Selama ini berita ttg DPR pada umumnya berkisar antara kenaikan gaji, penambahan tunjangan, penambahan fasilitas, studi banding yg nggak jelas, dan sekarang pembagian laptop.
Sebenarnya bagaimana sih kinerja anggota DPR yg terhormat tsb? Apakah mereka memang layak mendapatkan gaji puluhan juta (dan hampir setiap tahun minta kenaikan gaji) dan berbagai macam fasilitas yg wah tsb? Seharusnya ada lembaga independen yg memantau kinerja DPR dan melaporkannya kepada publik. Melaporkan berapa banyak RUU yg dibuat dan disetujui dan gimana kualitasnya, berapa banyak anggota dewan yg bolos atau tidur saat rapat. Harus dibuat juga tolok ukur kinerja DPR, jadi rakyat nggak sia-sia keluar uang buat menggaji mereka. Tidak seperti sekarang anggota dewan yg terhormat bisa sesuka hati minta naik gaji tanpa perlu menunjukkan prestasi mereka dan tidak ada yang bisa mengkontrol. Kita yg karyawan rendahan aja harus menunjukkan prestasi dulu baru bisa naik gaji... betul tidak? --- In [email protected], Harry Priyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sekarang laptop, besok minta printer, abis itu sambungan internet gratis, kayanya singkatan DPR perlu diganti Dibawah Penderitaan Rakyat...he...he..he > > Tunjung Utomo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Oh,saudaraku-saudaraku semuanya,tolonglah piliihhlaaahh...aku jadi anggota > DPR...saya sedang butuh laptop nih.=) >
