Maaf saja Sdr Jahja, Saya sangat tidak sependapat dengan anda. Laptop mungkin memang diperlukan oleh mereka. Tapi tidak dengan harga setinggi itu. Di negara ini banyak sekali praktisi IT dan di mangga dua jakarta di pusat penjualan komputer, semua orang bisa tahu harga laptop dan spesifikasinya. harga 22jt / laptop untuk masing2 anggota sangat tidak masuk akal.
Dan untuk contoh yang anda berikan, mengenai jam tangan. Ya saya pribadi pasti akan ikut meributkan hal itu. kenapa ? Jam tangan adalah aksesories pribadi yang harusnya dibeli dengan uang pribadi. Sangat tidak ada alasan mengapa jam tangan harus dibayar dengan uang rakyat. Dan mohon anda ingat Rakyat Indonesia ini masih banyak yang kelaparan. Jadi satu satunya hal yang saya setuju dengan anda adalah bahwa "BANGSA INI MENYEDIHKAN". Tapi bukan karena meributkan anggota DPR yang TIDAK TAHU DIRI itu, tapi karena masih banyak orang orang yang duduk di SINGGASANA PEMERINTAHAN yang punya pikiran sama seperti ANDA ini. Regards, Paulus T On 3/23/07, jahja paat <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Menyedihkan bangsa ini.....sangat menyedihkan urusan laptop aja di besar > besarkan nanti anggota dpr minta di belikan jam tangan yang bermerek A atau > B yang dapat berteriak /buzzz alarmnya yaaa diributkan(kenapa minta jam > tangan yaaa biar ndak ngaret juga biar selalu tepat waktu) naaah mungkin > dengan alasan seperti itu. Tutup aja polemik itu rakyat tambah bingung > maunya apa ORANG ORANG itu . > Sama dengan pengalihan suatu perkara hal seperti ini di besar besarkan > oleh " PERS"( persnya siapa dulu ...golongan mana dulu PERS nya...)
