Wah, saya rasa kalau di Indonesia belum sampai pada tahap itu,
wong manusianya saja belum terurus dengan baik kok pak. :-)

Setahu saya sih, disini baru sebatas ada instansinya, tapi gak tahu
sampai seberapa tanggungjawabnya. Misal Sudin Peternakan,
kalau ndak ada kasus flu burung, mereka toh cuek saja. Yang
bergerak malah DepKes (ndak tahu saya, Sudin Peternakan ini di
bawah koordinasi siapa). Begitu ada kasus, malah pemda masing2
yang pada kelimpungan bikin perda.

Namun pak, kalau ini dihubungkan dengan penghasilan dan hajat hidup,
tidak dapat dipungkiri, hewan menjadi tumpuan harapan banyak orang.
Contoh: topeng monyet, tukang sado, tukang kuda tunggang, peternak
modal kecil, dan lain2. Mungkin mereka bukan tidak tahu atau tidak peduli,
tapi karena desakan waktu dan biaya, mereka terpaksa menyiksa demi
penghidupan dapur mereka.

Mungkin begitu pak, yg saya tahu selama ini. Pak Wal sendiri mungkin
pernah dapat info mengenai instansi2 yang berkewenangan mengatur
hewan2 di Indonesia pak? Selain Sudin Peternakan yg juga tidak
begitu jelas tugasnya, saya kurang tahu. Atau ada rekan lain yg tahu?

Salam,
Totot


----- Original Message -----
From: "walsuparmo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, May 01, 2007 1:32 PM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Mongkey bussiness bukti manusia
derajatnya lebih rendah dari binatang


> Salam,
> Kalau di negara2 beradab atau diluar negeri, baik di Eropa, Amerika
> maupun Asia(Jepang,Singapura) ada POLISI PELINDUNG BINATANG. Kalau
> ada sais yang terlalu keras memukuli kuda(di pedesaan) dan telihat,
> sais itu ditangkap dan di hukum menurut petaturan dengan maksud
> supaya ia tidak mengulangi perbuatannya lagi. Ayam diangkut dengan
> sepeda motor dengan digantung kepalanya KEBAWAH dilarang karena
> sangat menyakitkan. Menggantung/menarik ternak(kerbau/sapi) ke atas
> kapal dengan  mengikat tanduknya(bukan badan) juga tidak boleh.Tidak
> member makan binatang berhari2 juga akan ditindak oleh POLISI
> tersebut karena binatang juga MAKHLUK dan berjiwa dan juga dapat
> merasakan sakit.
> Apakah polisi semacam ini dapat diharapkan ada di Indonesia?.
> Adalah kewajiban mereka(Polisi ) untuk melakukan hal ini dengan
> mengontrol supaya jangan terlalu kejam  terhadap binatang.Saya kira
> masyarakat Indonesia yang MENGAKU beradab dan berkebudayaan tinggi
> dan beragama, masih jauh dari yang seperti in sehingga bangsa
> Indonesia  dapat disamakan dengan manusia beradab lain di
> dunia.Kalau memngenai tempat instansi ini berada, terserah kepada
> susunan pemerintahan, bisa di Kotapraja(DKI), Dinas Peternakan atau
> mana saja.
> Mohon maaf, agak pait dan mengecewakan tertapi apakah Anda ada fakta
> lain?
> Wasalam,
> Wal Suparmo
>


Kirim email ke