Salam,
Yang harus dikasi selamat dan menjadi tumpuan harapan sebagai 
pendekar hukum bukan soal OTAK tetapi MENTAL. Otak2 cemerlang 
seperti Prof Supomo,Moh.Yamin,Hasairin,Djokosutono,Yap Thiam Hin, 
dsb tetap abadi karena  mentalnya tinggi.Sebaliknya sekarang 
sebenarnya juga banyak otak yang cemerlang dikalangan HAKIM,JAKSA 
dan PENGACARA tetapi mentalnya BOBROK.Maksud tulisan ini 
adalah:Untuk menjadi PENDEKAR hukum tidak perlu otak yang cemerlang 
tetap mental yang cemerlang.
Wasalam, 
Wal Suparmo



--- In [email protected], "Suhaimi" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wah...bagus tuh ! selamat dech....semoga aja...nantinya bisa 
menjadi pendekar hukum dalam memberantas mafia peradilan Indonesia 
tercinta yang nota bene nya mungkin...?, sebagian besar dari para 
pelaku mafia peradilan itu...(Jaksa-Hakim-Pengacara) merupakan 
senior-senior ybs di almamater FH-UI.
> Sekali lagi Selamat ! semoga tidak layu sebelum berkembang.
> 
> Salam,
> Suhaimi
> 
> 

Kirim email ke