Salam

Pak Wal, klo seorang dokter dibatasi max pasien yg hrs
ditangani, sedangkan ratio dokter dengan penduduk
masih jauh gini, sayalah yang paling apes mati duluan
pak. Soalnya saya yang dari golongan miskin gini
pasti dah, nggak masuk list max dokter, karena dokter
pasti pilih2 yang bisa bayar gedhe. Jadi ya....terpaksa
ke dukun deh... ato minum jamu tradsional yg katanya
udah dicampur bahan kimia itu, innalilahi  :-)

Wasallam


-------Original Message-------

From: walsuparmo
Date: 04/17/2007 10:51:58 AM
To: [email protected]
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Mendagri Moh Ma'ruf Dipindah ke Singapura

Salam,
Namanya usaha itu baik2 saja siapa tahu berhasil. Namun sudah
keliwat banyak pasien yang di kirim ke Singapore akhirnya juga
meninggal.Saya kira dokter2 kita dan alat2nya tidak kalah dengan di
SIN, tetapi dokter2 di Indonesia kurang "open"(bahasa Jawa) sebab
TELALU BANYAK PEKERJAAN.Sudah biasa kalau saya jadi pasen no;52
(PAGI) dan SORE juga begitu. Jadi dokter ini pasiennya lebih dari
100 orang setiap hari.
Bagaimana bisa teliti dan "open"? Sudah waktunya untuk ada peraturan
bahwa seorang dokter hanya boleh menangani max. sekian orang
sehari.Semoga tidak hanya mencari uang saja!
Wasalam,
Wal Suparmo

Kirim email ke