Kalau saya tangkap dari diskusi awal mengenai PLTN di milis ini komentar
rekan-rekan yang kurang setuju bukan karena meragukan kemampuan ilmu para
ahli-ahli bangsa kita di bidang nuclear, tetapi lebih didasari pada ketidak
yakinan terhadap sikap mental dicipline SDM kita dalam pengelolaan sarana
nuclear tersebut berkaitan dengan masalah keamanan dan kehancuran total yang
diakibatkan kelak bila terjadi kecelakaan pengoperasiannya.
Mungkin anda tidak mengikuti postingan-postingan sedari awal mengenai masalah
atau topic PLTN ini, sehingga menyimpulkan demikian.
salam,
csd
chie one <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Sebenarnya kita yakin tidak dengan kemampuan SDM bangsa ini. Kalo
kita sendiri tidak yakin dengan kemampuan sendiri, bagaimana kita mau keluar
dari keterpurukan yang menghimpit bangsa ini.
Kita harus keluar dari keterpurukan, agar tidak selalu menjadi bangsa yang
miskin. Untuk itu, kita harus menguasai teknologi, salah satunya dengan
menguasai teknologi PLTN.
Jadi saya pikir kalo bapak/ibu selalu meremehkan kemampuan ahli-ahli bangsa
sendiri, sama saja dengan kita meremehkan sendiri.
Iwan Kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mengurus Lumpur tidak bisa kok mau urus PLTN. Memang Zat radioaktif tidak
lebih bahaya dari Lumpur.
---------------------------------
Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.
[Non-text portions of this message have been removed]