Dear All,

Dari sekian banyak laporan pers, bertolak dari
keterangan keluarga korban, Carrefour melakukan dua
tindak pidana sekaligus:

Pertama, pelanggaran terhadap Ps.359, yaitu "Kematian
karena kealpaan", dengan ancaman penjara 5 tahun dan
kedua, Ps.304, "Meninggalkan/membiarkan orang yang
semestinya ditolong dalam keadaan sengsara", dengan
ancaman penjara 2 tahun.

Given Suoth yang tertimpa rak bola di swalayan
tersebut jelas membutuhkan pertolongan para
penanggung-jawab yang sedang bertugas, karena ada
dalam layanan waktu kerja, dan tidak membiarkan
kejadian itu sepertinya terjadi di lapangan bebas.
Membiarkan orang-tua Given sendiri untuk menangani
anaknya, tanpa bantuan apalagi tanpa campur-tangan
aktif, pihak Carrefour telah cukup dikategorikan untuk
membiarkan (pembiaran) atas orang yang perlu ditolong
seperti dimaksud pasal 304.

Carrefour semestinya dapat diringankan beban pidananya
(seperti dimaksud pasal 359), bila memberikan
pelayanan maksimal pada saat insiden itu terjadi.
Namun, karena dua kenyataan itu terjadi sekaligus,
yang juga melanggar nurani kemanusiaan, kuasa hukumnya
perlu melakukan upaya hukum maksimal sebagai
"pembelajaran" terhadap layanan publik yang lalai
sebagai pelayan publik profesinal, dan lalai sebagai
manusia bernurani sekaligus.

wassalam,

berthy b rahawarin




--- Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

>
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0704/11/metro/3444047.htm
> ========================
> 
> Jakarta, Kompas - Air mata duka pasangan suami istri
> Deddy Aldrin 
> Suoth (38) dan Ria Martini Selli (40), warga Bogor,
> masih menetes 
> saat meratapi kematian bocah berusia empat tahun,
> Andrew Given Suoth, 
> anak kedua mereka. 
> 
> Polisi diharapkan tidak berdiam diri dan segera
> mengungkap musibah 
> yang dialami Given, yang meninggal setelah tertimpa
> rak bola di 
> Carrefour, pusat perbelanjaan hasil usaha perkulakan
> asal Perancis di 
> Mangga Dua Square, Jakarta, Minggu petang. 
> 
> Edward Idroes, wakil keluarga South, Selasa (10/4)
> di Jakarta, 
> mengungkapkan, keluarga yang ditinggalkan Given
> berharap polisi 
> bekerja maksimal dan profesional menangani kasus
> itu. Pihak keluarga 
> tidak ingin kematian bocah yang "sedang
> lucu-lucunya" itu dibesar-
> besarkan. 
> 
> Dia menjelaskan, jenazah Given telah dikuburkan pada
> Senin (9/4) 
> sekitar pukul 13.00 di Cipaku Lama, Bogor. 
> 
> Edward menyebutkan, keluarga sangat kehilangan
> Given. Kasus itu sudah 
> dilaporkannya ke Kepolisian Sektor Pademangan,
> Jakarta Utara, dan 
> pihak pengelola Carrefour di Mangga Dua Square
> terancam dikenai Pasal 
> 359 KUHP tentang kelalaian yang membawa kematian
> kepada Given. 
> 
> Dijelaskan, peristiwa yang menimpa Andrew Given
> terjadi setelah 
> keluarga Suoth mengunjungi salah satu sudut
> perbelanjaan di Carrefour 
> pada Minggu petang itu. Ketika itu, keluarga Suoth
> yang menetap di 
> Perumahan Griya Talang Sari Nomor 40, Pasir Laja,
> Bogor, Jawa Barat, 
> itu baru saja usai merayakan Paskah di Jakarta. 
> 
> Untuk menyenangkan dua anaknya, termasuk Given,
> Deddy mengajak 
> keluarganya ke Carrefour. Di salah satu sudut pusat
> perbelanjaan itu, 
> Given mengamati bermacam-macam bola yang terdapat
> dalam sebuah rak, 
> sedangkan Deddy mengamati sepeda pada jarak lima
> meter dari Given. 
> 
> Tiba-tiba rak bola ambruk menimpa Given. Deddy dan
> istrinya, serta 
> kakak korban, langsung membawa Given ke Rumah Sakit
> Husada, Jakarta, 
> dengan menumpang taksi. Akan tetapi, sesampai di
> rumah sakit, dokter 
> piket mengatakan bahwa Given telah meninggal sebelum
> tiba di rumah 
> sakit. 
> 
> Sehari sebelum maut menjemput Given, ibunya sempat
> menjanjikan akan 
> membuatkan kue cokelat untuk ulang tahun keempatnya
> pada awal Oktober 
> mendatang. 
> 
> Kelucuan, keceriaan, dan gelak tawanya yang jenaka
> masih terngiang di 
> telinga sang ibu. Setiap kali mengingat peristiwa
> lucu dan kenangan 
> manis bersama Given, air mata Ria Martini mengucur
> deras. 
> 
> Peristiwa tersebut membuat Given pergi untuk
> selamanya. Jika saja dia 
> tidak menemui ajalnya, Given akan mulai masuk ke
> taman kanak-kanak 
> pada Juli mendatang di Bogor. Deddy, yang berprofesi
> sebagai pelaut 
> itu, telah menyiapkan segala sesuatu yang terkait
> dengan kebutuhan 
> sekolah anaknya ini. 
> 
> Kepala Kepolisian Sektor Pademangan Widjonarko
> kepada wartawan 
> mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus
> ini. Petugas sudah 
> memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan rak bola.
> (CAL) 
> 
> 
> 
> 



      Don't be flakey.  Get Yahoo! Mail for Mobile and always stay connected to 
friends.    http://mobile.yahoo.com/mail

Kirim email ke