Saya sudah lama sekali nggak mbuka FPK. Pada salah satu posting saya dulu saya pernah sampaikan bahwa sebaiknya kita memang TIDAK USAH NONTON SINETRON SAMA SEKALI. Mbak dinda bener, kita bisa jadi BODOH.
Apalagi sinetron2 yg sepertinya berlatar belakang keagamaan seperti HIDAYAH dan semacamnya. Justru isinya malah MENDANGKALKAN AKIDAH. Makanya di rumah saya MELARANG siapa pun (termasuk tamu) untuk nonton sinetron2 yang TIDAK MEMBERI NILAI TAMBAH malah memperBODOH. Belum lagi yg berisikan MISTIS, kenakalan anak sekolah, materialistik, dsb. Kita memamng gak habis pikir. Apa stasiun2 TV itu gak punya NALAR alias AKAL SEHAT ya? Kalo penulis skenario sinetron kita memang BUKAN SENIMAN PENULIS. Semuanya cuman jadi2an yg asal nulis, makanya TIDAK NYENI dan dialognya pun TANPA BOBOT. Kalau perlu kita buat GERAKAN ANTI SINETRON! Gimana? Trims MASPRI --- In [email protected], "Edy P" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mbak Dinda, > > Memang sangat memprihatinkan apa yang selama ini banyak dipertontonkan kepada masyarakat melalui layar kaca, khususnya dalam berbagai sinetron, yang cenderung mengangkat masalah-masalah kasuistik untuk dijadikan konsumsi umum yang pada gilirannya akan mematri dalam pikiran dan pandangan pemirsa bahwa fenomena seperti itu sudah biasa dan menjadi kebiasaan masyarakat kita. > > Kalau mbak Dinda menyebutnya itu sebagai pembodohan, saya mendukung. Bahkan itu proses pendunguan (menjadikan orang menjadi dungu). Memang orang boleh saja komentar, "ya kalau tidak suka tidak usah menonton" atau "kalau memang tidak pengen terpengaruh ya jangan menonton"; tapi masalahnya tidak sesederhana itu. Banyak di antara pemirsa kita tidak memiliki kekuatan daya saring (filtering) terhadap apa yang disuguhkan di layar kaca atau di bergai media lainnya. > > Maka saya usul, hendaknya para produsen sinetron dan acara publik itu menggunakan logika sosial yang tepat sehingga tidak mengambil kesimpulan tanpa premis-premis minor yang mencukupi untuk ditarik kesimpulan yang lebih umum. > > Makasih.
