Saya tunggu" mana nih tanggapan dari orang" penting (wakil pemerintah) soal ini koq belum ada ya? Katanya milis ini diikuti oleh orang" penting.. Termasuk kalangan yang (katanya) memiliki banyak sumber data yang akurat.. Koq pas bahas topik begini pada diam saja?
CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 5/3/07, Paulus Tanuri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Betul Mas Haniwar, pemerintah kita bisanya bikin peraturan untuk > mengekang > perkembangan anak-anak negeri. Tapi kalau peraturan untuk ngatur Investor > dari luar, selalu lunak. Birokrasinya juga sama, kalau orang-orang sendiri > malah diperas, tapi kalau Bule, dijilat teurs pantatnya. > > Kalau contoh yang sudah dikasih tentang India, saya mau tambahkan tentang > Korea Selatan. Kenapa SAMSUNG bisa maju begitu pesat. Salah satunya adalah > karena pemerintahnya memproteksi dan mendukung perkembangan industri > lokalnya. Jadi kalau ada perusahaan asing mau masuk ke negara mereka, > contohnya misalnya SONY, akan dikasih ijin masuk bila setuju dengan > perjanjian bahwa Blue Print teknologi mereka diberikan kepada industri > lokal > sejenis. Memang SONY tidak akan kasih Blue Print teknologi terbaru, tapi > teknologi sebelumnya diharusnya untuk diajarkan kepada industri lokal. > Dan SONY sendiri juga punya syarat bahwa teknologi yang kemudian > diproduksi > lokal itu tidak boleh dijual ke luar KOREA selama sekian tahun. > Tapi setelah tahun-tahun perjanjian itu berlalu, SAMSUNG juga sudah > sanggup > mengembangkan teknologi mereka sendiri, dan begitu mereka masuk ke pasar > luar negeri, kita bisa lihat sendiri bagaimana berjayanya perusahaan asal > KOREA tersebut. > > Kalau pemerintah kita kan beda. Boleh masuk Indonesia asal pejabatnya > dapat > rumah, mobil, dan uang saku beberapa tahun. > > Regards, > Paulus T >
