Kalau ini bukan sekedar humor loh... Dan nyaris dihadapai masyarakat kita..bahkan di jakarta lebih parah...ini yg saya dengar dari sharing ibu2 disebuah milis dengan member lebih dari 5000 dan aktif.
Sudah pasien tak sadar penyakitnya dokternyapun "taksadar" meresepekan obatnya....bahkan dengan dengan tidak tanggung-tanggung polyfarmasi dan AB. Kemarin baca di okezone......luar biasa......bahkan dengan alasan yang menurut saya prematurpun dokter meresepkan AB cuma gara2 habis operasi...untuk mengantisipasi infeksi bacteri. Ada ngga pak survei di endonesia......seberapa sering dokter meresepkan AB..apa mungkin 8 dari 10 dokter di endonesia meresepkan AB untuk setiap kunjungan pasiennya? bukan ndak setuju...lah wong cuma tul..tul..tul tanpa pemeriksaan penunjang/lab..etc...dah dibawain segepok obat dan tidak ketinggalan AB. saya setuju kl kemudian digunakan secara bijak dan rasional karena resistansi AB ini sangat mengkhawartirkan. Dan trendnya dari tahun lalu...begitu keluar dari ruang periksa ....resep sudah siap ditebus...alias resep online. salam, bapakeghozan--be smart be healthier http://ghozan.blogsome.com ----- Original Message ----- From: "Satrio Arismunandar" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, June 06, 2007 5:39 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Humor - Susahnya Menghadapi Pasien yang Tak sadar Penyakitnya Susahnya Menghadapi Pasien yang Tak sadar Penyakitnya Banyak dokter muda yang saat menjalani penugasan di daerah pelosok, mengalami perasaan jenuh dan kesepian karena jauh dari keluarga. Tetapi, sebagian juga menikmati, karena banyak menemui hal unik dan lucu seputar pengalaman menangani pasien di Puskesmas tempat prakteknya. Seperti pengalaman dr. Prayit � sebut saja begitu � seorang dokter muda lulusan salah satu universitas ternama di Jakarta, yang pernah menjalani penugasan di salah satu daerah terpencil di Jawa Timur. Di tengah kesibukannya melayani pasien yang lumayan banyak � maklumlah.. hari Senin � dr. Prayit didatangi Suryati, anak gadis semata wayang Pak Kepala Desa yang baru saja lulus SMU. dr. Prayit : Kenapa Ning Yati, tumben datang ke Puskesmas ? Karena sudah kenal dan akrab, Suryati langsung cerita panjang lebar tentang penyakit yang dialaminya, dengan suara sedikit lantang : Suryati : Ini lho Dok, sudah satu bulan belakangan ini koq saya suka kentut ya ? Satu jam bisa sampai 7 kali. Untungnya kentut saya nggak bau dan nggak ada suaranya, Dok. Jadi nggak ada yang tahu. Ini saja pas saya duduk di depan Dokter, saya sudah 3 kali kentut, tapi Dokter nggak tahu kan ? Ya itu tadi, karena kentut saya nggak bunyi dan nggak bau. Cuma saya jadi nggak enak sendiri Dok, masak anak gadis suka kentut. Tanpa banyak bicara, dr. Prayit langsung menjawab sambil memberikan secarik resep pada Suryati. dr. Prayit : Oooh.. begitu ya. Kalau gitu tebus resep ini ke apotik dekat kecamatan. Satu minggu lagi Ning Yati kembali lagi ke sini, ya. Tepat satu minggu kemudian Suryati kembali lagi ke dr. Prayit yang sedang bertugas di Puskesmas. dr. Prayit : Gimana Ning Yati.., apa sudah enakan ? Suryati : Hiya nih, Dok. Saya nggak tahu, obat apa yang Dokter berikan kemarin. Cuma kentut saya sekarang koq baunya minta ampun. Sampai saya sendiri sering tak tahan denan baunya. Tapi untungnya kentut saya masih nggak bunyi, Dok. Setelah Suryati mengakhiri pembicaraannya, dr. Prayit terlihat tersenyum sambil berkata : Dr. Prayit : Syukurlah�, berarti hidung Ning Yati sudah sembuh dan nggak buntu lagi. Sekarang Ning Yati tebus resep ini ya�. Masih sedikit agak bingung, Suryati menerima resep dari dr. Prayit, dan bertanya : Suryati : Ini obat apa lagi, Dokter ? dr. Prayit : Obat telinga, Ning Yati ! *** ===================================================== Pojok Milis Komunitas FPK: 1.Milis komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS 2.Topik bahasan disarankan bersumber dari KOMPAS dan KOMPAS On-Line (KCM) 3.Moderator berhak mengedit/menolak E-mail sebelum diteruskan ke anggota 4.Kontak moderator E-mail: [EMAIL PROTECTED] 5.Untuk bergabung: [EMAIL PROTECTED] KOMPAS LINTAS GENERASI ===================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
