setuju pak.

2 minggu yang lalu acara serupa (saya lupa entah transtv atau trans7) 
menyiarkan tentang pembantaian penyu belimbing. KEJAM! sampai-sampai 
anak saya yang berumur 3 tahun bisa komentar "koq acaranya jadi 
pembantaian bukan menyayangi binatang?"

erwin budiarto

--- In [email protected], "Paulus Tanuri" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya setuju dengan anda Pak. Selain trans 7, la tivi juga 
menyajikan acara
> serupa dengan pembawa acaranya seorang gadis muda.
> Saya suka dengan alam, dan istri saya juga suka dengan acara satwa 
liar.
> Tapi sayang acara-acara yang dibuat oleh stasiun TV lokal kok 
rasanya asal
> jadi, dan banyak jadi-jadiannya (dibuat buat). Pembawa acara 
terlihat tidak
> mengerti sama sekali mengenai alam liar, tidak mengerti bagaimana 
seharusnya
> berhadapan dengan hewan di alam liar. Cuma bisa berteriak-teriak 
seperti
> orang kampung baru ketemu MALL di jakarta.
> Terakhir yang saya tonton di lativi, mengenai Penyu yang baru 
bertelur.
> Pembawa acara sibuk berteriak-teriak lari sana sini mengejar sang 
penyu yang
> harusnya mencari tempat yang tenang untuk bertelur. Istri saya 
sampai gemas
> dan bilang ( ini pembawa acara kok kaya orang kampung. ). Penonton 
saja
> terganggu dengan sikapnya, apalagi si penyu itu ?
> 
> Masukan buat stasiun TV yang mau mengadakan acara-acara serupa. 
Alam liar
> itu memang menarik. Sangat menarik malah. Dan jangan rusak semua 
keindahan
> dan kecantikan alam dengan tingkah pembawa acara yang gak ngerti 
apa apa.
> Kami ini bosan dan muak lihat acting para aktor dan aktris yang gak 
masuk
> akal di sinetron2 aneh yang ada. Jadi kalau bikin acara tentang 
alam, ya gak
> usah dibumbui dengan akting yang aneh-aneh lagi. Yang wajar ajah. 
Dan
> pembawa acaranya pilih yang memang mengerti tentang alam liar.
> 
> 
> Regards,
> Paulus T.


Kirim email ke