Selamat Ultah Pak.Menteri,

Haru rasanya saya membaca Penggalan Kisah Pendoa yang Pak Menteri bacakan.
Kalo boleh saya kaitkan dengan konsidi bangsa kita saat ini,  sesungguhnya 
seringkali saya/kita mendengar hal yang senada dengan itu, baik dalam Al Qur'an 
maupun dalam Injil yang berbunyi "Tuhan tidak akan merobah nasib seseorang atau 
suatu kaum atau bangsa, sampai seseorang itu atau suatu bangsa atau kaum itu 
sendiri merobahnya"    
Atau jangan-jangan karena yang membacanya adalah seorang Menteri ? he he he.

Anyway, saya jadi teringat akan diskusi yang cukup hangat antara miliser 
faforit saya Pak.Manneke dengan beberapa kawan-kawan miliser beberapa waktu 
yang lalu yang sayangnya saya dah lupa tofiknya apaaa..gitu ? yang saya ingat 
intinya sich...yang saya tangkap dari diskusi itu adalah adanya perbedaan sudut 
pandang antara katakanlah saya bersama kawan-kawan disatu sisi dengan 
Pak.Manneke disisi lainya.

Kalo saya bersama kawan-kawan berpandangan Pemerintahlah yang harus menjadi 
Motor penggerak sekaligus Pelaku utama dalam merobah bangsa ini menjadi lebih 
baik, sebab karena itulah rakyat rela bayar pajak dll guna menggaji dan 
memberikan fasilitas kepada Pemerintah, Tetapi sebaliknya sudut pandang 
Pak.Manneke yang saya tangkap adalah kita akan sulit kalo mengharapkan itu 
datangnya dari Pemerintah, namun akan terasa mudah kalo masing-masing dimulai 
dari diri sendiri.

Sekali lagi Selamat Ultah Pak.Menteri, semoga Tuhan YME Allah SWT senantiasa 
membimbing Pak.Menteri dalam memegang amanah sebagai seorang Menteri.

Pak'e Manneke mohon maap saya bawa-bawa sampean tanpa izin terlebih dahulu, 
semoga sampean tidak mensomasi saya karenanya, he he he  

Wassalam,
Suhaimi

----- Original Message ----- 
  From: Kusmayanto Kadiman 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, May 01, 2007 4:15 PM
  Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Happy Birthday Pak KK :-)


  Terima kasih kawan-kawan,

  Selain deretan email dan sms ucapan selamat dan doa ultah, saya juga
  mendapat hadiah sebuah buku ISBN 979-433-461-8 dari penerbit Mizan,
  Bandung. Di halaman pertama buku tersebut saya baca sebuah tulisan
  ringkas seperti dibawah ini:

  ----------------------------------
  Kisah Pendoa

  Ketika kumohon pada Allah kekuatan,
  Allah memberiku kesulitan, agar aku menjadi kuat.
  Ketika kumohon pada Allah kebijaksanaan, 
  Allah memberiku masalah, untuk kupecahkan.
  Ketika kumohon pada Allah kesejahteraan, 
  Allah memberiku akal pikiran, untuk berpikir.
  Ketika kumohon pada Allah keberanian, 
  Allah memberiku kondisi bahaya, untuk kuatasi.
  Ketika kumohon pada Allah cinta, 
  Allah memberiku orang-orang bermasalah, untuk kutolong.
  Ketika kumohon pada Allah bantuan, 
  Allah memberiku kesempatan.
  Aku tak selalu menerima yang kuminta,
  tetapi aku menerima segala yang kubutuhkan.

  ------------------------------------------------

  Di hari ultah saya ke-53 ini, saya pergunakan Kisah Pendoa ini sebagai
  wujud syukur pada Allah SWT dan saya bacakan Kisah Pendoa ini dengan
  lirih dan sungguh-sungguh bagi kawan-kawan semua.

  Jabat erat,
  KK 

Kirim email ke