maaf saya mau tanya,

setahu saya, Stalin membentuk negara komunis dengan cara mengkudeta pemimpin
sebelumnya, bukan karena keinginan rakyat rusia untuk membentuk negara
Komunis, akibatnya untuk melanggengkan kekuasaan partainya, komunis
menerapkan faham partai selalu benar. yang akibatnya menimbulkan pembunuhan2
dan tekanan2 terhadap kaum proletar sendiri. bahkan Stalin saya dengar tega
membiarkan rakyatnya terkena kelaparan hebat, gara2 panen gagal.
bukan cuma di rusia, di hampir semua negara komunis, faham sosialis komunis
selalu menjadi alat bagi suatu partai yg ingin berkuasa, bukan rakyat yg
ingin beralih ke ideologi komunis, tetapi pengaruh dari sovietlah yang
mendorong timbulnya negara komunis di seluruh dunia. yg paling parah ya Pol
Pot dan Khmer merahnya yang sangat sadis itu lah.

dari seluruh negara komunis itu, ciri khasnya pasti adalah ide bahwa "partai
selalu benar" dan tekanan2 pada rakyat jelata sangat berat. ini yg akhirnya
menimbulkan kelas2 juga di dalam negara komunis yaitu kelas anggota partai
dan pemerintah/ birokrat dan rakyat biasa.

trus apakah ini yang dimaksud Karl Marx?
setahu saya tidak ada negara komunis yang berhasil menyejahterakan rakyatnya
tuh, sejarah sudah membuktikan loh.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke