Pak Suprijodio,

  Saya ingin mengomentari opini Bpk. Saya sangat setuju atas sikap
pemerintah yg menyetujui RESOLUSI 1747. Sikap itu adalah sikap
pragmatis & yg paling rasional utk meredakan ketegangan atas isu
nuklir Iran. Knp? Karena, bila Indonesia menolak atau abstain &
menjadi PEJUANG HATI NURANI, maka eskalasi konflik akan semakin
tinggi. Iran akan merasa mendapat "angin" & semakin menampilkan aksi2
konfliktual vis avis AS & negara Barat lainnya. Tidak mendapat angin
saja, Ahmadinejad sudah sangat  amat konfrontatif, apalagi bila ia
mendapat angin???!!! 
  Jadi, apa artinya menjadi PEJUANG HATI NURANI jika malah MEMBUAT
MASALAH RUMIT MENJADI LEBIH RUMIT!!! Isu nuklir Iran tidak bisa kita
lepaskan dari isu hegemoni AS di Timur-Tengah (baca: konflik
Israel-Palestina & Irak)... Isu nuklir Iran TIDAK BERDIRI SENDIRI!!
Itu yg harus kita pahami bersama...Mari kita lihat lebih luas!

Salam,

Patrick Hutapea




--- In [email protected], "suprijodio"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pro-Kontra Sanksi DK-PBB ke Iran : Simbol ketidakberdayaan Masyarakat 
> Internasional. Begitu judul sebuah berita di Kompas Minggu, 01 April 
> 2007 halaman 5 kolom Internasional.
> 
> Memang saya juga benar2 heran sama PBB dan perwakilan kita2 di sana. 
> Kalau resolusi yang akan menekan Israel (baca : TERORIS LEGAL 
> INTERNASIONAL) koq alootnya bukan main, dan pasti berakhir NOL BESAR.
> 
> Giliran resolusi untuk MENYENGSARAKAN umat manusia penghuni suatu 
> negara lemah, mereka bisa bersuara BULAT. Termasuk tentunya Indonesia.
> 
> Padahal kalau Indonesia punya SUARA NURANI INDEPENDEN, pun tetap 
> tidak akan mempengaruhi kebulatan suara ratusan negara2 lainnya. Tapi 
> setidaknya kita akan menjadi negara yang dikenal dengan PEJUANG HATI 
> NURANI, dan bisa bebas dari PERTANGGUNGJAWABAN di AKHIRAT kelak jika 
> nantinya rakyat sebuah negara anggota PBB yg lemah akan benar2 
> MENDERITA ...
> 
> Apa boleh buat. Sekarang kita telah MENJUAL harga diri dan kehormatan 
> kita sebagai penganut BEBAS-AKTIF. Sekarang kita HARUS IKUT  
> BERTANGGUNGJAWAB pada saat nantinya rakyat Iran atau lainnya benar2 
> MENDERITA.
> 
> Apakah kini kita bangga menjadi negara yang suka MEMBEBEK pada negara 
> BESAR yang notabene adalah KAPITALIS dan KOLONIALIS?
> 
> Semoga Pemerintahan RI yang akan datang akan lebih BERHATINURANI.
> 
> Maspri
>


Kirim email ke