Menteri yang seharusnya resufel itu antara lain.. Purnomo Yusgiantoro, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral - masalah Lapindo, kok kasih ijin ngebor di tengah kota pemukiman.
Menteri Perhubungan Hatta Rajasa - kalau ini karena pembawa kecelakaan Menteri BUMN Sugiharto - karena uang Bank masuk ke SBI Rp 300 Trilyun, lalu rakyat makan apa? Menteri Sekretaris Negara - memang selama ini juga idle, dan bikin blunder sidik jari, dan uang Tommy Menko Kesra - yang ini semua orang tahu kenapa Menkominfo - karena menandatangani kontrak dg Microsoft Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf - karena gak ada outputnya Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Adiyaksa Dault - diadukan oleh 300 calon TKI ke Polda Metro Jaya Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman suparman - karena seharusnya menjadi Menteri Pengangguran Menteri Hukum dan HAM - karena lebih cocok untuk jadi makelar salam, GG --- In [email protected], "Agus Hamonangan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pak KK (tetap jadi Menristek) dapat dukungan dari calon kuat Menteri Komunikasi dan > Informatika yang baru, M Nuh :-) > > Salam, > AH > > Laporan Wartawan Kompas Kris R Mada > http://www.kompas.co.id/ver1/Iptek/0705/06/174626.htm > =========================== > > SURABAYA, KOMPAS - Calon kuat Menteri Komunikasi dan Informatika yang > baru, M Nuh meninjau kemungkinan pemberian insentif bagi pengembangan > open source. Namun, perangkat lunak berlisensi tetap akan diperhatikan. > > Nuh menuturkan, selama ini pengembangan open source lebih banyak > faktor sukarela. Faktor itu menyebabkan pengembangan kurang > menunjukkan hasil signifikan. "Saya pikir perlu diberi insentif agar > lebih berkembang," tuturnya di Surabaya, Minggu (6/5). > > Insentif itu diharapkan mendorong penggunaan open source lebih luas. > Kalangan pemerintahan, pendidikan, dan dunia usaha diharapkan lebih > tertarik menggunakan perangkat lunak berbasis open source. > > Namun, ia menyatakan tidak akan menganaktirikan perangkat lunak > berlisensi. Bagaimanapun, kedua jenis perangkat lunak itu memiliki > kelebihan dan kekurangan masing-masing. "Lebih baik dibuat saling > melengkapi. Keduanya fakta di masyarakat dan tidak perlu > dipertentangkan," tuturnya. > > > > Copyright 2006 Kompas Group >
