Tertarik melihat apa yang telah dilakukan oleh ibu Rismaharini, saya usulkan
agar pemerintah daerah Jakarta, minimal Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota
DKI juga bisa memulai untuk melakukan hal yang sama. Tidak perlu menunggu
sampai terpilihnya pemimpin baru DKI hasil pilkada nanti..........tapi SEKARANG.
Sebagai TRIGER mungkin cukup murah apabila revitalisasi sungai-sungai di
jakarta dilaksanakan dengan mengajak dan mengijinkan masyarakat di sepanjang
tepi dari DAS untuk mengusahakan penggalian tanah pada tubuh sungai dan
menjualnya kepada masyarakat / pengembang property untuk pengurukan tanah dan
pembuatan profil kontur pada suatu kawasan pemukiman / pusat bisnis.
Pembuatan profil / konturing suatu kawasan akan memperindah bentuk morfologi
DKI Jakarta secara keseluruhan
Dinas Pertamanan secara berkesinambungan dan intergarated berkoordinasi /
komunikasi dengan pelaksana2 outsourcing pembuatan taman-taman kota dan pihak
kelurahan setempat untuk kebutuhan tanah tersebut sekaligus juga untuk
perawatan taman dan DAS.
Sudah tentu kegiatan pemanfaatan tanah sungai tersebut harus didukung dengan
peraturan yang jelas oleh pemerinta daerah ibukota.
salam,
csd
tjuk kasturi sukiadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
SEBUAH ACUNGAN JEMPOL BAGI RISMAHARINI!
Sebagai wargakota Surabaya yang selama ini tenggelam dalam gemerlap dan
kegemilangan Jakarta, saya bangga atas prestasi Rismaharini selaku Kepala Dinas
Kebersihan dan Petamanan Kota . Arsitek perempuan lulusan ITS ini benar-benar
telah menggunakan lampu Aladin dalam membenahi taman kota dan menghijaukan
Surabaya. surabaya menjadi lumayan cantik dan elok dengan kebersihan yang masih
harus ditingkatkan ke standard yang telah dicapai oleh almarhum Walikota
Purnomo Kasidi. Kali Mas dan Kali Surabaya harus menjadi bersih dan cukup
kedalamannya sehingga akan menjadi icon kota pahlawan yang sangat membanggakan.
Transportasi sungai bisa dikrmbangkan kembali dan wisata sungai akan menjadi
obyek yang menyenangkan bagi para remaja. Tidak hanya dari Surabaya dan Jawa
Timur, tetapi dari seluruh Indonesia dan bahkan dunia. Bukankah Tour de Kanal
Amsterdam juga tidak terlalu aduhai. Bravo Rismaharini Kartini Indonesia Baru,
tujukkan prestasi hebatmu lebih tinggi lagi! FAKTA NON VERBA
kata Dr Soetomo. Tidak perlu banyak bicara tetapi yang penting adalah prestasi
nyata!
Salam untuk pengibar panji kebanggaan kota Surabaya. Tjuk Kasturi Sukiadi