|
Bung Jamal,
Apakabar? Bagaimana Leuser sekarang? Saya senang
ketemu lagi dalam forum ini.
Memang salah satu fungsi suatu KB adalah
breeding ex-situ, (selain sarana pendidikan dan informasi) itulah sebabnya
sehingga biaya operasional sebuah KB sangat mahal karena harus mempekerjakan
banyak dokter hewan, ahli tingkah laku, kurator dan banyak lagi ahli yang sangat
menunjang.
Disamping itu KB pasti mempunyai jaringan
kerja yang kuat seperti yang mempunyai koleksi yang sama. Sehingga jika terjadi
masalah terhadap satwa tertentu dapat didiskusikan dengan segera.
Saya kagum benar terhadap kebun binatang
Gembiraloka?di Jogya yang dapat menangkarkan Komodo dengan sukses. Dan mungkin
banyak lagi kebun binatang lain di Indonesia. Jadi memang penangkaran
satwa-satwa langka di Indonesia sebaiknya dilakukan di KB Indonesia bukan di San
Diego Wild Park yang dikerjakan oleh departemen penangkaran satwa langkanya
seperti yang dilakukan terhadap Harimau Sumatera. Karena saya yakin begitu
banyak ahli kita bisa melakukannya di negeri ini.
Buat Yayasan Kibar semoga sukses atas usaha
teman-teman di sana. Mengenai birokrasi dan korupsi bukan rahasia lagi di
negara ini tetaplah berjuang dari Makassar saya berdoa semoga usaha
teman-teman membuahkah hasil.
Yah, saya ingin sekali mendengar kelanjutan usaha
teman-teman dan mengenai kematian Jack sungguh disesali dan saya turut berduka
cita.
Salam,
Nenny Babo
|
- Re: [Envorum] GAJAH MATI DI KEBUN BINATANG MEDAN (KBM... yayasan kibar
- Re: [Envorum] GAJAH MATI DI KEBUN BINATANG MEDAN... Johnny Anwar
- Re: [Envorum] GAJAH MATI DI KEBUN BINATANG M... jamal64
- Re: [Envorum] GAJAH MATI DI KEBUN BINATANG,M... Nadji Palemmui Shima
- Re: [Envorum] GAJAH MATI DI KEBUN BINATANG MEDAN... jamal64
- Fw: [Envorum] GAJAH MATI DI KEBUN BINATANG MEDAN... Johnny Anwar
