Pak Suparmo,
Kalau Senator Obama benar-benar terpilih sebagai Presiden USA, apakah beliau 
masih mau menengok (mudik) kampungnya di Tebet sana? Indonesia perlu bangga 
dong, salah satu "putra"nya berhasil menjadi kandidat pemimpin negara terkuat 
di dunia.

Salam.


----- Original Message ----
From: walsuparmo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, April 16, 2007 8:25:30 PM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Shaha Riza, Pacar Wolfowitz, Buka Suara

Salam,
Paul Wolfowitz betul2 telah ketularan mental bangsa Indonesia! 
Ia relatif lama di Indonesia dan terkenal sangat akrab apalagi 
istrinya yang bekas America Field Service,SMA- nya di Yogya dan 
mempunyai orang tua angkat di kota itu.
Sekarang ia NGOTOT tidak mau mengundurkan diri meskipun oleh ukuran 
Barat ia telah mmbuat kesalahan.
Paul Wolvowitz pernah mempunyai jabatan yang sangat tinggi yaitu 
Wakil Menteri Pertahanan Amerika dan sebenarnya mempunyai potensi 
untuk menjadi(calon) Presiden Amerika tetapi sekarang dikalahkan 
oleh Barry Sutoro(Barrack Obama) anak Tebet yang adalah anak tiri 
dari Ir.Lolo Sutoro. Bangsa Amerika sekarang dalam kebimbangan besar 
untuk memilih antara presiden wanita atau orang hitam.Barrack Obama 
dapat mengumpulkan uang kampanye tidak banyak berbeda dengan Hillary 
Clinton yaitu lebih dari 25 juta dollar dan Hillary sekitar 26 juta.
Wasalam,
Wal Suparmo

-

Kirim email ke