Dear Bapak Bobby,

Senang mendengar bahwa Bapak punya rencana ke depan untuk Indonesia, karena hal 
besar hanya dapat dicapai melalui langkah-langkah sederhana yang nyata. Saya 
sangat mendukung rencana Bapak tersebut dan semoga sukses walau saya tidak bisa 
ikut membantu langsung karena di bidang yang berbeda dan belum berpenghasilan.
FYI, saya dan teman-teman saya pun punya berbagai visi ke depan untuk Indonesia 
(mahasiswa-mahasiswa indonesia dalam dan khususnya luar negeri) terutama di 
bidang kesehatan, pendidikan, dan bioteknologi. Semoga di setiap bidang ada 
orang-orang yang membawa perbaikan sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang 
jauh lebih baik ke depannya dan tidak terus tertinggal.
 
Audrey Clarissa
IPSF President 2006-07
Email: [EMAIL PROTECTED] ([EMAIL PROTECTED])
Mobile: +62 8122033707 or +31621285360

International Pharmaceutical Students' Federation
PO Box 84200, 2508 AE The Hague, The Netherlands
http://www.ipsf.org //// [EMAIL PROTECTED]

"IPSF represents more than 350,000 pharmacy students and recent graduates in 70 
countries worldwide. IPSF is the leading international advocacy organisation of 
pharmacy students promoting improved public health through provision of 
information, education, networking, and a range of publication and profesional 
activities."



----- Original Message ----
From: bierofjakarta <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, March 27, 2007 5:02:04 AM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] 2030 RI Capai 5 Besar Dunia : Visi Saya (untuk 
Bpk. Mula Harahap)

VISI SAYA UNTUK INDONESIA 

Visi saya untuk Indonesia sangat sederhana sekali tidak "Mengerikan" 
seperti angannya Anthony Salim dengan Yayasan Indonesia Forum (YIF) 
Indonesia 2030.

Sebagai orang Indonesia yang nekat ke LN bermodalkan "dengkul" untuk 
mendapatkan ilmu dan bekerja. Namun demikian sangat besar pula 
keinginan saya untuk pulang kekampung Betawi ditahun 2012.

Dengan latar-belakang pendidikan arsitektur dan pelayanan jasa, saya 
sudah membuat dan menyiapkan konsep sederhana untuk rencana kedepan 
dikampung.

Konsep sederhana tersebut adalah: Menyiapkan saudara-saudara 
Indonesia saya yang putus sekolah atau hanya tamatan SMA - belum 
beruntung mendapatkan pekerjaan dan keberanian membuka usaha sendiri -
untuk mendapatkan pelatihan keterampilan teknik dan jasa pelayanan 
dengan dengan masa pelatihan tidak lama (seminggu atau 40 jam), 
tepat, bertanggung jawab tanpa membayar alias gratis!

Agar kelak memiliki percaya diri untuk bekerja dan usaha sendiri atau 
setidak-tidaknya ketika melamar pekerjaan telah siap bekerja karena 
memiliki keterampilan.

Katakanlah tempat pelatihan tersebut bernama "BPPT" Bengkel Pemuda-
Pemudi Terampil.

"BPPT" bukan organisasi politik, dan non partisan, tidak mengenal 
batasan agama, ras, suku, golongan dan etnik.

Pendiri, pengurus, peserta pelatihan tidak diperbolehkan melakukan 
tindakan seperti pengemis (panhandler) , minta-minta dipinggiran 
jalan, area pertokoan, perkantoran, ruko, atau mengetuk pintu dari 
rumah kerumah membawa selebaran dengan nama "BPPT"

Untuk mewujudkan "BPPT" tersebut saya tidak bisa sendirian. 
Butuh bantuan orang lain yang memiliki sama pandangan dan tujuan 
untuk ada yang menjadi pendiri, pengurus, tenaga sukarela sebagai 
pengajar. Butuh orang lain sebagai sahabat yang bisa memberi saran, 
berdebat, kritik, masuk- bahasan.

Butuh bantuan orang lain sebagai penyumbang dana, sarana, dan 
kebutuhan.

Pemberi sumbangan bisa berasal dari perorangan, perusahaan, badan 
usaha, partai 
politik, perkumpulan sosial, dsb.

Sumbangan tersebut bisa dalam bentuk apapun termasuk uang atau 
semisal: peralatan teknik, pertukangan, dan alat-alat Bantu kerja 
berlistrik ataupun manual (baru dan bekas, jika harus membeli dengan 
harga murah namun berkwalitas) , atau juga seperti: peminjaman unit 
ruko, rumah, bengkel, gudang atau lahan 500 m2.
Jika harus membeli, sewa atau kontrak, tentunya diharapkan dengan 
harga sangat murah.Buku-buku bekas yang layak.

Lokasi "BPPT" untuk proyek pertama berada di wilayah hukum Jakarta 
atau sekitarnya secara sah dan diakui, memiliki kekuatan hukum, 
tercatat di notaris. Idealnya semoga terus ada diseluruh daerah di 
Indonesia.

Segala bentuk sumbangan yang diberikan / didapatkan dalam bentuk 
apapun. harus selalu tertib, resmi dicatat, terbuka, ada perjanjian 
tertulis, memiliki kekuatan hukum, dan dapat dipertanggung jawabkan 
kelak.

Saya berharap dan selalu berdoa kepada Tuhan semoga panjang umur dan 
dapat mewujudkan visi saya yang sederhana ini di tanah air tahun 
20012 kelak.

Apabila dari rekan-rekan dimilis ini dapat segera mewujudkan 
mimpi "BPPT" yang mirip-mirip seperti saya,tanpa tunggu-tunggu. 
Betapa gembiranya hati saya. 

Saya pribadi merasa terhormat jika ada kritik, saran, masuk-bahasan 
dari rekan-rekan dimilis ini. Silakan hubungi saya melalui e-mail: 
[EMAIL PROTECTED] com 

Indonesia is my life!
Bobby V. Pattiasina.( BVP)
bierofjakarta@ yahoo.com 
[EMAIL PROTECTED] com 
Elmhurst-Queens. NY 11373. 

Kirim email ke