya tak habis pikir, variable apa yang membuatnya bernilai juta-jutaan? Apakah karena varibel fee dan transoprtasi pemakalah atau pembicara yang tinggi? Sewa gedung? harga kopi dan soft drink? variable harga trend? Atau ini semua bisnis sebagaimana biasanya? Atau mungkin saya saja yang berpikiran cekak, kuno, gak maju, ndeso? Apakah ini indikasi bahwa geliat aktifitas ekonomi bernafaskan islam adalah geliat ekonomi biaya tinggi? Kalau mau jujur, tidak sedikit yang hanya berlomba mengumpulkan sertifikat. Tentu bukan sekedar "kertas itu ukuran A4" itu yang penting, tetapi implikasi eksistensi sertifikat yang berakhir pada harga jual "personal". Sentillah saya jika apa yang menggangu pikiran saya ini dinilai "mengganggu" . Salam hangat, Faishol
