Karena punya modal hasil kerja sama dengan, TW ini sepertinya punya kekuasaan 
melebihi pejabat. Kapan ya TW bisa diperkarakan karena kita hanya baca nama TW 
disangkut pautkan dengan segala kekisruhan yang terjadi antara pejabat dengan 
rakyat yang bisanya hanya menerima. Siapa TW sebenarnya dan apa sih tujuan dia 
menopang para pejabat.
   
  Salam 
  BS

Nicko Gardono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Nggak heran, jika merunut waktu kebelakang tahun 2002, kasus ini akan 
lebih menyakitkan lagi, perumahan kaum miskin kota disepanjang kali angke 
dibakar dan sisanya digusur beberapa kali bersamaan dengan banjir besar yang 
melanda jakarta, ribuan warga miskin terlempar dari komunitasnya. Sutiyoso 
dengan aparatnya beralasan bahwa itu jalur hijau dan perumahan kumuh itu 
menyebabkan banjir?!....Lima tahun kemudian bantaran kali sudah bersih tapi 
banjir besar tetap melanda Jakarta dan dibangun pula apartemen teluk Intan di 
bekas lokasi penggusuran. Tampaknya sudah terjadi perselingkuhan antara 
kekuatan politik dengan kekuatan modal.......!!

Lima tahun yang lalu kami sdh dengar akan dibangun sebuah apartemen disana oleh 
"TW" tapi dibantah habis2habisan oleh Pemda maupun oleh Group AG..kenyataan 
sekarang......rakyat yang lebih berhak atas tanah dan air negeri ini dikibulin!

Nicko

Kirim email ke