Yang saya dengar juga, di Cina harga kebutuhan pokok ( sandang pangan ) 
murah. Lha yg dimasukkan ke Indonesia dr Cina aja murah..Lihat aja produk 
eks cina di pasar kita.... masa kita nggak percaya bhw disana lebih murah lagi.


Jadi walau upah buruh nya  lebih rendah dari  buruh di iNdonesia, daya 
belinya masih jauh lebih tinggi.


Kita ini salah kaprah... gaju buruh mau dinaikkan.. tapi harga kebutuhannya 
naik lebih tinggi... :(

mInyak goreng, naik dr. Rp10.000 per 2 l jadi Rp.17.000. harga gula dari 
Rp.4.000 jadi naik Rp.6.500 per kg, , beras dari Rp3.000 pe rkg jadi 
Rp.7.000 per kg , ( ini semua terjadi dijaman SBY lho)  ,  ikan kembung 
naik dari rp.10.00 jadi Rp.18.000 per kg, ayam naik dr Rp.9.000 pe rkg jadi 
Rp.15.000 per kg...

Coba bayangkan.. kalau yg kita tuntut  adalah  naiknya nilai tukar..alias 
gaji boleh nggak naik.. tapi harga bahan poki turun...


Coba amati ... kita impor beras dr Vietnam cuma USD 270 [er ton, alias 0.27 
diollar pe rkilo, alias kira kira  Rp.2.600 per kg, sedang kita disini 
harus beli beras, sampai Rp.7.000 per kg.
Coba amati harga daging sapi di Malaisia aja cuma Rp.20.ooo per kg, sednag 
dikita Rp.50 rb per kg..

  Ayo pilih, punya gaji Rp. 900.000 ( upah minimum kita ) tapi apa apa 
mahal, atau lebih rendah , katankanlah Rp.600.000 , tapi harga bhn pokok 
cuma setengahnya, misak beras Rp.3.500 baju juga murah, tanah garapan 
tersedia..

Dan... investor jadi tertarik nanam modal...

Ada yang salah dalam efisiensi di Indonesia.. ada yang salah dalam struktur 
biaya di negara ini, ada yang salah dalam pemertaan pendapatan di Indoensia...

Persoalannya bukan menaikkan gaji buruh atau petani, tapi bagaimana 
menaikkan nilai tukar drai pendapatan mrk..., persoalanny abagaimana mrk 
bisa dapat lebih banyak dr pendapatan mrk sat ini.

Bisa juga, misalnya kalau gaji tetap tapi pengeluaran berkurang 
karena  sekolah dan kesehatan gratis..dan adanya transportasi yang murah

Bis ajuga.. dgn menaikkan produktivitas.. sehingga volume  bertambah  harga 
menurun tapi pendapatan bertambah..


Salam

Haniwar

At 10:05 PM 08-06-07, you wrote:

>iscab:
>
>Nonton TV dan baca koran di Jerman, ada berita menarik tentang orang Cina.
>Ada orang Cina yang bekerja ke negara miskin Eropa seperti Rumania,
>Bulgaria, dan sekitarnya serta juga ke Afrika. Mereka diwawancara, ternyata
>yang membuat mereka tertarik untuk bekerja di sana adalah upah mereka 3 kali
>upah di negara asalnya. Wah, ternyata di Cina, upah buruh betul-betul
>ditekan.
>
>Teringat kata-kata dosen Robotika, "dalam setiap kemajuan peradaban, selalu
>dibutuhkan budak yang menggerakkan roda peradaban tersebut". Pyramid di
>Mesir tidak akan ada tanpa perbudakan. Revolusi Industri di Eropa takkan
>berjalan tanpa penindasan buruh dan penghisapan kekayaan negara jajahan.
>Kemajuan Cina saat ini tidak akan ada tanpa penindasan buruh.
>
>Nah, supaya di Indonesia, ekonomi bisa maju, mungkin hak-hak buruh perlu
>dikurangi. Setiap kemajuan butuh korban, toh?
>
>Condro

Kirim email ke