Sinetron adalah merupakan produk unggulan tayangan televisi di negara kita 
(mungkin ada rekan yang tahu untuk  negara lain apakah itu produk unggulan 
juga?).
  Saya melihat untuk mengejar peringkat televisi memang diperlukan daya dukung 
yang kuat dari pembuatan program-program tayangan yang pada akhirnya akan 
memberikan pemasukan lebih secara keuangan bagi stasiun televisi tersebut.
  Sinetron biasanya memiliki waktu tayang yang ketat sehingga produser sinetron 
yang telah terikat kontrak akan berusaha semudah dan sesederhana mungkin 
membuat adegan dan alur cerita pada setiap episode.
  Hal ini lah yang berakibat fatal terhadap tayangan sinetron secara umum 
karena biarpun inti ceritanya pada galibnya bagus, tetapi 
keterbatasan-keterbatasan yang mengikat tersebut menjadikan sang sutradara 
kehilangan arah untuk tetap membuat sinetron yang bermutu.
   
  salam,
  csd

Titiana Adinda <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Dear mas Edy dan teman-teman milis lainnya,Yap aku setuju dgn 
pendapat mas Edy.Memang kebanyakan org berpendapat "kalo nggak suka acaranya ya 
matiin aja atau pindah channel aja".Ternyata problemnya nggak cukup sampai 
disitu aja. Benar kata mas: "tapi masalahnya tidak sesederhana itu. Banyak di 
antara pemirsa kita tidak memiliki kekuatan daya saring (filtering) terhadap 
apa yang disuguhkan di layar kaca atau di berbagai media lainnya."

Makasih..

Salam hangat, 
Dinda

Kirim email ke