Coba anda simak rubrik ASAL-USUL dalam KCM hari ini. Saya cenderung sependapat dengan bahasan ASAL-USUL dalam KCM kita tentang UU Bahasa.
Tokoh2 maupun artis2 kita memang sudah semakin semrawut menggunakan bahasa. Campur aduk dan cenderung bertendensi supaya kelihatan intelek. Tapi saya setuju kalo masyarakat kita perlu dididik BHS INGGRIS dengan lebih banyak melalui RAMBU2 LALU LINTAS, PENUNJUK JALAN / LOKASI, dsb. Di negara tetangga kita (Singapur atau malaysia), penunjuk suatu lokasi malah bisa ditampilakn dalam EMPAT BAHASA! Di Indonesia perlu nyontoh demikian. Jadi Nasionalisme bukannya dengan MENTERJEMAHKAN nama2 yg sudah baku, yg kedengarannya jadi LUCU, seperti nama hotel CITRA GRAN (asalnya citra grand) ... Apa ini gak lucu? Trims Maspri
